Advanced Search
Hits
3741
Tanggal Dimuat: 2010/02/17
Ringkasan Pertanyaan
Mengapa Qabil membunuh Habil?
Pertanyaan
Mengapa Qabil membunuh Habil?
Jawaban Global

Dari ayat-ayat al-Qur'an dapat disimpulka n bahwa sebab pembunuhan Habil oleh Qabil adalah adanya sifat tercela hasud yang membakar Qabil yang berujung pada terbunuhnya Habil dalam keadaan teraniaya.

Jawaban Detil

Al-Qur'an menuturkan kisah anak-anak Adam dan pembunuhan satu dengan yang lainnya sebagai berikut: "Ceriterakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, lalu diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil)."[1] Hal ini yang menjadi sebab saudara yang tidak diterima amalannya (Qabil), mengancam membunuh saudara yang lainnya (Habil) dan bersumpah "Ia (Qabil) berkata, “Aku pasti membunuhmu!”[2] Namun saudaranya (Habil) memberikan nasihat dan berkata, "Apabila demikian adanya, bukanlah salahku, melainkan salahnya berpulang kepadamu dimana perbuatanmu tidak disertai dengan takwa. “Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa."[3]

Kemudian Habil menambahkan: "Sungguh kalau kamu menjulurkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menjulurkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan semesta alam."[4] (Qs. Al-Maidah [5]:28)

Di samping itu, saya tidak ingin memikul dosa orang lain, "Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri."[5] (Lantaran apabila engkau mengamalkan ancamanmu (dan membunuhku) maka beban dosa yang telah kulakukan pada masa lalu akan jatuh di pundakmu; karena engkau telah membunuhku dan engkau harus membayar tebusannya dan karena engkau tidak memiliki amal kebaikan maka engkau harus memikul beban dosa-dosaku). Dan tentu saja dengan menerima tanggung jawab besar ini, "maka engkau akan menjadi penghuni neraka, dan yang demikian itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim.”[6]

Dari ayat-ayat ini dengan baik dapat disimpulkan bahwa sumber pertama perbedaan, pembunuhan dan pelanggaran dalam dunia kemanusiaan adalah masalah hasud. Dan masalah ini membuat kita mengenal pentingnya (untuk mengetahui dan menghindar dari) akhlak tercela ini dan pengaruh luar biasanya atas pelbagai kejadian dan peristiwa sosial dalam masyarakat umat manusia.[7][IQuest]



[1]. Qs. Al-Maidah (5):27

[2]. "Qala Laaqtulannaka." (Qs. Al-Maidah [5]:27)

[3]. "Qala Innama YataqabbaluLlah minal a-Muttaqin." (Qs. Al-Maidah [5]:27)

[4]. "Lain bastathta ilayya yadaka Litaqtulani ma Ana bibasith Yadaya Ilaika Liaqtulaka. nni AkhafaLlaha Rabbul Alamin." (Qs. Al-Maidah [5]:27)

[5]. "Inni uridu an tabua biitsmi wa itsmak." (Qs. Al-Maidah [5]:29)

[6]. "Fatakuna min ashabinnar wa dzalika jazau al-Zhalimin." (Qs. Al-Maidah [5]:29)

[7]. Silahkan lihat, Tafsir Nemune, jil. 4, hal. 346; Terjemahan Persia Tafsir al-Mizan, jil. 5, hal. 491; Min Huda al-Qur'an, jil. 2, hal. 353. Dalam Tafsir Min Huda al-Qur'an karya Sayid Muhammad Taqi Mudarrisi, kita membaca, "Sesungguhnya Qabil tidak membunuh saudaranya dikarenakan hukum pertarungan siapa yang kuat (struggle of the fittest) sebagaimana yang diklaim oleh mazhab Darwinisme, juga tidak dikarenakan ingin mendapatkan wanita yang jelita sebagaimana yang diklaim mazhab Freudisme, juga bukan karena adanya tarbiyah yang buruk dan tekanan sosial. Atau pertarungan kelas atau selainnya sebagiamana yang diklaim oleh mazhab-mazhab sosial. Tidak. Qabil membunuh Habil karena kecintaannya untuk meninggi (isti'la) dan lantaran hasud yang membakarnya.

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Tolong jelaskan tipologi para imam yang dijelaskan Al-Qur’an?
    4225 Neo-Teologi 2010/04/08
    Dalam Al-Qur’an, imâmah (yang bermakna kepemimpinan manusia di masyarakat) terdapat dua jenis: Pertama, para “imam nûr” yang merupakan para pemimpin Ilahi dan saleh. Kedua, para “imam nâr” yang merupakan para pemimpin kekafiran dan kesesatan. Dalam Al-Qur’an, disebutkan pelbagai tipologi untuk para “imam nûr” di antaranya, “kemaksuman, memberi petunjuk, mendapat petunjuk, ...
  • Dengan bersandar pada ayat dan riwayat, apakah dapat disebutkan bahwa zaman itu terbatas hanya pada dunia ini dan tidak ada zaman di akhirat?
    71 Teologi Klasik 2014/08/23
    Kata zaman memiliki banyak makna dan penggunaan. Kata ini dalam terma filsafat terkhusus pada entitas-entitas material. Menurut hemat filosof, zaman itu adalah satuan gerak benda. Karena itu, ia hanya terkhusus pada entitas-entitas material. Namun terkadang yang dimaksud dengan zaman itu adalah mutlak ekstensi (imtidâd). Berdasarkan hal ini, zaman juga berlaku ...
  • Mengapa hari Sabtu merupakan hari hukuman bagi umat Yahudi? Apakah hari minggu juga dianggap sebagai hari hukuman bagi umat Kristiani?
    6548 Teologi Klasik 2012/05/15
    Salah satu persoalan yang dilarang dalam ajaran-ajaran agama adalah mencari-cari dalil dan alasan untuk perbuatan-perbuatan salah. Al Qur’an menyebut dan memperkenalkan sebagian umat Yahudi yang melanggar hukum itu sebagai “ash-hab sabt” serta mengutuk mereka, karena mencari dan berburu ikan pada hari sabtu itu hukumnya haram bagi mereka dan pada hari ...
  • Apa tafsir redaksi ayat, “Iyyaka Na’budu wa Iyyakan Nasta’in?”
    5846 Tafsir 2012/05/15
    Terjemahan ayat “Iyyaka Na’budu wa Iyyakan Nasta’in” adalah “(Tuhan kami) Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan.”[1] Ibadah kepada Allah Swt adalah menunjukkan bahwa Anda dimiliki oleh Allah Swt.[2] Isti’ânah (memohon pertolongan), meminta hal-hal yang bersifat spiritual dan maknawiyat dan ‘aun.[3] Sementara ‘aun bermakna mutlak pertolongan dan bantuan.[4] Ayat-ayat ...
  • Apa hubungan yang terajut di antara agama dan kebudayaan?
    6662 Neo-Teologi 2009/10/17
    Menjelaskan hubungan yang terjalin di antar agama dan kebudayan dapat dilakukan dengan mengenal secara utuh esensi, tujuan dan peran agama dan kebudayaan dalam masyarakat.Meski sebagian orang mengingkari adanya hubungan antara agama dan kebudayaan namun sejatinya pandangan ini tidak memiliki dasar dan pijakan. Adapun perkara bahwa sebagian unsur dari kebudayaan lantaran ...
  • Bagaimana adab pinjam-meminjam dalam Islam?
    12943 Akhlak Praktis 2011/08/20
    Dalam ajaran-ajaran agama kita terdapat adab-adab dan syarat-syarat ketika kita memberikan pinjaman kepada saudara-saudara mukmin. Adab-adab dan syarat-syarat tersebut adalah sebagai berikut:1.     Memberikan pinjaman disertai dengan keikhlasan.2.     Memberikan pinjaman dengan hati yang riang dan rela.3.     Pinjaman harus bersumber dari harta yang halal.4.     Pinjaman yang diserahkan harus dicatat.5.     Seseorang yang memberikan ...
  • Apakah waktu sholat jamaah imam membaca Al-Fatihah, kita ikut membaca dalam hati atau hanya mendengarkan?
    953 Macam-macam 2013/11/27
    Apabila makmum mendengarkan bacaan Imam pada salat Subuh, Maghrib dan Isya maka ia tidak boleh membaca surah al-Fatihah dan surah setelah al-Fatiha. Apabila ia tidak mendengarnya maka dianjurkan (mustahab)[1] baginya untuk membaca surah al-Fatihah dan surah setelahnya secara pelan. Adapun pada salat-salat Dhuhur dan Ashar ia harus senantiasa meninggalkan bacaan ...
  • Mengingat bahwa Allah Swt tidak akan dapat dilihat, lantas apa maksud dari “Lamahjubun” yang disebutkan dalam surah al-Muthaffifin?
    2370 Tafsir 2012/02/13
    Penggunaan kata “hijâb” tidak serta merta bermakna hijab material; karena dengan memperhatikan dalil-dalil rasional (aqli) dan referensial (naqli) kita tidak akan pernah dapat menyebut Allah Swt sebagai materi.[1] Karena itu, penggunaan redaksi kata “hijâb” pada ayat yang dimaksud tidak dapat dimaknai sebagai materi. Sebagaimana pada ayat-ayat lainnya juga menggunakan redaksi ...
  • Seorang pasien yang tidak mampu menunaikan puasa selama beberapa bulan Ramadhan, berapa banyakkah puasa yang harus ia bayar setelah ia sembuh?
    1821 Hukum dan Yurisprudensi 2011/08/06
    Dalam Taudhih al-Masâil disebutkan, “Apabila seseorang tidak berpuasa karena mengidap sakit dan sakit tersebut terus berlanjut hingga bulan Ramadhan tahun berikutnya maka tidak wajib baginya untuk meng-qadhâ puasa-puasa yang tidak dikerjakannya. (Sebagai gantinya) Ia harus menyerahkan sepuluh sir (750 gram) makanan yaitu gandum atau beras kepada fakir setiap harinya..”[1]Karena itu, ...
  • Bagaimana saya kirim doa untuk arwah anak saya yang gugur dalam kandungan karena tidak tahu harus pakai bin atau binti?
    5287 Dirayah al-Hadis 2013/06/22
    Anda dapat mendoakan untuknya dengan nama (baik) yang umum digunakan untuk perempuan dan juga untuk lelaki. Dalam sebuah riwayat dari Imam Shadiq As dari Rasulullah Saw: "Berikanlah nama bagi anak-anak kalian yang gugur (dalam kandungan); karena pada hari kiamat tatkala orang-orang diseru dengan nama-namanya, anak-anak yang gugur (dalam kandungan itu) akan ...

Populer Hits

  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    156538 Teologi Klasik 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia yang disebut sebagai “insan atau Nsnas” ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    126351 Teologi Klasik 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga permulaan kiamat ia ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    116054 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    89895 تاريخ بزرگان 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan maqam penghambaan, ilmu ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    83777 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik nikah daim (tetap) ataupun mut’ah (sementara). Hal itu dapat dilakukan dengan syarat-syaratnya ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    69918 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    68294 تاريخ بزرگان 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa. Buntut dari pengepungan ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    64514 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya (musytaq) dalam Al-Qur’an digunakan sebanyak 13 makna.Doa merupakan sebuah bentuk ibadah, karena itu ia juga memiliki syarat-syarat positif ...
  • Apakah ada ayat al-Quran yang menjelaskan tentang kaum Israel dan Palestina?
    57776 Tafsir 2013/10/26
    Sebagaimana yang Anda ketahui bahwa “negara” Israel tidak memiliki sejarah yang panjang. “Negara” Israel berdiri pada beberapa dasawarsa terakhir dengan mencaplok tanah Palestina. Kawasan ini bernama Palestina dan Suriah yang telah dikenal sebelumnya dalam sejarah. Adapun tentang wilayah Palestina sebagian ahli tafsir berkata, “Yang dimaksud dengan tanah suci pada ayat berikut ...
  • Apakah suami dan isteri diwajibkan mengenakan pakaian ketika melakukan senggama?
    48052 Akhlak Praktis 2010/10/12
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda memilih jawaban detil. ...

Jejaring