Advanced Search
Hits
2045
Tanggal Dimuat: 2010/05/08
Ringkasan Pertanyaan
Apakah terdapat keyakinan seperti ini dalam Syiah bahwa penciptaan Adamn dilakukan oleh Amirul Mukminin As?
Pertanyaan
Sebuah hadis menjelaskan bahwa Imam Ali As bersabda bahwa beliau sendiri yang menjadikan Nabi Adam dengan tangannya sendiri yang diyakini oleh setiap orang, namun belakangan saya mendengar bahwa hadis ini bukan merupakan hadis yang standar. Karena itu, mengapa orang-orang memiliki keyakinan seperti ini? Tolong sebutkan siapa orang yang meriwayatkan hadis ini? Apakah orang yang meriwayatkan hadis ini adalah orang yang dapat dipercaya (muatstsaq) atau tidak?
Jawaban Global

Apabila ada orang yang meyakini bahwa Amirul Mukminin Ali As menciptakan Adam As secara mandiri maka keyakinan ini bertentangan dengan al-Quran dan termasuk perbuatan syirik kepada Allah Swt. Penciptaan Adam As dilakukan oleh badan material Amirul Mukminin Ali As juga tidak selaras dengan kenyataan-kenyataan yang ada; karena badan (jism) materialnya ada setelah terciptanya Adam dan Imam Ali As, dari sudut pandang ini, adalah tergolong sebagai salah seorang anak Adam.

Namun dengan memperhatikan bahwa Allah Swt terkadang menciptakan makhluk-makhluk melalui perantara-perantara dan dari sisi lain, terdapat beberapa riwayat yang mengetengahkan cahaya para maksum, yang ada sebelum penciptaan Adam, maka keyakinan bahwa penciptaan Adam dilakukan dengan perantara cahaya para maksum As bukan merupakan keyakinan yang mengandung noda syirik dan tidak bertentangan dengan prinsip pertama Islam.

Hanya saja keyakinan seperti ini bukan hal yang prinsip dalam ajaran Syiah dan tentang hal ini membutuhkan lebih banyak kajian dan penelitian.

Jawaban Detil

Yang pasti berdasarkan sebuah ayat al-Quran secara tegas menyatakan bahwa Allah Swt menciptakan Adam dengan tangannya sendiri.[1] Ayat al-Quran ini dan kandungan yang terpendam di dalamnya diterima oleh seluruh ulama dan ahli tafsir Syiah serta tidak terdapat keraguan dan syak di dalamnya.

Dari satu sisi, dengan menelusuri secara global pada sebagian riwayat, kita tidak menjumpai sebuah hadis yang persis seperti apa yang Anda kemukakan dalam pertanyaan yang apabila di suatu hari nanti kami menjumpai hadis seperti ini, kita akan mendiskusikan ihwal sanadnya dan juga sekiranya Anda memiliki teks Arab dari riwayat yang Anda maksud, silahkan kirimkan kepada kami sehingga kami dapat menyajikan jawaban yang lebih akurat.

Namun demikian, dalam sebuah pandangan universal dan dengan mengkaji beberapa ayat dan riwayat harus dikatakan bahwa dengan memperhatikan beberapa pendahuluan berikut ini, diciptakannya jasad lempung Adam oleh cahaya para maksum, dengan definisi dan eksplanasi khusus, akan memungkinkan penciptaan ini terjadi dan tidak bertentangan dengan ayat yang disebutkan di atas.

Kami harap Anda perhatikan beberapa pendahuluan berikut:

  1. Berdasarkan keyakinan Syiah dan juga kebanyakan Sunni, Allah Swt tidak memiliki jasmani sehingga Dia harus dipandang memiliki bagian-bagian jasmani dan membayangkannya sebagaimana makhluk-makhluk lainnya. Atas dasar itu, ayat-ayat yang secara lahir menunjukkan adanya bagian-bagian material seperti wajah,[2] tangan,[3] kaki,[4] mata,[5] telinga[6] dan lain sebagainya bagi Allah Swt bermakna batin seperti pengetahuan, kekuasaan, keberadaan dan lain sebagainya yang harus ditafsir dan ditakwil. Atas dasar itu, terciptanya Adam oleh tangan Tuhan, bukan bermakna Tuhan memiliki tangan yang dapat dilihat dan dengan tangan-Nya Adam pun tercipta, melainkan penafsirannya adalah bahwa tangan kekuasaan Tuhan yang menciptakan Adam As.
  2. Dalam banyak hal, pekerjaan-pekerjaan yang secara lahir dilakukan oleh tangan-tangan manusia disandarkan kepada diri-Nya dan sebagai contoh, Allah Swt menjelaskan bahwa Dia menganugerahkan bahtera-bahtera kepada manusia[7] padahal kita tahu bahwa bahtera-bahtera ini secara lahir dibuat oleh manusia.

Namun mengingat bahwa kekuasaan manusia juga merupakan salah satu bagian dari kekuasaan Tuhan, tidak sulit untuk memahami penyandaran ini. Artinya bahwa manusia dan seluruh yang diciptakannya adalah makhluk Tuhan.[8]

  1. Berdasarkan sebagian riwayat, penciptaan cahaya para imam dilakukan sebelum penciptaan Adam. Rasulullah Saw bersabda, “Aku adalah nabi Tatkala Adam berada di antara air dan tanah.” Juga terdapat riwayat seperti ini dalam kaitannya dengan terdahulunya imâmah Imam Ali As atas penciptaan Adam.[9] Di samping itu, terdapat riwayat-riwayat lainnya yang menyebutkan masalah ini dengan ungkapan yang berbeda-beda.[10]
  2. Tentu wujud suci Amirul Mukminin Ali As adalah salah satu tanda-tanda kekuasaan Allah Swt dan atas dasar itu juga disebut sebagai “yaduLlah” atau tangan Tuhan. Imam Ali As dalam sebuah riwayat bersabda, “Ana ‘ainuLlah wa ana Yadullah wa ana janbuLlah wa ana babullah.” (Aku adalah mata Tuhan, tangan Tuhan, panggul Tuhan dan pintu Tuhan [jalan untuk sampai pada Tuhan]).[11]

 

Dengan memperhatikan beberapa pendahuluan di atas, apabila terdapat keyakinan seperti yang menyatakan bahwa Nabi Adam As diciptakan oleh tangan Imam Ali As, maka hal itu berarti bahwa Allah Swt, jasmani lempung Adam diciptakan melalui salah satu manifestasi kekuasaan-Nya, yaitu cahaya Amirul Mukminin yang telah diciptakan sebelumnya, bukan jasmani material Imam Ali As yang secara mandiri menciptakan Adam.

Atas dasar itu, keyakinan ini sebagaimana sedemikian luas yang Anda jelaskan, tidak dapat dijumpai di tengah masyarakat, namun bahkan sekiranya terdapat keyakinan seperti ini, maka hal itu tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip pertama yang diterima dalam Islam dan meyakini hal tersebut tidak tergolong sebagai kafir dan musyrik.

Dengan demikian, keyakinan terhadap penciptaan Adam di tangan Amirul Mukminin Ali As bukanlah suatu hal yang dinafikan dalam ajaran Syiah dan dalam kaitannya dengan masalah tersebut membutuhkan kajian yang lebih ekstensif dan penelitian yang intensif.

Akhir kata kami ucapkan terima kasih kepada Anda dan sekiranya Anda memiliki teks Arab dari apa yang Anda kemukakan dalam pertanyaan kami meminta Anda untuk mengirimkanya kepada kami. [iQuest]

 


[1]. “Allah berfirman, “Hai iblis, apakah yang menghalangimu sujud kepada yang telah Kuciptakan dengan kedua tangan-Ku? Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?” (Qs. Shad [38]:75)

[2]. Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali wajah-Nya. Bagi-Nya-lah segala penentuan, dan hanya kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (Qs. Al-Qashash [28]:88)  

[3].  “(Tidak demikian), tetapi kedua tangan (kekuasaan) Allah terbuka.” (Qs. Al-Maidah [5]:64); “Orang-orang yang berbaiat kepadamu, sesungguhnya mereka berbaiat kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka.” (Qs. Al-Fath [48]:10)  

[4].  “(Ingatlah) suatu hari betis tersingkap (lantaran rasa takut yang menguasai) dan mereka dipanggil untuk bersujud, tapi mereka tidak kuasa.” (Qs. Al-Qalam [68]:42)  

[5].  “Yaitu, ‘Letakkanlah ia (Musa) di dalam peti, kemudian lemparkanlah ia ke sungai (Nil), lalu sungai itu pasti membawanya ke tepi, supaya diambil oleh (Fira‘un) musuh-Ku dan musuhnya.’ Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku.” (Qs. Thaha [20]:39)

[6]. “Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan orang-orang yang mengatakan, “Sesungguhnya Allah miskin dan kami kaya.” Kami akan mencatat perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar, dan Kami akan mengatakan (kepada mereka), “Rasakanlah olehmu azab yang membakar.” (Qs. Ali Imran [3]:181); “Sungguh Allah telah mendengar ucapan wanita yang mengajukan gugatan kepadamu tentang suaminya dan mengadu kepada Allah. Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Qs. Mujadalah [58]:1)

[7].  “Allahlah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan sebagai rezeki untukmu, dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu berlayar di lautan dengan perintah-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai.” (Qs. Ibrahim [14]:32)

[8]. “Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu.” (Qs. Shaffat [37]:96)

[9].  Ibn Abi Jumhur Ihsai, ‘Awâli al-Lailali, jil. 4, hal. 121, Hadis 200, Intisyarat-e Sayid al-Syuhadah, Qum, 1405 H.

[10]. Ibid, hal. 124, Hadis 208, “Kuntu washiyyan wa Adam bain al-Ma wa al-Thin.

[11]. Muhammad Ya’qub Kulaini, al-Kâfi, jil. 1, hal. 145, Hadis 8, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Teheran, 1365 H.

 

 

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apa makna sifat “Keadilan, Arhâm al-Râhimin, Wâhid” pada Tuhan?
    3563 Teologi Klasik 2011/05/17
    Keadilan artinya menempatkan sesuatu pada tempatnya. Keadilan dalam hubungannya dengan Tuhan bermakna dua jenis: Keadilan takwini (penciptaan) yang bermakna bahwa seluruh alam semesta mulai dari bumi hingga tujuh petala langit berdiri tegak di atas keadilan. Keadilan tasyri’i (hukum dan undang-undang).Keadilan tasyri’i ini memiliki dua cabang. Pertama, undang-undang atau hukum, yang ...
  • Apakah hakikat ruh berdasarkan hadis-hadis Islam dan mengapa hal ini tidak diutarakan secara komprehensif dalam al-Quran?
    21945 Tafsir 2012/07/17
    Kata ruh mempunyai maksud yang berbeda dalam berbagai disiplin ilmu. Kata ini dalam masing-masing ilmu memiliki makna istilah yang khas, begitu pula dalam al-Quran, terdapat makna tipikal yang yang diungkapkan dengan intepretasi-intepretasi yang berbeda. Terdapat beberapa asumsi mengenai hakikat dari makna ruh yang dipersoalkan pada ayat ini, di antaranya: ruh hewani, ...
  • Mengapa orang-orang menyebut Imam Husain As sebagai Tsârallâh?
    1996 Akhlak Teoritis 2012/08/05
    Tsar di samping bermakna menuntut darah juga bermakna darah yang mengucur. Sesuai dengan makna pertama, Imam Husain As disebut sebagai Tsârallâh karena merupakan wali Darah dan orang yang menuntut darahnya adalah Allah Swt. Namun apabila Tsârallâh dimaknai sebagai darah Tuhan, berdasarkan beberapa dalil yang akan dijelaskan sebagai berikut, Imam Husain As disebut ...
  • Apakah Bahasa Arab merupakan bahasa pilihan Tuhan?
    3412 Tafsir 2011/02/12
    Sebagian riwayat menegasan poin ini bahwa bahasa Arab merupakan bahasa pilihan Tuhan. Terlepas dari kebenaran dan kesalahan riwayat-riwayat ini, pelbagai tipologi khas dan kemampuan bahasa Arab dalam mentransformasi pelbagai konsep dan makna merupakan beberapa dalil atas masalah ini. ...
  • Apakah maqam para imam lebih utama ketimbang para nabi?
    3319 Teologi Klasik 2010/11/16
    Keunggulan dan kelebihutamaan ilmu para imam dibanding para nabi banyak ditegaskan dalam beberapa riwayat. Dalil pokoknya adalah kesatuan cahaya batin para imam dan Rasulullah Saw dan karena Rasulullah Saw lebih utama dari seluruh nabi maka ilmu para imam juga yang berasal dari sumber yang satu lebih utama dari seluruh nabi. ...
  • Tolong jelaskan pahala salat awal waktu menurut para Imam Maksum As dan ulama?
    2609 Dirayah al-Hadis 2012/04/07
    Pahala dan ganjaran banyak telah dijanjikan sehubungan dengan salat di awal waktu; seperti dilipat gandakannya ganjaran salat, orang yang melakukannya akan menjadi obyek kecintaan Ilahi dan lain sebagainya. Ulama juga dengan menekankan masalah ini menganjurkan masyarakat untuk mengerjakan salat di awal waktu dan menjadikannya sebagai prinsip penting dalam proses sair-suluk, media ...
  • Bagaimana sikap Imam Ali As terhadap pengerahan pasukan para khalifah ke beberapa negara?
    2731 تاريخ بزرگان 2011/04/19
    Terkait peperangan yang berkecamuk, seperti perang dengan Iran (Persia) dan Roma serta pembebasan Baitul Muqaddas, Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib As diajak bermusyawarah meski beliau sendiri tidak ikutdalam peperangan tersebut. Dalam kondisi seperti ini, Imam Ali As memandangtak hanya berdasarkan kemaslahatan Islam dan kaum Muslimin akan tetapi juga berdasarkan ...
  • Mengapa sebagian orang membongkar dan menggali kuburan orang-orang mati?
    2373 2012/04/04
    Jawaban para marja agung taklid terkait dengan pertanyaan seperti ini adalah sebagai berikut: Haram hukumnya membongkar kuburan orang beriman. Namun dalam beberapa hal keharaman ini dicabut. Beberapa hal tersebut adalah: Mayat dikuburkan pada tanah yang telah dirampas (ghashab) dan pemilik tanah tidak ridha kalau mayat tersebut dibiarkan terkubur di tanahnya. Kafan atau hal ...
  • Apakah sebagian pintu surga itu dikhususkan untuk penduduk kota suci Qum?
    2740 Dirayah al-Hadis 2010/06/20
    Di antara kota yang mempunyai keutamaan sebagaimana yang dijelaskan dalam sebagian riwayat adalah kota suci Makkah al-Mukarramah, Madinah al-Munawwarah, Karbala, Kufah dan Qum.Dari ayat-ayat Al-Qur'an dan berbagai riwayat dapat dipahami bahwa surga itu memiliki beberapa pintu. Tentu saja pintu-pintu surga itu tidak seperti pintu-pintu yang terdapat dunia ini yang dipasang ...
  • Apa makna makar Tuhan yang disebutkan dalam al-Qur'an?
    6000 Tafsir 2009/02/22
    "Makar" bermakna pengaturan (perencanaan) dan pencarian alternatif dalam perbuatan-perbuatan baik atau buruk. Dan atas alasan ini penggunaan redaksi ini dalam al-Qur'an disebutkan beserta ajektif (sifat) "as-sayyi’u."Makar Ilahi: Terdapat banyak ayat yang menyandarkan "makar" kepada Tuhan dan maksud ayat-ayat tersebut adalah pengaturan universal Ilahi. Lantaran Dia merupakan pemilik pengaturan dan tiada ...

Populer Hits

  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    156514 Teologi Klasik 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia yang disebut sebagai “insan atau Nsnas” ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    126327 Teologi Klasik 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga permulaan kiamat ia ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    116024 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    89875 تاريخ بزرگان 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan maqam penghambaan, ilmu ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    83739 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik nikah daim (tetap) ataupun mut’ah (sementara). Hal itu dapat dilakukan dengan syarat-syaratnya ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    69879 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    68262 تاريخ بزرگان 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa. Buntut dari pengepungan ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    64494 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya (musytaq) dalam Al-Qur’an digunakan sebanyak 13 makna.Doa merupakan sebuah bentuk ibadah, karena itu ia juga memiliki syarat-syarat positif ...
  • Apakah ada ayat al-Quran yang menjelaskan tentang kaum Israel dan Palestina?
    57753 Tafsir 2013/10/26
    Sebagaimana yang Anda ketahui bahwa “negara” Israel tidak memiliki sejarah yang panjang. “Negara” Israel berdiri pada beberapa dasawarsa terakhir dengan mencaplok tanah Palestina. Kawasan ini bernama Palestina dan Suriah yang telah dikenal sebelumnya dalam sejarah. Adapun tentang wilayah Palestina sebagian ahli tafsir berkata, “Yang dimaksud dengan tanah suci pada ayat berikut ...
  • Apakah suami dan isteri diwajibkan mengenakan pakaian ketika melakukan senggama?
    48031 Akhlak Praktis 2010/10/12
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda memilih jawaban detil. ...

Jejaring