Advanced Search
Hits
5301
Tanggal Dimuat: 2010/02/17
Ringkasan Pertanyaan
Mengapa Qabil membunuh Habil?
Pertanyaan
Mengapa Qabil membunuh Habil?
Jawaban Global

Dari ayat-ayat al-Qur'an dapat disimpulka n bahwa sebab pembunuhan Habil oleh Qabil adalah adanya sifat tercela hasud yang membakar Qabil yang berujung pada terbunuhnya Habil dalam keadaan teraniaya.

Jawaban Detil

Al-Qur'an menuturkan kisah anak-anak Adam dan pembunuhan satu dengan yang lainnya sebagai berikut: "Ceriterakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, lalu diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil)."[1] Hal ini yang menjadi sebab saudara yang tidak diterima amalannya (Qabil), mengancam membunuh saudara yang lainnya (Habil) dan bersumpah "Ia (Qabil) berkata, “Aku pasti membunuhmu!”[2] Namun saudaranya (Habil) memberikan nasihat dan berkata, "Apabila demikian adanya, bukanlah salahku, melainkan salahnya berpulang kepadamu dimana perbuatanmu tidak disertai dengan takwa. “Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa."[3]

Kemudian Habil menambahkan: "Sungguh kalau kamu menjulurkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menjulurkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan semesta alam."[4] (Qs. Al-Maidah [5]:28)

Di samping itu, saya tidak ingin memikul dosa orang lain, "Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri."[5] (Lantaran apabila engkau mengamalkan ancamanmu (dan membunuhku) maka beban dosa yang telah kulakukan pada masa lalu akan jatuh di pundakmu; karena engkau telah membunuhku dan engkau harus membayar tebusannya dan karena engkau tidak memiliki amal kebaikan maka engkau harus memikul beban dosa-dosaku). Dan tentu saja dengan menerima tanggung jawab besar ini, "maka engkau akan menjadi penghuni neraka, dan yang demikian itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim.”[6]

Dari ayat-ayat ini dengan baik dapat disimpulkan bahwa sumber pertama perbedaan, pembunuhan dan pelanggaran dalam dunia kemanusiaan adalah masalah hasud. Dan masalah ini membuat kita mengenal pentingnya (untuk mengetahui dan menghindar dari) akhlak tercela ini dan pengaruh luar biasanya atas pelbagai kejadian dan peristiwa sosial dalam masyarakat umat manusia.[7][IQuest]



[1]. Qs. Al-Maidah (5):27

[2]. "Qala Laaqtulannaka." (Qs. Al-Maidah [5]:27)

[3]. "Qala Innama YataqabbaluLlah minal a-Muttaqin." (Qs. Al-Maidah [5]:27)

[4]. "Lain bastathta ilayya yadaka Litaqtulani ma Ana bibasith Yadaya Ilaika Liaqtulaka. nni AkhafaLlaha Rabbul Alamin." (Qs. Al-Maidah [5]:27)

[5]. "Inni uridu an tabua biitsmi wa itsmak." (Qs. Al-Maidah [5]:29)

[6]. "Fatakuna min ashabinnar wa dzalika jazau al-Zhalimin." (Qs. Al-Maidah [5]:29)

[7]. Silahkan lihat, Tafsir Nemune, jil. 4, hal. 346; Terjemahan Persia Tafsir al-Mizan, jil. 5, hal. 491; Min Huda al-Qur'an, jil. 2, hal. 353. Dalam Tafsir Min Huda al-Qur'an karya Sayid Muhammad Taqi Mudarrisi, kita membaca, "Sesungguhnya Qabil tidak membunuh saudaranya dikarenakan hukum pertarungan siapa yang kuat (struggle of the fittest) sebagaimana yang diklaim oleh mazhab Darwinisme, juga tidak dikarenakan ingin mendapatkan wanita yang jelita sebagaimana yang diklaim mazhab Freudisme, juga bukan karena adanya tarbiyah yang buruk dan tekanan sosial. Atau pertarungan kelas atau selainnya sebagiamana yang diklaim oleh mazhab-mazhab sosial. Tidak. Qabil membunuh Habil karena kecintaannya untuk meninggi (isti'la) dan lantaran hasud yang membakarnya.

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Tolong Anda jelaskan tengan Masjid Jamkaran dan sebab pendiriannya
    2723 Situs-situs Bersejarah 2010/07/21
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda memilih jawaban detil ...
  • Menurut al-Quran apakah yang menjadi penyebab adanya perbedaan dan perpecahan dalam agama?
    693 Tafsir 2015/05/20
    Kalimat “baghyan bainahum” merupakan kata kunci ayat ini. “Baghi” secara leksikal (lughawi) bermakna hasad dan zalim. Oleh itu, Allah Swt menegaskan bahwa salah satu sebab asli perbedaan antara hak dan agama Ilahi adalah hasud dan kezaliman yang dilancarkan oleh beberapa orang atas orang lain. Hal ini disebabkan ...
  • Apakah mustahil pada suatu saat, kekuasaan Imam Zaman ajf juga mengalami keruntuhan?
    3003 Al-Quran 2009/02/19
    Pada masa kekuasaan Imam Zaman Ajf, hal semacam itu tidak mungkin terjadi. Karena keruntuhan yang dialami oleh para penguasa itu disebabkan tirani, kekejaman dan penyimpangan mereka dari prinsip-prinsip keadilan atau disebabkan karena penipuan mereka dan kedengkian masyarakat terhadap pemerintahan. Faktor-faktor seperti itu tidak mungkin terjadi pada masa kekuasaan ...
  • Apa hakikat Muhammadiyah itu?
    8848 Irfan Praktis 2010/06/08
    Hakikat nur Muhammadiyah atau “Hakikat Muhammadiyah” dalam terminologi Irfan adalah entitas permanen Muhammadi yang berada di puncak entitas-entitas permanen (a’yan tsâbitah) dan terealisasi dengan tajalli (manifestasi) unggul Ilahi kemudian menjadi media penampakan seluruh kebaikan dan keberkahan di alam semesta dan keberadaan. Terminologi ini ...
  • Apakah para Imam Maksum As memiliki seluruh kesempurnaan ataukah mereka melewati tahapan-tahapan kesempurnaan di dunia?
    3094 Teologi Klasik 2010/01/05
    Para maksum, nabi dan para imam suci As adalah manusia sebagaimana manusia lainnya, dari sisi ini mereka tidak berbeda dengan masyarakat lainnya, dan ini adalah hakikat yang juga ditegaskan dalam al-Quran al-Karim.Oleh karena itu, para ...
  • Apakah pertanyaan yang akan diajukan pada hari Kiamat itu bersifat umum? Lantas pertanyaan apa yang akan diajukan kepada para nabi?
    4830 Neo-Teologi 2010/06/07
    Salah satu masalah yang mengemuka ihwal hari Kiamat dalam teks-teks agama adalah tanya-jawab pada hari tersebut. Apa yang dapat disimpulkan dari ayat dan riwayat adalah bahwa tanya-jawab ini bersifat umum dan menyeluruh. Bahkan para nabi Ilahi juga tidak terkecualikan dari tanya-jawab ini. Tanpa ...
  • Disebutkan bahwa para imam itu adalah nama-nama indah Tuhan (asma al-husna) di muka bumi. Apa maknanya?
    1646 Teologi Klasik 2013/12/09
    Riwayat seperti ini sejatinya tengah menyinggung sebuah masalah yang penjelasan dan ulasannya harus dikaji pada Filsafat Hikmah (Hikmah Muta'âliyah) dan irfan teoritis (irfân nazhari). Namun demikian kami akan menyebutkan dua poin penting sebagai berikut: Manusia sempurna (insan kamil) adalah manifestasi teragung (tajalli a'zham) atau penampakan ...
  • Apa makna kaidah fikih yang menyatakan al-hâkim wali al-mumtani’ ?
    2984 Hukum dan Yurisprudensi 2012/02/14
    Definisi dan makna jelas dan ringkas kaidah ini adalah bahwa penguasa kaum Muslimin dapat memaksa seseorang yang menolak memenuhi hak-hak (dalam artian umum) seseorang untuk memenuhi hak-hak tersebut. Tanpa harus merujuk terlalu panjung dan jeluk pada turats fikih (litetarur fikih),kaidah ini  akan meyakinkan manusia pada kesimpulan bahwa otoritas (wilayah) ...
  • Mengapa orang wajib bertaklid kepada para marja?
    2815 Hukum dan Yurisprudensi 2010/10/21
    Yang dimaksud dengan taklid adalah merujuknya seorang non-ahli, dalam sebuah masalah keahlian dan spesialisasi, kepada seorang ahli. Dalil terpenting atas keharusan bertaklid dalam masalah agama adalah poin rasional ini yang menandaskan bahwa seorang non-ahli harus merujuk kepada seorang ahli dalam masalah-masalah keahlian dan spesialisasi. Di ...
  • Apakah para Imam Maksum juga melakukan praktik mut'ah (pernikahan sementara)?
    5435 Sirah Para Maksum As 2009/10/17
    Pernikahan sementara merupakan salah satu tradisi (sunnah) dalam Islam yang dibolehkan secara syar'i dalam al-Qur'an yang menegaskan kehalalalan pernikahan ini. Sebagaimana hal ini disebutkan dalam surah al-Nisa (4) ayat 24. Sedemikian sehingga berdasarkan ayat tersebut orang-orang beriman dapat memanfaatkan pernikahan seperti ini sekiranya dipandang perlu dan ada keinginan ...

Populer Hits

  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    181948 Teologi Klasik 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    148586 Teologi Klasik 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    132038 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    106115 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    104425 تاريخ بزرگان 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    102020 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    96792 تاريخ بزرگان 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    87748 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apakah ada ayat al-Quran yang menjelaskan tentang kaum Israel dan Palestina?
    68063 Tafsir 2013/10/26
    Sebagaimana yang Anda ketahui bahwa “negara” Israel tidak memiliki sejarah yang panjang. “Negara” Israel berdiri pada beberapa dasawarsa terakhir dengan mencaplok tanah Palestina. Kawasan ini bernama Palestina dan Suriah yang telah dikenal sebelumnya dalam sejarah. Adapun tentang wilayah Palestina sebagian ahli tafsir berkata, “Yang dimaksud dengan tanah ...
  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    67300 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...

Jejaring