Advanced Search
Hits
2095
Tanggal Dimuat: 2010/05/08
Ringkasan Pertanyaan
Apakah terdapat keyakinan seperti ini dalam Syiah bahwa penciptaan Adamn dilakukan oleh Amirul Mukminin As?
Pertanyaan
Sebuah hadis menjelaskan bahwa Imam Ali As bersabda bahwa beliau sendiri yang menjadikan Nabi Adam dengan tangannya sendiri yang diyakini oleh setiap orang, namun belakangan saya mendengar bahwa hadis ini bukan merupakan hadis yang standar. Karena itu, mengapa orang-orang memiliki keyakinan seperti ini? Tolong sebutkan siapa orang yang meriwayatkan hadis ini? Apakah orang yang meriwayatkan hadis ini adalah orang yang dapat dipercaya (muatstsaq) atau tidak?
Jawaban Global

Apabila ada orang yang meyakini bahwa Amirul Mukminin Ali As menciptakan Adam As secara mandiri maka keyakinan ini bertentangan dengan al-Quran dan termasuk perbuatan syirik kepada Allah Swt. Penciptaan Adam As dilakukan oleh badan material Amirul Mukminin Ali As juga tidak selaras dengan kenyataan-kenyataan yang ada; karena badan (jism) materialnya ada setelah terciptanya Adam dan Imam Ali As, dari sudut pandang ini, adalah tergolong sebagai salah seorang anak Adam.

Namun dengan memperhatikan bahwa Allah Swt terkadang menciptakan makhluk-makhluk melalui perantara-perantara dan dari sisi lain, terdapat beberapa riwayat yang mengetengahkan cahaya para maksum, yang ada sebelum penciptaan Adam, maka keyakinan bahwa penciptaan Adam dilakukan dengan perantara cahaya para maksum As bukan merupakan keyakinan yang mengandung noda syirik dan tidak bertentangan dengan prinsip pertama Islam.

Hanya saja keyakinan seperti ini bukan hal yang prinsip dalam ajaran Syiah dan tentang hal ini membutuhkan lebih banyak kajian dan penelitian.

Jawaban Detil

Yang pasti berdasarkan sebuah ayat al-Quran secara tegas menyatakan bahwa Allah Swt menciptakan Adam dengan tangannya sendiri.[1] Ayat al-Quran ini dan kandungan yang terpendam di dalamnya diterima oleh seluruh ulama dan ahli tafsir Syiah serta tidak terdapat keraguan dan syak di dalamnya.

Dari satu sisi, dengan menelusuri secara global pada sebagian riwayat, kita tidak menjumpai sebuah hadis yang persis seperti apa yang Anda kemukakan dalam pertanyaan yang apabila di suatu hari nanti kami menjumpai hadis seperti ini, kita akan mendiskusikan ihwal sanadnya dan juga sekiranya Anda memiliki teks Arab dari riwayat yang Anda maksud, silahkan kirimkan kepada kami sehingga kami dapat menyajikan jawaban yang lebih akurat.

Namun demikian, dalam sebuah pandangan universal dan dengan mengkaji beberapa ayat dan riwayat harus dikatakan bahwa dengan memperhatikan beberapa pendahuluan berikut ini, diciptakannya jasad lempung Adam oleh cahaya para maksum, dengan definisi dan eksplanasi khusus, akan memungkinkan penciptaan ini terjadi dan tidak bertentangan dengan ayat yang disebutkan di atas.

Kami harap Anda perhatikan beberapa pendahuluan berikut:

  1. Berdasarkan keyakinan Syiah dan juga kebanyakan Sunni, Allah Swt tidak memiliki jasmani sehingga Dia harus dipandang memiliki bagian-bagian jasmani dan membayangkannya sebagaimana makhluk-makhluk lainnya. Atas dasar itu, ayat-ayat yang secara lahir menunjukkan adanya bagian-bagian material seperti wajah,[2] tangan,[3] kaki,[4] mata,[5] telinga[6] dan lain sebagainya bagi Allah Swt bermakna batin seperti pengetahuan, kekuasaan, keberadaan dan lain sebagainya yang harus ditafsir dan ditakwil. Atas dasar itu, terciptanya Adam oleh tangan Tuhan, bukan bermakna Tuhan memiliki tangan yang dapat dilihat dan dengan tangan-Nya Adam pun tercipta, melainkan penafsirannya adalah bahwa tangan kekuasaan Tuhan yang menciptakan Adam As.
  2. Dalam banyak hal, pekerjaan-pekerjaan yang secara lahir dilakukan oleh tangan-tangan manusia disandarkan kepada diri-Nya dan sebagai contoh, Allah Swt menjelaskan bahwa Dia menganugerahkan bahtera-bahtera kepada manusia[7] padahal kita tahu bahwa bahtera-bahtera ini secara lahir dibuat oleh manusia.

Namun mengingat bahwa kekuasaan manusia juga merupakan salah satu bagian dari kekuasaan Tuhan, tidak sulit untuk memahami penyandaran ini. Artinya bahwa manusia dan seluruh yang diciptakannya adalah makhluk Tuhan.[8]

  1. Berdasarkan sebagian riwayat, penciptaan cahaya para imam dilakukan sebelum penciptaan Adam. Rasulullah Saw bersabda, “Aku adalah nabi Tatkala Adam berada di antara air dan tanah.” Juga terdapat riwayat seperti ini dalam kaitannya dengan terdahulunya imâmah Imam Ali As atas penciptaan Adam.[9] Di samping itu, terdapat riwayat-riwayat lainnya yang menyebutkan masalah ini dengan ungkapan yang berbeda-beda.[10]
  2. Tentu wujud suci Amirul Mukminin Ali As adalah salah satu tanda-tanda kekuasaan Allah Swt dan atas dasar itu juga disebut sebagai “yaduLlah” atau tangan Tuhan. Imam Ali As dalam sebuah riwayat bersabda, “Ana ‘ainuLlah wa ana Yadullah wa ana janbuLlah wa ana babullah.” (Aku adalah mata Tuhan, tangan Tuhan, panggul Tuhan dan pintu Tuhan [jalan untuk sampai pada Tuhan]).[11]

 

Dengan memperhatikan beberapa pendahuluan di atas, apabila terdapat keyakinan seperti yang menyatakan bahwa Nabi Adam As diciptakan oleh tangan Imam Ali As, maka hal itu berarti bahwa Allah Swt, jasmani lempung Adam diciptakan melalui salah satu manifestasi kekuasaan-Nya, yaitu cahaya Amirul Mukminin yang telah diciptakan sebelumnya, bukan jasmani material Imam Ali As yang secara mandiri menciptakan Adam.

Atas dasar itu, keyakinan ini sebagaimana sedemikian luas yang Anda jelaskan, tidak dapat dijumpai di tengah masyarakat, namun bahkan sekiranya terdapat keyakinan seperti ini, maka hal itu tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip pertama yang diterima dalam Islam dan meyakini hal tersebut tidak tergolong sebagai kafir dan musyrik.

Dengan demikian, keyakinan terhadap penciptaan Adam di tangan Amirul Mukminin Ali As bukanlah suatu hal yang dinafikan dalam ajaran Syiah dan dalam kaitannya dengan masalah tersebut membutuhkan kajian yang lebih ekstensif dan penelitian yang intensif.

Akhir kata kami ucapkan terima kasih kepada Anda dan sekiranya Anda memiliki teks Arab dari apa yang Anda kemukakan dalam pertanyaan kami meminta Anda untuk mengirimkanya kepada kami. [iQuest]

 


[1]. “Allah berfirman, “Hai iblis, apakah yang menghalangimu sujud kepada yang telah Kuciptakan dengan kedua tangan-Ku? Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?” (Qs. Shad [38]:75)

[2]. Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali wajah-Nya. Bagi-Nya-lah segala penentuan, dan hanya kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (Qs. Al-Qashash [28]:88)  

[3].  “(Tidak demikian), tetapi kedua tangan (kekuasaan) Allah terbuka.” (Qs. Al-Maidah [5]:64); “Orang-orang yang berbaiat kepadamu, sesungguhnya mereka berbaiat kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka.” (Qs. Al-Fath [48]:10)  

[4].  “(Ingatlah) suatu hari betis tersingkap (lantaran rasa takut yang menguasai) dan mereka dipanggil untuk bersujud, tapi mereka tidak kuasa.” (Qs. Al-Qalam [68]:42)  

[5].  “Yaitu, ‘Letakkanlah ia (Musa) di dalam peti, kemudian lemparkanlah ia ke sungai (Nil), lalu sungai itu pasti membawanya ke tepi, supaya diambil oleh (Fira‘un) musuh-Ku dan musuhnya.’ Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku.” (Qs. Thaha [20]:39)

[6]. “Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan orang-orang yang mengatakan, “Sesungguhnya Allah miskin dan kami kaya.” Kami akan mencatat perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar, dan Kami akan mengatakan (kepada mereka), “Rasakanlah olehmu azab yang membakar.” (Qs. Ali Imran [3]:181); “Sungguh Allah telah mendengar ucapan wanita yang mengajukan gugatan kepadamu tentang suaminya dan mengadu kepada Allah. Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Qs. Mujadalah [58]:1)

[7].  “Allahlah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan sebagai rezeki untukmu, dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu berlayar di lautan dengan perintah-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai.” (Qs. Ibrahim [14]:32)

[8]. “Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu.” (Qs. Shaffat [37]:96)

[9].  Ibn Abi Jumhur Ihsai, ‘Awâli al-Lailali, jil. 4, hal. 121, Hadis 200, Intisyarat-e Sayid al-Syuhadah, Qum, 1405 H.

[10]. Ibid, hal. 124, Hadis 208, “Kuntu washiyyan wa Adam bain al-Ma wa al-Thin.

[11]. Muhammad Ya’qub Kulaini, al-Kâfi, jil. 1, hal. 145, Hadis 8, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Teheran, 1365 H.

 

 

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Bagaimana pandangan al-Qur’an terkait dengan perilaku damai kaum Muslimin terhadap para pengikut agama lainnya?
    9004 Tafsir 2011/02/12
    Hidup berdampingan secara damai di antara pemeluk agama merupakan satu pemikiran orisinil Islam. Banyak ayat al-Qur’an, dalam ragam bentuk, dengan lugas menganjurkan kepada kaum Muslimin untuk memperhatikan masalah penting ini. Dalam pandangan al-Qur’an, perang agama dan pertikaian lantaran perbedaan-perbedaan keyakinan yang dapat disaksikan pada sebagian agama – seperti perang Salib ...
  • Apa maksud dari redaksi doa ini, “Assalamu ‘alaika Ya HujjataLlah La Takhfa”?
    2429 Teologi Klasik 2012/03/05
    Redaksi doa “Assalâmu ‘alaika Ya HujjataLlâh Lâ Takhfâ” merupakan penggalan dari salah satu ziarah Imam Zaman Ajf yang disebutkan dalam buku-buku hadis dan doa.[1] Sehubungan dengan makna doa tersebut terdapa dua kemungkinan sebagai berikut: Imam Zaman Ajf adalah hujjah Allah Swt dan kedudukannya sebagai hujjah Allah Swt di muka bumi telah ditetapkan ...
  • Apakah Nabi Adam As telah berdosa dan berbuat kesalahan sewaktu di surga? Bukankah para nabi dan rasul itu terbebas dari perbuatan dosa?
    4576 Teologi Klasik 2009/09/22
    Untuk menjelaskan duduk persoalannya kiranya kita perlu memperhatikan beberapa poin berikut ini: 1.    Para nabi dan wali Allah Swt memiliki maqam-maqam tinggi ruhani dan takwini di alam eksistensi ini. Mereka merupakan cahaya-cahaya kegaiban Ilahiyah, bentuk manifestasi sempurna dan ayat-ayat gemilang dari sifat jalâl dan jamâl Allah Swt. Tanah badan-badan dan ...
  • Kapan pertama kali penyembahan berhala dimulai di Mekkah? Dan siapa insiatornya?
    5136 تاريخ بزرگان 2011/08/20
    Setelah suku Khuzai yang memegang kepercayaan untuk mengelolah rumah Tuhan (Ka’bah) orang pertama dari suku Khuzai yang memangku jabatan ketua pengelolah adalah Amru bin Lahya. Nama Lahya adalah Haritsah bin ‘Amir. Amru merubah dan mengganti agama Ibrahim serta mengajak masyarakat untuk menyembah patung-patung. Sesuai dengan nukilan riwayat, ia pergi ke ...
  • Apabila Rasulullah Saw dilahirkan pada hari Jum’at lantas mengapa kita harus berpuasa pada hari Senin?
    11284 Teologi Klasik 2011/11/13
    Pertama: Salah satu masalah yang paling menjadi sumber perbedaan terkait dengan sejarah kehidupan Rasulullah Saw adalah perbedaan tentang sejarah kelahiran Rasulullah Saw sedemikian sehingga apabila seseorang ingin mengumpulkan pandangan-pandangan sejarawan dalam masalah ini maka hal itu akan mencapai hingga lebih dari dua puluh pandangan. Pada umumnya penulis sejarah bersepakat bahwa ...
  • Apa tafsir ayat 30 dan 31 surah al-Nur?
    4294 Tafsir 2013/08/19
    Kedua ayat ini membahas tentang busana dan hijab perempuan dalam Islam dengan batasan-batasannya. Mengingat Tafsîr Nemune merupakan ringkasan yang diambil dari berbagai tafsir lain, maka kami mencukupkan diri dengan mengambil tafsir kedua ayat ini dari Tafsîr Nemune. ...
  • Bagaimana tata cara pelaksanaan ibadah salat nafilah malam itu?
    2739 Hukum dan Yurisprudensi 2012/05/16
    Salat malam merupakan salah satu ibadah dan salat yang mengandung banyak keutamaan. Salat ini dikerjakan setelah tengah malam dan jauh dari segala bentuk riya dan pamer. Salat malam ini terdiri dari sebelas (11) rakaat. Delapan rakaat dikerjakan dalam dua rakaat-dua rakaat, seperti salat Subuh, namun dikerjakan dengan niat salat malam. Setelah ...
  • Apakah makna ibdâ’? Apakah ibdâ’ itu merupakan salah satu sifat Tuhan?
    21 Teologi Klasik 2014/09/18
    Dalam literatur-literatur agama, ibda disebutkan dalam beragam bentuk sebagai salah satu sifat Allah Swt. Dalam al-Quran, kata ini hanya dinyatakan dalam bentuk sifat musyabbah (badi’) namun dalam beberapa riwayat dinyatakan dalam beragam bentuk; seperti dalam bentuk sifat musyabbah dengan kata badi’, ism fâ’il dengan kata mubdi’, kata kerja (fi’il) dengan ...
  • Apa falsafah dari adanya ikhtilaf dan perbedaan pada setiap manusia, dari sisi jelek dan indahnya, petunjuk dan kesesatan, rezeki dan lain-lain?
    3652 Teologi Klasik 2009/10/21
    ‘Adl (keadilan) itu memiliki ragam makna, di antaranya adalah: seimbangnya bagian-bagian yang terdapat pada suatu rangkapan, menjaga hak-hak setiap orang dan menyerahkan hak kepada pemiliknya, menjaga kelayakan dan kepatutan dalam memberikan sesuatu, persamaan dan menafikan segala bentuk diskriminasi. Namun makna yang sesuai dengan pertanyaan tersebut di atas adalah persamaan dan ...
  • Bagaimana memperkenalkan Islam dan Syiah dengan baik kepada seorang warga negara Eropa?
    2912 Teologi Klasik 2010/04/29
    Secara leksikal, Islam bermakna pasrah dan berserah diri. Dengan demikian, agama Islam disebut Islam lantaran program universalnya adalah berserah dirinya manusia di hadapan Tuhan semesta sehingga berdasarkan penyerahan diri manusia tidak menyembah selain Tuhan dan tidak menerima titah selain dari Allah Swt.Agama Islam sejatinya merupakan mutiara seluruh agama Ilahi yang ...

Populer Hits

  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    158662 Teologi Klasik 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia yang disebut sebagai “insan atau Nsnas” ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    127549 Teologi Klasik 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga permulaan kiamat ia ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    117026 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    90809 تاريخ بزرگان 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan maqam penghambaan, ilmu ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    85024 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik nikah daim (tetap) ataupun mut’ah (sementara). Hal itu dapat dilakukan dengan syarat-syaratnya ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    71932 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    69288 تاريخ بزرگان 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa. Buntut dari pengepungan ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    65843 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya (musytaq) dalam Al-Qur’an digunakan sebanyak 13 makna.Doa merupakan sebuah bentuk ibadah, karena itu ia juga memiliki syarat-syarat positif ...
  • Apakah ada ayat al-Quran yang menjelaskan tentang kaum Israel dan Palestina?
    58660 Tafsir 2013/10/26
    Sebagaimana yang Anda ketahui bahwa “negara” Israel tidak memiliki sejarah yang panjang. “Negara” Israel berdiri pada beberapa dasawarsa terakhir dengan mencaplok tanah Palestina. Kawasan ini bernama Palestina dan Suriah yang telah dikenal sebelumnya dalam sejarah. Adapun tentang wilayah Palestina sebagian ahli tafsir berkata, “Yang dimaksud dengan tanah suci pada ayat berikut ...
  • Apakah suami dan isteri diwajibkan mengenakan pakaian ketika melakukan senggama?
    48957 Akhlak Praktis 2010/10/12
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda memilih jawaban detil. ...

Jejaring