Advanced Search
Hits
3762
Tanggal Dimuat: 2011/05/17
Ringkasan Pertanyaan
Apa filsafat itu? Apa alasan filsafat itu dipandang buruk?
Pertanyaan
Sekaitan dengan sabda Imam Hasan Askari as: “Ulama akhir zaman akan berpaling dari filsafat dan tasawuf,” Saya ingin tahu apa filsafat itu? Dan mengapa filsafat itu dipandang buruk?
Jawaban Global

Sehubungan dengan hadis yang dikutip dalam pertanyaan, harus kami katakan bahwa hadis tersebut tidak ditemukan dalam himpunan riwayat.

Adapun bagian lain dari pertanyaan seputar esensi filsafat harus dikatakan bahwa filsafat memiliki definisi yang beragam. Diantaranya bahwa filsafat adalah sebuah ilmu yang membahas tentang kondisi eksisten qua eksisten atau kondisi universal eksisten.

Sehubungan dengan bagian ketiga dalam pertanyaan, harus dikatakan bahwa ungkapan terhadap buruknya filsafat bukan merupakan ungkapan yang popular. Bahkan harus dikatakan bahwa sepanjang perjalanan sejarah, terdapat orang-orang yang menentang filsafat diantaranya adalah Ghazali dalam kitab Tahâfut al-Falâsifah yang melontarkan beberapa kritikan terhadap filsafat. Sebagai tandingannya, Ibnu Rusyd menulis buku Tahâfut al-Tahâfut, disamping menjawab kritikan-kritikan tersebut, yang menjadi inti penentangannya adalah pandangan bahwa prinsip-prinsip dan masalah-masalah filsafat  berseberangan dengan agama. Padahal sebenarnya tidaklah demikian.

Filosof besar seperti Mulla Shadra menandaskan bahwa filsafat tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip agama. Karena itu, bukan hanya kita tidak boleh menentang filsafat, bahkan kita harus menuntut ilmu filsafat untuk memahami agama dengan lebih baik.

Jawaban Detil

Sehubungan dengan pertanyaan pertama, dengan mengkaji kitab-kitab riwayat, kami tidak menemukan hadis yang memiliki kandungan seperti ini; ada baiknya Anda menyebutkan referensi dan alamat riwayat ini sehingga kita dapat meneliti tentang hadis tersebut dengan lebih baik.

Adapun bagian kedua pertanyaan tentang esensi filsafat, harus dikatakan bahwa banyak definisi yang telah dikemukakan sekaitan dengan filsafat. Definisi yang paling inklusif adalah bahwa filsafat merupakan sebuah ilmu yang membahas ihwal kondisi eksisten qua eksisten atau sebuah ilmu yang mempelajari pelbagai kondisi eksisten. Atau filsafat adalah sekumpulan proposisi dan pelbagai persoalan yang mengemukakan tentang masalah eksisten qua eksisten.[1]

Namun terkait dengan bagian ketiga dari pertanyaan Anda, tentang alasan mengapa filsafat itu dipandang buruk, yang harus dikatakan dan menjadi perhatian adalah bahwa filsafat sebagai sesuatu yang buruk itu bukan merupakan ungkapan yang popular, sebaliknya masalah ini harus ditelusuri dengan alasan-alasan bertemakan penentangan terhadap filsafat.

Penentangan terhadap filsafat bertitik-tolak dari beragam orang, dengan alasan yang berbeda-beda. Namun penentangan para ilmuan Muslim sejatinya tidak bermakna penentangan terhadap seluruh pemikiran filsafat popular yang sebagian darinya tidak sejalan dengan prinsip-prinsip pemikiran Islam. Sehingga apabila terdapat sebuah riwayat standar yang mencela filsafat maka hal itu mesti dimaknai dari sudut pandang  ini.

Namun tatkala kita berbicara tentang filsafat, bukan berarti maksud kami bersikukuh mempertahankan validitas seluruh pandangan dan pemikiran filosof, melainkan bahwa usaha filosofis adalah memberdayakan akal dalam menemukan solusi atas pelbagai persoalan yang hanya dapat dipecahkan melalui metode rasionisasi (ta’aqqul) dan urgensi pemberdayaan ini mendapat sokongan banyak ayat dan riwayat; seperti pelbagai penalaran dalam masalah tauhid dan hari kebangkitan (ma’âd) yang disebutkan dalam al-Qur’an dan Sunnah.[2]

Karena itulah maka kami pandang perlu untuk membahas sekilas ihwal dalil-dalil para penentang filsafat sebagaimana berikut ini:

Salah satu dalil penentangan terhadap filsafat adalah bahwa apabila seorang filosof  mampu memecahkan sebuah persoalan dan memiliki kegunaan, lalu mengapa para filosof berbeda pendapat dengan sesama mereka sendiri? Dengan kata lain, sebaik-baik dalil atas cela dan kekurangan filsafat adalah bahwa terdapat perbedaan pendapat diantara sesama mereka, sehingga hal ini menyebabkan munculnya rasa skeptis dan pesimis atas metode yang mereka terapkan.

Dalam menjawab kritikan ini, para penyokong filsafat berkata, apabila di setiap disiplin ilmu terdapat perbedaan pendapat dalam masalah-masalah teoritis, maka ini merupakan suatu hal yang wajar. Misalnya, perbedaan-perbedaan dalam masalah Matematika. Apabila dua orang memiliki silang pendapat dalam satu masalah Matematika, kita tidak layak mengambil kesimpulan bahwa Matematika itu salah. Justru perbedaan-perbedaan inilah yang dapat menumbuhkan motivasi kuat bagi para ahli dalam bidang tersebut untuk berusaha lebih giat agar sampai pada kesimpulan-kesimpulan yang lebih meyakinkan.[3]

Dalil lain penentangan terhadap filsafat adalah bahwa apa yang dikatakan filosof bertentangan dengan agama. Misalnya Ghazali, salah seorang penentang filsafat, yang menyatakan penentangannya dengan filsafat dalam bukunya Tahâfut al-Falâsifah. Ia menegaskan bahwa apa yang dikatakan oleh filosof dalam beberapa hal tertentu berujung kepada kekufuran. Misalnya tentang ilmu Tuhan, alam semesta itu qadim (tidak bermula), dan tentang ma’âd jasmani,[4] Ibnu Rusyd menulis kitab Tahâfut al-Tahâfut yang menjawab dengan baik seluruh kritikan dan penentangan Ghazali. Ia berkata, “Apabila suatu perbedaan antara agama dan filsafat, berkaitan dengan klaim-klaim filosofis orang-orang yang memandang dirinya sebagai hakim dan filosof padahal ia sama sekali tidak mengambil keuntungan dari filsafat; apabila seseorang mengenal filsafat dengan baik beserta metode rasionalisasinya, maka ia akan menemukan kejelasan bahwa prinsip-prinsip filsafat, sesungguhnya sama sekali tak bertentangan dengan agama.[5]

 

Dalil lain atas klaim ini adalah bahwa filosof sejati tidak memandang adanya pertentangan antara filsafat dan agama beserta prinsip-prinsipnya. Ungkapan lugas filosof terbesar Islam, Mulla Shadra yang menuturkan hal ini dalam karya magnum opus-nya al-Asfar al-Arba’ah, “Tabban lifalasifah takunu qawaninuha ghairu muthabiqatin lil Kitab wa al-Sunnah. Celakalah bagi seorang filosof yang prinsip-prinsipnya tidak selaras dan sejalan dengan prinsip-prinsip agama (Kitab dan Sunnah).”[6]

Para penyokong filsafat tidak hanya membeberkan jawaban atas pelbagai keraguan para penentang, bahkan juga menyebutkan urgensi kebutuhan terhadap filsafat, diantaranya adalah bahwa secara asasi kemanusiaan hakiki manusia berada dalam kerangka temuan-temuan filsafat. Artinya bahwa keunggulan manusia terletak pada jenis pandangan dan kecendrungannya; karena itulah apabila seseorang puas dengan pelbagai pemahaman indrawi dan empirik dan tidak memanfaatkan fakultas rasionalnya, maka ia tidak dapat menjadi manusia sejati, karena filsafat tak lain adalah penguat fakultas rasional pada diri manusia.

Dengan demikian, manusia sejati adalah manusia yang memberdayakan akalnya pada masalah-masalah terpenting penentu nasibnya, yang berdasarkan hal itu ia mengenal jalan-jalan universal kehidupan. Pengenalan terhadap masalah-masalah determinan dan menentukan hidup manusia adalah berkat adanya usaha-usaha filosofis.[7]

Dengan menyebutkan beberapa pendahuluan dan bukti ini, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa filsafat tidaklah buruk dan tidak terdapat dalil yang memuaskan atas penentangan terhadapnya. [IQuest]



[1]. Muhammad Taqi Mishbah Yazdi, Âmuzesy-e Falsafe (Daras Filsafat), jil. 1, hal. 91, Nasyr Bain al-Milal, Cetakan Ketujuh, 1386 S.

[2]. Âmuzesy-e Falsafe (Daras Filsafat), jil. 1, hal. 91,

[3]. Âmuzesy-e Falsafe (Daras Filsafat), jil. 1, hal. 91,

[4]. Muhammad Ghazali, Tahâfut al-Falâsifah, hal. 44, Cetakan Beirut, Tanpa Tahun.

[5]. Ibnu Rusyd, Fashl al-Maqâl, hal. 26, sesuai dengan nukilan dari Jurnal Khusus Filsafat (Naqdwa Nazhar) Tahun Kesebelas, No. 1 dan 2, 1385, hal. 181.

[6]. Mulla Shadra, al-Asfâr al-Arba’ah, jil. 8, hal. 303, Dar al-Ma’arif al-Islamiyah, 1378 S.

[7]. Âmuzesy-e Falsafe (Daras Filsafat), jil. 1, hal. 135,

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah dalam pandangan Islam sujud takzim itu dibenarkan?
    3809 Tafsir 2010/07/18
    Dalam pandangan Islam dan mazhab Ahlulbait As, sujud merupakan bentuk terindah dan terparipurna ibadah yang terkhusus untuk Allah Swt dan tidak dibenarkan untuk selain Allah Swt.Akan tetapi sujud kepada Nabi Yusuf As bukanlah sujud dalam konteks ibadah, melainkan sejatinya merupakan ekspresi dan ungkapan ibadah kepada Tuhan. Sebagaimana kita mengerjakan shalat ...
  • Apa dalil dan alasan Ahlusunnah melarang para perempuan melakukan ziarah kubur?
    5685 Hukum dan Yurisprudensi 2012/09/19
    Pada sebagian literatur Ahlusunnah terdapat beberapa riwayat yang dapat disimpulkan bahwa ziarah kubur bagi para perempuan adalah makruh atau haram, akan tetapi ada juga riwayat lebih kuat yang menunjukkan kebolehan melakukan ziarah seperti ini. Namun karena adanya kelemahan dalam sanad dan kandungan riwayat derajat pertama telah membuat banyak ulama Ahlusunnah ...
  • Apa makna tafsir itu secara leksikal dan teknikal? Apa definisi tafsir itu menurut Muhammad Abdul Azhim Zurqani?
    1582 Ulumul Quran 2013/08/13
    Tafsir – mashdar bab taf’il – berasal dari klausul fa-ssa-ra. Bentuk jamak dari kata tafsir ini adalah ta-fa-sir yang secara leksikal bermakna menerangkan dan menjelaskan beberapa persoalan serta menyingkap persoalan tersebut.”[1] Sebagian berkata: Tafsir menjelaskan dan menyingkap maksud dan niat sebuah lafaz yang sulit artinya. [2] Secara teknikal (isthilâhi) telah banyak diajukan ...
  • Bagaimana kita dapat membimbing seseorang yang telah menyimpang secara moral?
    3128 Akhlak Praktis 2013/03/09
    Ajakan kepada kebaikan dan larangan melakukan keburukan (amar makruf dan nahi mungkar) merupakan salah satu tugas setiap Muslim. Apa yang penting dan harus diperhatikan dalam hal ini adalah cara dan metode amar makruf dan nahi mungkar itu. Sebaik-baik cara untuk melaksanakan tugas ini adalah mengingatkan dan menjelaskan keburukan dosa serta pengaruh buruk ...
  • Pada sebagian ayat disebutkan bahwa manusia tidak akan menerima syafâ’at. Apakah yang dimaksud itu adalah di alam barzakh?
    2503 Teologi Klasik 2011/07/14
    Ayat-ayat al-Qur’an terbagi menjadi tiga bagian dalam membahas masalah syafâ’at. Ayat yang berada pada tataran menggabungkan tiga bagian ayat ini adalah bahwa tiada seorang pun makhluk, secara mandiri, dapat memberikan syafâ’at dan apabila terdapat seorang makhluk yang memiliki kemampuan memberikan syafâ’at maka hal itu merupakan karunia Allah Swt kepada orang ...
  • Sudah sekian lama setelah selesai haid saya mandi namun saya melihat terdapat rembesan cairan yang berwarna coklat yang bertahan sampai selama sehari. Belakangan saya menyadari bahwa bercak-bercak ini juga bagian dari haid. Apa yang menjadi taklif saya saat ini?
    13296 Hukum dan Yurisprudensi 2012/01/21
    Kantor Ayatullah Agung Khamenei  (Mudda Zhilluhu al-‘Ali):Secara umum, apabila tidak terdapat darah maka tidak terdapat pula hukum haid. Apabila terdapat darah, walaupun berupa bercak-bercak dan tidak lebih dari sepuluh hari, maka semua bercak itu dihukumi sebagai haid. Berdasarkan asumsi ini, apabila Anda tidak mengetahui hukum dan yakin terhadap bolehnya beramal ...
  • Apa penafsiran ayat 26 surah Shad itu?
    2298 Tafsir 2013/12/25
    Pada surah Shad (38) ayat 26 disebutkan yang dialamatkan kepada Nabi Daud As. Allah Swt berfirman, " ﴿یا داوُدُ إِنَّا جَعَلْناکَ خَلِیفَةً فِی الْأَرْضِ فَاحْکُمْ بَیْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ ... ﴾ “Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil.” Allah Swt menyatakan ...
  • Bagaimana agama pamungkas dapat ditetapkan bahwa ia merupakan agama sempurna?
    2999 Teologi Klasik 2009/07/13
    Pertama-tama kita harus ketahui bahwa redaksi “sempurna” kita maknai bahwa “sempurna” sebagai kebalikan “cacat.” Dan secara umum tatkala kita mengklaim bahwa agama Islam merupakan agama sempurna artinya ia tidak memiliki sebarang cacat pun. Dengan ungkapan yang lebih baik, mempunyai segala yang diperlukan untuk mencapai sebuah kehidupan bahagia duniawi dan ukhrawi. ...
  • Apakah kita berdosa apabila bermusuhan selama 3 hari ?
    4689 گناه و رذائل اخلاقی 2013/09/17
    Berdasarkan pada apa yang dapat disimpulkan dari beberapa riwayat, sekiranya, apa pun alasannya, terjadi permusuhan di antara dua saudara Muslim, maka permusuhan itu harus segera diakhiri dan kedua pihak yang bersengkat harus segera berdamai. Apabila terdapat kemungkinan untuk berdamai maka berlanjutnya permusuhan tergolong sebagai sebuah dosa. Memaafkan dan melupakan apa yang telah ...

Populer Hits

  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    165572 Teologi Klasik 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia yang disebut sebagai “insan atau Nsnas” ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    133007 Teologi Klasik 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga permulaan kiamat ia ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    121573 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    95253 تاريخ بزرگان 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan maqam penghambaan, ilmu ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    90939 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik nikah daim (tetap) ataupun mut’ah (sementara). Hal itu dapat dilakukan dengan syarat-syaratnya ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    81273 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    73751 تاريخ بزرگان 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa. Buntut dari pengepungan ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    71807 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya (musytaq) dalam Al-Qur’an digunakan sebanyak 13 makna.Doa merupakan sebuah bentuk ibadah, karena itu ia juga memiliki syarat-syarat positif ...
  • Apakah ada ayat al-Quran yang menjelaskan tentang kaum Israel dan Palestina?
    62103 Tafsir 2013/10/26
    Sebagaimana yang Anda ketahui bahwa “negara” Israel tidak memiliki sejarah yang panjang. “Negara” Israel berdiri pada beberapa dasawarsa terakhir dengan mencaplok tanah Palestina. Kawasan ini bernama Palestina dan Suriah yang telah dikenal sebelumnya dalam sejarah. Adapun tentang wilayah Palestina sebagian ahli tafsir berkata, “Yang dimaksud dengan tanah suci pada ayat berikut ...
  • Apakah suami dan isteri diwajibkan mengenakan pakaian ketika melakukan senggama?
    52864 Akhlak Praktis 2010/10/12
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda memilih jawaban detil. ...

Jejaring