Advanced Search
Hits
3095
Tanggal Dimuat: 2011/05/17
Ringkasan Pertanyaan
Apa filsafat itu? Apa alasan filsafat itu dipandang buruk?
Pertanyaan
Sekaitan dengan sabda Imam Hasan Askari as: “Ulama akhir zaman akan berpaling dari filsafat dan tasawuf,” Saya ingin tahu apa filsafat itu? Dan mengapa filsafat itu dipandang buruk?
Jawaban Global

Sehubungan dengan hadis yang dikutip dalam pertanyaan, harus kami katakan bahwa hadis tersebut tidak ditemukan dalam himpunan riwayat.

Adapun bagian lain dari pertanyaan seputar esensi filsafat harus dikatakan bahwa filsafat memiliki definisi yang beragam. Diantaranya bahwa filsafat adalah sebuah ilmu yang membahas tentang kondisi eksisten qua eksisten atau kondisi universal eksisten.

Sehubungan dengan bagian ketiga dalam pertanyaan, harus dikatakan bahwa ungkapan terhadap buruknya filsafat bukan merupakan ungkapan yang popular. Bahkan harus dikatakan bahwa sepanjang perjalanan sejarah, terdapat orang-orang yang menentang filsafat diantaranya adalah Ghazali dalam kitab Tahâfut al-Falâsifah yang melontarkan beberapa kritikan terhadap filsafat. Sebagai tandingannya, Ibnu Rusyd menulis buku Tahâfut al-Tahâfut, disamping menjawab kritikan-kritikan tersebut, yang menjadi inti penentangannya adalah pandangan bahwa prinsip-prinsip dan masalah-masalah filsafat  berseberangan dengan agama. Padahal sebenarnya tidaklah demikian.

Filosof besar seperti Mulla Shadra menandaskan bahwa filsafat tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip agama. Karena itu, bukan hanya kita tidak boleh menentang filsafat, bahkan kita harus menuntut ilmu filsafat untuk memahami agama dengan lebih baik.

Jawaban Detil

Sehubungan dengan pertanyaan pertama, dengan mengkaji kitab-kitab riwayat, kami tidak menemukan hadis yang memiliki kandungan seperti ini; ada baiknya Anda menyebutkan referensi dan alamat riwayat ini sehingga kita dapat meneliti tentang hadis tersebut dengan lebih baik.

Adapun bagian kedua pertanyaan tentang esensi filsafat, harus dikatakan bahwa banyak definisi yang telah dikemukakan sekaitan dengan filsafat. Definisi yang paling inklusif adalah bahwa filsafat merupakan sebuah ilmu yang membahas ihwal kondisi eksisten qua eksisten atau sebuah ilmu yang mempelajari pelbagai kondisi eksisten. Atau filsafat adalah sekumpulan proposisi dan pelbagai persoalan yang mengemukakan tentang masalah eksisten qua eksisten.[1]

Namun terkait dengan bagian ketiga dari pertanyaan Anda, tentang alasan mengapa filsafat itu dipandang buruk, yang harus dikatakan dan menjadi perhatian adalah bahwa filsafat sebagai sesuatu yang buruk itu bukan merupakan ungkapan yang popular, sebaliknya masalah ini harus ditelusuri dengan alasan-alasan bertemakan penentangan terhadap filsafat.

Penentangan terhadap filsafat bertitik-tolak dari beragam orang, dengan alasan yang berbeda-beda. Namun penentangan para ilmuan Muslim sejatinya tidak bermakna penentangan terhadap seluruh pemikiran filsafat popular yang sebagian darinya tidak sejalan dengan prinsip-prinsip pemikiran Islam. Sehingga apabila terdapat sebuah riwayat standar yang mencela filsafat maka hal itu mesti dimaknai dari sudut pandang  ini.

Namun tatkala kita berbicara tentang filsafat, bukan berarti maksud kami bersikukuh mempertahankan validitas seluruh pandangan dan pemikiran filosof, melainkan bahwa usaha filosofis adalah memberdayakan akal dalam menemukan solusi atas pelbagai persoalan yang hanya dapat dipecahkan melalui metode rasionisasi (ta’aqqul) dan urgensi pemberdayaan ini mendapat sokongan banyak ayat dan riwayat; seperti pelbagai penalaran dalam masalah tauhid dan hari kebangkitan (ma’âd) yang disebutkan dalam al-Qur’an dan Sunnah.[2]

Karena itulah maka kami pandang perlu untuk membahas sekilas ihwal dalil-dalil para penentang filsafat sebagaimana berikut ini:

Salah satu dalil penentangan terhadap filsafat adalah bahwa apabila seorang filosof  mampu memecahkan sebuah persoalan dan memiliki kegunaan, lalu mengapa para filosof berbeda pendapat dengan sesama mereka sendiri? Dengan kata lain, sebaik-baik dalil atas cela dan kekurangan filsafat adalah bahwa terdapat perbedaan pendapat diantara sesama mereka, sehingga hal ini menyebabkan munculnya rasa skeptis dan pesimis atas metode yang mereka terapkan.

Dalam menjawab kritikan ini, para penyokong filsafat berkata, apabila di setiap disiplin ilmu terdapat perbedaan pendapat dalam masalah-masalah teoritis, maka ini merupakan suatu hal yang wajar. Misalnya, perbedaan-perbedaan dalam masalah Matematika. Apabila dua orang memiliki silang pendapat dalam satu masalah Matematika, kita tidak layak mengambil kesimpulan bahwa Matematika itu salah. Justru perbedaan-perbedaan inilah yang dapat menumbuhkan motivasi kuat bagi para ahli dalam bidang tersebut untuk berusaha lebih giat agar sampai pada kesimpulan-kesimpulan yang lebih meyakinkan.[3]

Dalil lain penentangan terhadap filsafat adalah bahwa apa yang dikatakan filosof bertentangan dengan agama. Misalnya Ghazali, salah seorang penentang filsafat, yang menyatakan penentangannya dengan filsafat dalam bukunya Tahâfut al-Falâsifah. Ia menegaskan bahwa apa yang dikatakan oleh filosof dalam beberapa hal tertentu berujung kepada kekufuran. Misalnya tentang ilmu Tuhan, alam semesta itu qadim (tidak bermula), dan tentang ma’âd jasmani,[4] Ibnu Rusyd menulis kitab Tahâfut al-Tahâfut yang menjawab dengan baik seluruh kritikan dan penentangan Ghazali. Ia berkata, “Apabila suatu perbedaan antara agama dan filsafat, berkaitan dengan klaim-klaim filosofis orang-orang yang memandang dirinya sebagai hakim dan filosof padahal ia sama sekali tidak mengambil keuntungan dari filsafat; apabila seseorang mengenal filsafat dengan baik beserta metode rasionalisasinya, maka ia akan menemukan kejelasan bahwa prinsip-prinsip filsafat, sesungguhnya sama sekali tak bertentangan dengan agama.[5]

 

Dalil lain atas klaim ini adalah bahwa filosof sejati tidak memandang adanya pertentangan antara filsafat dan agama beserta prinsip-prinsipnya. Ungkapan lugas filosof terbesar Islam, Mulla Shadra yang menuturkan hal ini dalam karya magnum opus-nya al-Asfar al-Arba’ah, “Tabban lifalasifah takunu qawaninuha ghairu muthabiqatin lil Kitab wa al-Sunnah. Celakalah bagi seorang filosof yang prinsip-prinsipnya tidak selaras dan sejalan dengan prinsip-prinsip agama (Kitab dan Sunnah).”[6]

Para penyokong filsafat tidak hanya membeberkan jawaban atas pelbagai keraguan para penentang, bahkan juga menyebutkan urgensi kebutuhan terhadap filsafat, diantaranya adalah bahwa secara asasi kemanusiaan hakiki manusia berada dalam kerangka temuan-temuan filsafat. Artinya bahwa keunggulan manusia terletak pada jenis pandangan dan kecendrungannya; karena itulah apabila seseorang puas dengan pelbagai pemahaman indrawi dan empirik dan tidak memanfaatkan fakultas rasionalnya, maka ia tidak dapat menjadi manusia sejati, karena filsafat tak lain adalah penguat fakultas rasional pada diri manusia.

Dengan demikian, manusia sejati adalah manusia yang memberdayakan akalnya pada masalah-masalah terpenting penentu nasibnya, yang berdasarkan hal itu ia mengenal jalan-jalan universal kehidupan. Pengenalan terhadap masalah-masalah determinan dan menentukan hidup manusia adalah berkat adanya usaha-usaha filosofis.[7]

Dengan menyebutkan beberapa pendahuluan dan bukti ini, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa filsafat tidaklah buruk dan tidak terdapat dalil yang memuaskan atas penentangan terhadapnya. [IQuest]



[1]. Muhammad Taqi Mishbah Yazdi, Âmuzesy-e Falsafe (Daras Filsafat), jil. 1, hal. 91, Nasyr Bain al-Milal, Cetakan Ketujuh, 1386 S.

[2]. Âmuzesy-e Falsafe (Daras Filsafat), jil. 1, hal. 91,

[3]. Âmuzesy-e Falsafe (Daras Filsafat), jil. 1, hal. 91,

[4]. Muhammad Ghazali, Tahâfut al-Falâsifah, hal. 44, Cetakan Beirut, Tanpa Tahun.

[5]. Ibnu Rusyd, Fashl al-Maqâl, hal. 26, sesuai dengan nukilan dari Jurnal Khusus Filsafat (Naqdwa Nazhar) Tahun Kesebelas, No. 1 dan 2, 1385, hal. 181.

[6]. Mulla Shadra, al-Asfâr al-Arba’ah, jil. 8, hal. 303, Dar al-Ma’arif al-Islamiyah, 1378 S.

[7]. Âmuzesy-e Falsafe (Daras Filsafat), jil. 1, hal. 135,

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Pasca wafatnya marja taklid saya kepada siapa saya harus merujuk?
    1608 Hukum dan Yurisprudensi 2010/10/21
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda memilih jawaban detil. ...
  • Apakah perbedaan yang terdapat di antara agama-agama tergantung pada kapasitas personal dan sosial seseorang?
    6442 Neo-Teologi 2010/06/09
    Berdasarkan terminologi yang mengemuka dalam pertanyaan ini, maka pandangan yang diterima dalam Islam adalah pandangan evolusionisme.Islam adalah sebuah agama yang menjadikan fitrah manusia sebagai objek  wicaranya dan seluruh kaum dan bangsa pada seluruh masa semenjak kemunculan Islam. Karena itu, seluruh agama pra-Islam juga menjadi objek  seruan Islam.Sebagian ucapan para arif ...
  • Apabila Tuhan mengetahui apa yang hendak kita lakukan apakah hal ini tidak bermakna determinisme (jabr)?
    1985 Teologi Klasik 2009/05/06
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Dalam kondisi bagaimana taubat pezina diterima? Dan bilamana hukuman baginya harus dilaksanakan?
    11306 Hukum dan Yurisprudensi 2011/11/28
    Berzina dan menjalin hubungan gelap dengan wanita merupakan salah satu keburukan besar sosial yang mengakibatkan banyak kerugian yang tidak dapat ditebus dalam masyarakat. Atas dasar itu, Islam memandangnya sebagai perbuatan haram dan melawannya dengan sengit.[1]Jalan pertama dan terbaik untuk dapat selamat dari kecelakaan fatal ini adalah menyesal dan bertaubat di ...
  • Apabila air kur tertumpah dan terpercik di tangan yang ternodai najis lalu apakah hukum air percikan tersebut?
    1826 Hukum dan Yurisprudensi 2011/09/21
    Sesuai dengan pendapat para marja apabila air kur bertemu dengan dengan benda najis itu sendiri (‘ain najâsah) atau bertemu dengan sesuatu yang ternodai benda najis tersebut, apabila tidak disertai dengan ain najasah, bau, warna dan rasanya tidak berubah maka air tersebut tidak najis.[1] Karena itu, percikan-percikan air yang yang berasal ...
  • Apa pengaruh edukatif yang ditawarkan puasa kepada manusia?
    2856 Akhlak Praktis 2011/08/18
    Puasa adalah sejenis amalan untuk melatih manusia memoles, menyucikan jiwa dan cara yang sesuai supaya manusia mampu mendominasi jiwanya dan bertempur melawan hawa nafsunya.Puasa pada dimensi personal dan sosial, di samping manfaat-manfaat fisikal juga memiliki pengaruh dan manfaat edukatif dan konstruktif bagi manusia seperti melatih kesabaran, mengkondisikan manusia supaya mengingat ...
  • Apakah surga dan neraka sekarang ini eksis?
    3282 Teologi Klasik 2009/04/07
    Menurut ayat dan riwayat, surga dan neraka yang dijanjikan itu memiliki keberadaan sekarang ini. Dan pada hari kiamat akan digelar secara sempurna dan manusia akan menempati kediaman abadinya, sesuai dengan amal perbuatan, keyakinan, dan keikhlasan mereka. Namun bentuk lain telah digambarkan untuk surga dan neraka dimana dengan penyaksian di dunia ...
  • Bagaimana mukjizat itu dapat didefinisikan dan dibuktikan?
    3035 Ulumul Quran 2009/04/21
    Mukjizat dari satu sisi bermakna suatu hal yang luar biasa yang di sertai dengan tantangan dan dari sisi lain, mukjizat yang dipraktikan itu sejalan dengan klaim yang dilontarkan oleh pemilik mukjizat. Ekstraordinari artinya adalah terjadinya sebuah perkara yang berbeda dengan aturan-aturan natural.Sebuah peristiwa disebut ekstraordinari (khâriq al-'âda, luar biasa) tidak ...
  • Mengapa Islam lebih banyak tersebar di Asia ketimbang di Eropa?
    6920 Teologi Klasik 2011/06/29
    Mengingat Islam muncul di benua Asia maka penyebarannya lebih banyak di Asia. Tiadanya penyebaran agama Islam di Eropa boleh jadi disebabkan oleh beberapa faktor seperti adanya perbedaan internal kaum Muslimin dan tidak terjelaskannya wajah indah Islam murni Muhammadi di daerah tersebut dan lain sebagainya.Pasca wafatnya Rasulullah Saw, telah banyak usaha ...
  • Bagaimana memperkenalkan Islam dan Syiah dengan baik kepada seorang warga negara Eropa?
    2693 Teologi Klasik 2010/04/29
    Secara leksikal, Islam bermakna pasrah dan berserah diri. Dengan demikian, agama Islam disebut Islam lantaran program universalnya adalah berserah dirinya manusia di hadapan Tuhan semesta sehingga berdasarkan penyerahan diri manusia tidak menyembah selain Tuhan dan tidak menerima titah selain dari Allah Swt.Agama Islam sejatinya merupakan mutiara seluruh agama Ilahi yang ...

Populer Hits

  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    148350 Teologi Klasik 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia yang disebut sebagai “insan atau Nsnas” ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    121587 Teologi Klasik 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga permulaan kiamat ia ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    109106 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    85146 تاريخ بزرگان 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan maqam penghambaan, ilmu ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    77974 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik nikah daim (tetap) ataupun mut’ah (sementara). Hal itu dapat dilakukan dengan syarat-syaratnya ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    64585 تاريخ بزرگان 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa. Buntut dari pengepungan ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    64140 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    60204 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya (musytaq) dalam Al-Qur’an digunakan sebanyak 13 makna.Doa merupakan sebuah bentuk ibadah, karena itu ia juga memiliki syarat-syarat positif ...
  • Apakah ada ayat al-Quran yang menjelaskan tentang kaum Israel dan Palestina?
    47597 Tafsir 2013/10/26
    Sebagaimana yang Anda ketahui bahwa “negara” Israel tidak memiliki sejarah yang panjang. “Negara” Israel berdiri pada beberapa dasawarsa terakhir dengan mencaplok tanah Palestina. Kawasan ini bernama Palestina dan Suriah yang telah dikenal sebelumnya dalam sejarah. Adapun tentang wilayah Palestina sebagian ahli tafsir berkata, “Yang dimaksud dengan tanah suci pada ayat berikut ...
  • Apakah suami dan isteri diwajibkan mengenakan pakaian ketika melakukan senggama?
    44982 Akhlak Praktis 2010/10/12
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda memilih jawaban detil. ...

Jejaring