Advanced Search
Hits
1266
Tanggal Dimuat: 2013/05/29
Ringkasan Pertanyaan
Saya menikahkan anak gadis saya secara mut’ah dengan salah seorang sahabat saya. Apakah istri saya akan menjadi mahram dengan sahabat saya itu? Bagaimana apabila telah selesai masa akadnya?
Pertanyaan
Salam. Saya menikahkan anak gadis saya secara mut’ah dengan salah seorang sahabat saya. Apakah istri saya akan menjadi mahram dengan sahabat saya itu? Bagaimana apabila telah selesai masa akadnya?
Jawaban Global
Sesuai dengan asumsi pertanyaan, orang yang disebutkan akan menjadi mahram bagi istri Anda selamanya. Akan tetapi, sebagian marja taklid[1] dalam hal ini berpendapat, “Seorang anak gadis yang menikah secara temporal harus pada tataran tertentu sehingga dapat memberikan kepuasan secara seksual dan apabila ia masih kecil maka ia harus sedemikan menambah waktunya sehingga mencakup masa kesiapan seorang anak gadis (remaja) meski setelah akad ia menghibahkan waktunya.”
Untuk telaah lebih jauh dalam hal ini silahkan merujuk pada indeks 7554 (Pernikahan dengan Putri Yang Masih Menyusu) yang terdapat pada site ini.
Beberapa lampiran:
Jawaban Marja Agung Taklid terkait dengan pertanyaan seperti ini adalah sebagai berikut:[2]
Ayatullah Agung Khamenei (Mudda Zhilluhu al-‘Ali):
Apabila dengan memperhatikan kemaslahatan sang putri, akad dilangsungkan, ibunda sang anak telah menjadi mahram dan setelah selesainya masa akad juga hubungan mahram ibunda sang anak akan tetap akan terjaga.
Ayatullah Agung Makarim Syirazi (Mudda Zhilluhu al-‘Ali):
Dibolehkan melangsungkan pernikahan sementara meski bukan untuk mendapatkan kepuasan seksual sekalipun dan dilakukan dengan maksud mengikat hubungan mahram dengan kerabat terdekat anak gadis itu dengan syarat bahwa anak gadis yang dinikahi secara temporal pada harus pada tataran tertentu sehingga dapat memberikan kepuasan secara seksual dan apabila ia masih kecil maka ia harus sedemikan menambah waktunya sehingga mencakup masa kesiapan seorang anak gadis (remaja) meski setelah akad ia menghibahkan waktunya.”
Ayatullah Agung Nuri Hamadani (Mudda Zhilluhu al-‘Ali):
Dalam asumsi pertanyaan yang diajukan orang yang disebutkan akan memiliki hubungan mahram selamanya dengan istri Anda.
Ayatullah Agung Hadawi Tehrani (Semoga Allah Swt Melanggengkan Keberkahannya):
Benar bahwa ibunda sang anak putri akan menjadi mahram selamanya (dengan pria yang dimaksud) dan setelah berakhirnya masa akad hubungan mahram ini akan tetap terpelihara selamanya. [iQuest]
 

[1]. Ayatullah Makarim Syirazi.  
[2]. Hasil dari pengajuan pertanyaan fikih dari beberapa kantor Marja Agung Taklid, “Ayatullah Khamenei, Ayatullah Makarim Syirazi, Ayatullah Nuri Hamadani yang dilakukan oleh site Islam Quest.
 
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Seseorang menyimpan uang di bank untuk keperluan pendidikan anaknya apakah uang tabungan tersebut dikenai khumus?
    1976 Hukum dan Yurisprudensi 2010/10/03
    Jawaban Ayatullah Agung Khamenei (Mudda Zhillu al-‘Ali):Seberapapun keuntungan yang diperoleh dari tabungan (tersebut) maka sekali ia dikenai khumus dan uang tabungan yang disimpan dengan cara qardh al-hasanah tidak membuat kewajiban khumus itu gugur.[1] Namun  khumus tidak wajib baginya apabila uang tersebut digunakan untuk memenuhi pelbagai kebutuhan hidup di masa-masa mendatang ...
  • Adakah literatur yang menyebutkan bolehnya membalikkan cincin ke arah telapak tangan?
    1785 Hukum dan Yurisprudensi 2012/05/19
    Riwayat semacam ini disebutkan dalam kitab Wasâil al-Syiah yang menyatakan, “Imam Ridha As bersabda, “Barang siapa yang bangun dan di tangannya ia mengenakan cincin Akik lalu melihatnya sebelum ia berjumpa dengan seseorang, memutar balik cincinnya ke arah telapak tangan dan membaca surah, “Inna anzalna fi lailat al-qadar...” hingga akhir dan ...
  • Yang manakah sejarah akurat ihwal syahâdah Hadhrat Zahra Sa?
    2395 تاريخ کلام 2010/06/09
    Terkait dengan hari syahâdah Hadhrat Zahra Sa terdapat beberapa pandangan di antara kitab-kitab sejarah. Sebagian sejarawan menyebutkan empat puluh hari, sebagian menyebut enam bulan dan yang lainnya delapan bulan pascawafatnya Rasulullah Saw. Demikian juga, riwayat-riwayat yang dinukil dari para Imam Maksum As disebutkan dua sejarah yang mayoritas ulama Syiah berpandangan ...
  • Mengapa orang-orang Syiah memiliki keyakinan terhadap masalah imâmah dan para imam secara khusus?
    3476 Teologi Klasik 2009/11/24
    Nampaknya yang Anda maksudkan dari pertanyan tentang bagaimana kita dapat meyakini dan memahami pribadi imam. Akan tetapi sebelum menjawab pertanyaan Anda seyogyanya kami terlebih dahulu menjawab pertanyaan mengapa kita harus meyakini masalah imâmah?Imâmah dalam Islam memiliki nilai penting dan merupakan tingkatan terakhir dalam perjalanan manusia menuju kesempurnaan.Makam ini terkadang bergabung ...
  • Apakah makam khalifatullah bersifat umum? Apakah ada makam yang lebih tinggi lagi dari makam ini?
    671 Teologi Klasik 2013/11/25
    Khalifah dan khilâfah derivasinya dari kata kha-la-f yang bermakna di belakang punggung, meninggalkan sesuatu di belakang atau sesuatu yang menempati tempat sesuatu yang lain (suksesi). Suksesi digunakan dalam beberapa urusan empirik, non-hakiki dan hakiki. Sesuai dengan ayat 30 surah al-Baqarah, “Sesungguhnya Aku ingin menjadikan seorang khalifah di muka bumi” khilâfah tidak ...
  • Apa itu tasawuf? Apakah Imam Khomeini seorang sufi?
    5648 Irfan Praktis 2012/08/14
    Tasawuf yang dari akar kata “shuf” yang bermakna wol adalah suatu aliran yang bersumber dari sufiyah atau “yang berpakaian wol” yang dibangun di atas klaim pensucian diri spiritual dan penjauhan diri dari aspek-aspek lahiriah duniawi. Sepanjang sejarah, model dan warna pemikiran tasawuf terus bertambah dari beragam aliran. Ajaran dan pemikiran tasawuf ...
  • Manakah yang lebih tinggi kedudukannya, Ka’bah ataukah Karbala?
    2658 Dirayah al-Hadis 2013/08/15
    Riwayat-riwayat dari para Imam Ahlulbait As pernah menukilkan tentang kelebihan tanah Karbala atas Ka’bah, akan tetapi kendati demikian, mungkin masih ada tempat yang lebih suci dan muqaddas namun tidak ada amalan-amalan wajib di sana; sebagaimana Nabi Khidhir As yang lebih pandai dari Nabi Musa As, akan tetapi masyarakat saat itu ...
  • Pada masyarakat yang konsumtif dan permisif, umat terkotak-kotak, kebohongan, penipuan dan kelicikan yang telah merajalela. Lalu bagaimana kita dapat mengamalkan hukum-hukum Islam dengan benar?
    1941 Akhlak Praktis 2012/05/10
    Hukum-hukum Islam dapat diamalkan dalam dua wilayah. Sebagian darinya dalam wilayah personal dan yang lainnya dalam wilayah sosial. Amal perbuatan personal dapat diamalkan disetiap masyarakat. Yaitu, jika seorang muslim ingin menjalankan hukum-hukum Islam yang bersifat pribadi seperti shlat, puasa dan seterusnya. Meski ada ketimpangan dalam masyarakat, maka ketimpangan tersebut tidak ...
  • Apakah mungkin menggunakan metodologi Barat untuk mengenal epistemologi Islam?
    3365 Teologi Klasik 2010/05/20
    Islam adalah agama makrifat dan pengetahuan tentang hakikat. Islam sebagai agama makfirat tidak dapat bersikap reaktif dan ekstrem terhadap pelbagai isme dan pemahaman seperti rasionalisme, empirisme dan setiap metode umum lainnya. Namun demikian, tidak mengenal kedudukan masing-masing metode pemikiran, metode keilmuan dan upaya untuk mengkaji Islam dengan menggunakan pelbagai pandangan ...
  • Apakah maksud tidak determinis dan tidak bebas mutlak, tetapi pertengahan di antara keduanya? Apakah itu berarti pencampuran antara keduanya, ataukah bukan?
    3231 Teologi Klasik 2009/02/28
    Ungkapan “tidak determinis dan tidak bebas mutlak tapi berada di antara keduanya secara seimbang” merupakan kandungan hadis yang bermacam-macam yang berasal dari para Imam Ahlulbait As  sebagai jawaban atas dua pemikiran keliru Jabr dan tafwidh. Pada hakikatnya hal ini merupakan sebuah bentuk pemikiran mandiri dan paling terperinci yang menjelaskan secara ...

Populer Hits

  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    158384 Teologi Klasik 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia yang disebut sebagai “insan atau Nsnas” ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    127343 Teologi Klasik 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga permulaan kiamat ia ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    116912 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    90683 تاريخ بزرگان 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan maqam penghambaan, ilmu ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    84832 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik nikah daim (tetap) ataupun mut’ah (sementara). Hal itu dapat dilakukan dengan syarat-syaratnya ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    71625 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    69145 تاريخ بزرگان 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa. Buntut dari pengepungan ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    65655 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya (musytaq) dalam Al-Qur’an digunakan sebanyak 13 makna.Doa merupakan sebuah bentuk ibadah, karena itu ia juga memiliki syarat-syarat positif ...
  • Apakah ada ayat al-Quran yang menjelaskan tentang kaum Israel dan Palestina?
    58561 Tafsir 2013/10/26
    Sebagaimana yang Anda ketahui bahwa “negara” Israel tidak memiliki sejarah yang panjang. “Negara” Israel berdiri pada beberapa dasawarsa terakhir dengan mencaplok tanah Palestina. Kawasan ini bernama Palestina dan Suriah yang telah dikenal sebelumnya dalam sejarah. Adapun tentang wilayah Palestina sebagian ahli tafsir berkata, “Yang dimaksud dengan tanah suci pada ayat berikut ...
  • Apakah suami dan isteri diwajibkan mengenakan pakaian ketika melakukan senggama?
    48819 Akhlak Praktis 2010/10/12
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda memilih jawaban detil. ...

Jejaring