Advanced Search
Hits
5716
Tanggal Dimuat: 2013/05/25
Ringkasan Pertanyaan
Menurut Fikih Islam, apa saja jalan penyaluran sedekah dan apakah bersedekah kepada sayid itu haram hukumnya?
Pertanyaan
Saya ingin tahu, misalnya saat berpergian, sakit, atau selainnya, saat saya ingin bersedekah, menurut Fikih Islam melalui jalan apa saja sedekah dapat diberikan? Apakah benar mereka berkata bahwa sedekah haram bagi sayid?
Jawaban Global
Dalam Fikih Islam, kita dapat menyalurkan zakat (sedekah) di delapan tempat:
Pertama: Fakir, yaitu orang yang tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarganya dalam setahun. Karena itu orang yang memiliki aset dan usaha yang bisa memenuhi kebutuhan hidup setahunnya bukanlah orang fakir.
Kedua: Miskin, yaitu orang yang lebih susah dari pada fakir dalam menjalani hidupnya.
Ketiga: Orang yang ditunjuk oleh imam atau wakil imam untuk mengumpulkan zakat lalu menyampaikannya kepada imam atau orang-orang fakir.
Keempat: Orang-orang kafir yang jika diberi zakat mereka condong untuk menerima Islam, atau membantu umat Islam dalam berperang.
Kelima: Untuk membeli budak lalu membebaskannya.
Keenam: Orang yang berhutang dan tak mampu menunaikan hutangnya.
Ketujuh: Fi Sabilillah, yakni pekerjaan-pekerjaan seperti membangun masjid yang berguna bagi umat Islam bersama-sama, atau membangun jembatan, memperbaiki jalan dan lain sebagainya yang merupakan kepentingan Muslimin bersama. Hal itu bisa meliputi apa saja asal untuk kepentingan Isalm dan Muslimin.
Kedelapan: Ibnu Sabil, yaitu musafir yang mendapat masalah di perjalanannya dan tak bisa pulang ke tempat tinggalnya.[1]
Perlu diketahui bahwa memberikan sedekah mustahab kepada Sayid tidak ada masalah, namun sedekah wajib seperti zakat, jika pemberi adalah bukan sayid, maka ia tidak bisa memberi zakat wajib kepada sayid (kecuali khumus atau beberapa pembayaran lainnya), juga dikecualikan jika ia tidak kecukupan hidupnya dan terpaksa menerimanya. Namun jika pembayar zakat adalah sayid, ia bisa membayarkan zakat wajib tersebut kepada sayid pula.[2] [iQuest]
 

[1]. Taudhihul Masail (Al-Muhassya lil Imam Khumaini), jil. 2, hal. 141, masalah ke-1925.
[2]. Imam Khomeini Rah berkata: Sayid tidak dapat menerima zakat dari selain sayid; jika ia tidak kecukupan hidupnya dan terpaksa menerimanya, maka ia boleh menerima zakat dari selain sayid. Namun mengikut prinsip ihtiyâth wâjib, hendaknya ia menerima zakat sekedar untuk kebutuhan sehari-harinya yang terpaksa saja.
Ayatullah Agung Fadhil Rah: Sayid dapat menerima zakat dari sayid, namun tidak bisa menerima zakat dari selain sayid.
Ayatullah Bahjat Rah: ...boleh menerima zakat untuk memenuhi kebutuhan tahunannya. Namun jika di pertengahan tahun ia kecukupan, maka ia harus mengembalikannya kepada pemberi zakat, atau dengan izin pemberi itu ia berikan zakat tersebut kepada orang lain yang berhak menerimanya, dan ia hanya menggunakan khumus saja. Taudhih al-Masail (Al-Muhassyâ lil Imâm Khomeini)  jil. 2, hal. 155, Masalah 1955; Tahrir al-Wasilah, jil. 1, hal. 341.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah Rasulullah Saw wajib ditaati sebelum masa diutusnya?
    2581 Teologi Klasik 2011/09/11
    Untuk menjawab pertanyaan ini kiranya kita harus mengkaji beberapa poin sebagai berikut: 1.     Jenis hukum apa kewajiban taat itu? Apakah termasuk jenis hukum syariat atau hukum akal? 2.     Apa yang menjadi kriteria ketaatan itu? Ketaatan kepada siapa yang dipandang wajib oleh akal atau syariat? 3.     Apakah terdapat kriteria kewajiban taat ...
  • Apakah Bahasa Arab merupakan bahasa pilihan Tuhan?
    4449 Tafsir 2011/02/12
    Sebagian riwayat menegasan poin ini bahwa bahasa Arab merupakan bahasa pilihan Tuhan. Terlepas dari kebenaran dan kesalahan riwayat-riwayat ini, pelbagai tipologi khas dan kemampuan bahasa Arab dalam mentransformasi pelbagai konsep dan makna merupakan beberapa dalil atas masalah ini. ...
  • Ziarah kubur tadinya dilarang untuk beberapa masa, kemudian pada tahun berapa kembali diperbolehkan?
    7341 Teologi Klasik 2012/05/20
    Salah satu permasalahan, pada awal-awal kemunculan Islam, yang dilarang untuk beberapa waktu tertentu adalah ziarah kubur. Pelarangan ini memiliki dalil yang beragam. Seiring dengan berkembangnya masyarakat Islam secara kuantitas dan kualitas, terbuka kesempatan untuk membicarakan perkara ini. Oleh karena itu, Rasulullah Saw setelah beberapa waktu mengumumkan kebolehan ziarah kubur, ...
  • Tolong jelaskan beberapa tips baik secara material atau spiritual supaya dapat menguatkan pikiran dan ingatan sebagaimana yang disebutkan dalam hadis-hadis dan riwayat-riwayat?
    1228 دستور العمل ها 2014/09/28
    Hal-hal yang patut diperhatikan guna menguatkan hafalan dan pemahaman dapat dibagi menjadi beberapa bagian: Terkait dengan hal-hal spiritual: Mengingat Allah Swt (Mengamalkan amalan-amalan ritual dan taklif-taklif syar’i khususnya salat awal waktu). Membaca doa yang berpengaruh guna menguatkan ingatan seperti doa yang diajarkan Rasulullah Saw kepada Amirul Mukminin Ali As: «سبحان من لايعتدى على اهل ...
  • Apa yang dimaksud bahwa gunung-gunung adalah pasak bumi sebagaimana yang disebutkan dalam al-Qur’an?
    7758 Ulumul Quran 2011/03/10
    Dalam literatur-literatur Islam disebutkan pelbagai tipologi dan ragam manfaat atas keberadaan gunung-gunung. Di antaranya bahwa gunung-gunung tersebut laksana pasak yang tertancap di atas permukaan bumi dan laksana timbangan-timbangan yang menyeimbangkan bumi. Keberadaan gunung-gunung tersebut dan tersebarnya gunung-gunung tersebut di sana-sini di atas permukaan bumi telah mencegah berubahnya bumi menjadi sebuah ...
  • Apakah dibolehkan membatalkan hibah yang tadinya diserahkan kepada istri yang berasal dari sanak kerabat?
    7307 Hukum dan Yurisprudensi 2011/03/07
    Hibah secara leksikal bermakna memberikan dan menyerahkan sesuatu kepada seseorang tanpa imbalan dan kompensasi (‘awadh). Hibah secara teknikal bermakna orang yang menyerahkan (wâhib) sesuatu yang menjadi miliknya secara gratis dan tanpa kompensasi kepada orang lain. Orang-orang juga menyebut hibah sebagai ‘athiyyah dan nahlah. Apabila harta yang telah dihibahkan sebagai pinjaman ...
  • Apa keistimewaan berpuasa pada bulan Dzulhijah?
    1170 Hadis 2013/12/25
    Terlepas dari banyaknya ganjaran dan pahala berpuasa sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, juga terdapat hari-hari dan momen-momen penting pada awal bublan Dzulhijjah ini sehingga berpuasa pada hari itu masing-masing memiliki pahala tersendiri yang akan dijelaskan sebagai berikut: Pahala umum puasa bulan Dzulhijjah: Tatkala tiba bulan Dzulhijjah, seorang pemuda pada masa Rasulullah ...
  • Apa hakikat kepamungkasan agama Islam? Dan apa saja kritikan yang menurut Dr. Soroush yang dapat dilontarkan terhadap masalah ini?
    4402 Teologi Klasik 2010/03/13
    Kiranya kita harus memerhatikan beberapa poin berikut ini: 1.     Nabi saw disebut sebagai khatam al-anbiya dan sebagai ikutannya kepamungkasan (khâtamiyyah) agama Islam disebutkan pada ayat 40 surah al-Ahzab dan makna ayat menandaskan bahwa melalui perantara Rasulullah saw kenabian berakhir dan gerbang kenabian telah ditutup. 2.     Rahasia kepamungkasan (khâtamiyyah), dari satu ...
  • Apakah keraguan yang berlebihan yang tidak boleh diindahkan juga mencakup segala jenis keraguan?
    4065 Hukum dan Yurisprudensi 2012/03/08
    Sesuai dengan kaidah “Lâ syak likatsir al-syak”, katsir al-syak (seseorang yang memiliki keraguan berlebihan) tidak boleh mengindahkan keraguannya. Sesuai dengan pandangan mayoritas fukaha, kaidah ini, tidak terkhusus pada shalat, melainkan juga mencakup pendahuluan-pendahuluan shalat seperti wudhu, mandi, dan tayammum, demikian juga mencakup ibadah-ibadah rangkapan seperti haji, transaksi-transaksi dan masalah ideologis. Mereka ...
  • : Apa pendapat Imam Abu Mansur Maturidi terkait dengan perbedaan antara Tafsir dan Takwil?
    1978 Ulumul Quran 2013/08/13
    Abu Mansur Maturidi terkait dengan perbedaan antara tafsir dan takwil meyakini bahwa tafsir adalah keyakinan terhadap maksud Allah Swt dimana apabila terdapat dalil definitif tentangnya maka tafsir yang diajukan adalah tafsir sahih dan kalau tidak maka ia adalah tafsir bi ray’i yang dilarang oleh Rasulullah Saw.[i] Takwil adalah memberikan preferensi (memilih) ...

Populer Hits

  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    173628 Teologi Klasik 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia yang disebut sebagai “insan atau Nsnas” ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    140552 Teologi Klasik 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga permulaan kiamat ia ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    126991 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    100011 تاريخ بزرگان 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan maqam penghambaan, ilmu ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    98077 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik nikah daim (tetap) ataupun mut’ah (sementara). Hal itu dapat dilakukan dengan syarat-syaratnya ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    90918 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    82185 تاريخ بزرگان 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa. Buntut dari pengepungan ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    78652 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya (musytaq) dalam Al-Qur’an digunakan sebanyak 13 makna.Doa merupakan sebuah bentuk ibadah, karena itu ia juga memiliki syarat-syarat positif ...
  • Apakah ada ayat al-Quran yang menjelaskan tentang kaum Israel dan Palestina?
    65236 Tafsir 2013/10/26
    Sebagaimana yang Anda ketahui bahwa “negara” Israel tidak memiliki sejarah yang panjang. “Negara” Israel berdiri pada beberapa dasawarsa terakhir dengan mencaplok tanah Palestina. Kawasan ini bernama Palestina dan Suriah yang telah dikenal sebelumnya dalam sejarah. Adapun tentang wilayah Palestina sebagian ahli tafsir berkata, “Yang dimaksud dengan tanah suci pada ayat berikut ...
  • Apakah suami dan isteri diwajibkan mengenakan pakaian ketika melakukan senggama?
    57112 Akhlak Praktis 2010/10/12
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda memilih jawaban detil. ...

Jejaring