Advanced Search
Hits
5537
Tanggal Dimuat: 2012/03/14
Ringkasan Pertanyaan
Apakah Anda dapat mengirimkan beberapa hadis standar yang menyebutkan tentang pentingnya jihad dan nilai jihad di jalan Allah dengan menyebutkan literaturnya?
Pertanyaan
Tolong tuliskan beberapa hadis standar yang menyebutkan tentang pentingnya jihad dan nilai jihad di jalan Allah dengan menyebutkan literaturnya?
Jawaban Global
Amirul Mukminin Ali As bersabda, “Jihad adalah salah satu pintu surga yang telah dibukakan Allah bagi sahabat-sahabat-Nya yang utama. la adalah baju takwa dan perisai pelindung dari Allah, dan perisai terpercaya-Nya. Barangsiapa meninggalkannya maka Allah membusanainya dengan busana kehinaan dan baju bencana. la ditendang dengan hina dan ejekan, dan hatinya ditirai dengan layar [kelalaian]. Hak akan diambil dari dia karena meninggalkan jihad. la akan menderita kehinaan, dan tiada orang yang akan menolongnya."
 
Jawaban Detil
Di samping al-Quran yang menyebutkan tentang keutamaan jihad, juga terdapat banyak riwayat dalam hal ini yang akan kami sebutkan sebagian di antaranya sebagaimana berikut:
  1. Amirul Mukminin Ali As bersabda, “Jihad adalah salah satu pintu surga yang telah dibukakan Allah bagi sahabat-sahabat-Nya yang utama. la adalah baju takwa dan perisai pelindung dari Allah, dan perisai terpercaya-Nya. Barangsiapa meninggalkannya maka Allah membusanainya dengan busana kehinaan dan baju bencana. la ditendang dengan hina dan ejekan, dan hatinya ditirai dengan layar [kelalaian]. Hak akan diambil dari dia karena meninggalkan jihad. la akan menderita kehinaan, dan tiada orang yang akan menolongnya.”[1]
  2. Rasulullah Saw bersabda, “Jibril mengabarkan kepadaku yang dengannya mataku berbinar dan hatiku menjadi riang.” Ia berkata, “Wahai Muhammad! Barang siapa dari kalangan umatmu yang berangkat jihad di jalan Allah maka tiada satu pun tetesan air hujan yang membasahi dirinya dan sakit kepala yang dideritanya kecuali akan memberikan kesaksian untuknya (yang menguntungkan).”[2]
  3. Orang-orang berkata kepada Rasulullah Saw terkait dengan mengapa syahid di dalam kuburnya tidak mendapatkan ujian dan tidak ditanyai sebagaimana penghuni kubur lainnya? Rasulullah Saw, dalam menjawab pertanyaan ini, bersabda, “Pedang-pedang yang berkilapan di atas kepalanya telah mencukupi baginya sebagai ujian.”[3]
  4. Imam Shadiq As bersabda, “Barang siapa yang terbunuh di jalan Allah maka Allah Swt tidak akan mengingat dosa-dosa yang telah ia lakukan.”[4]
  5. Rasulullah Saw bersabda, “Surga memiliki sebuah pintu yang bernama al-Mujahidin dimana (orang-orang yang berjihad di jalan Allah) akan menuju ke arahnya sementara pedang para mujahid menggantung di lehernya dan manusia sedang menanti masa penghitungan, pintu itu akan terbuka untuk mereka dan para malaikat mengucapkan selamat datang kepada mereka. Karena itu barang siapa yang meninggalkan jihad maka Allah Swt akan menjadikannya merasa hina, fakir dan tidak beragama.”[5]
  6. Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib As bersabda, “Kematian mengejar sebagian orang dan sebagian lainnya pergi menjemput kematian! Mereka yang duduk di rumah tidak akan dapat membuat kematian bertekuk lutut dan orang-orang yang lari dari perang juga tidak dapat melindungi dirinya dari kematian. Maka bersegeralah dan janganlah menanti satu sama lain. Karena tiada jalan untuk lari dari kematian. Apabila kalian tidak terbunuh maka kalian akan tetap mati dan demi Zat yang jiwa Ali berada di tangan-Nya, ribuan sabetan pedang ke atas kepalaku lebih mudah bagiku daripada meregang nyawa di atas pembaringan.”[6]
  7. Seseorang datang kepada Rasulullah Saw dan berkata bahwa ia sangat bergairah dan bersemangat untuk pergi jihad! Rasulullah Saw bersabda, “Maka berangkatlah jihad. Karena apabila engkau terbunuh maka engkau akan hidup dan memperoleh rezki di sisi Tuhan. Dan apabila engkau mati secara natural di jalan ini maka ganjaranmu akan berada dalam tanggungan Tuhan dan apabila engkau kembali (dari medan perang) dalam keadaan hidup maka dosa-dosamu akan terhapuskan.”[7] [iQuest]
 

[1]. Nahj al-Balâghah, hal. 69, Khutbah 27, Intisyarat Dar al-Hijrah, Qum, Tanpa Tahun.
فَإِنَّ الْجِهَادَ بَابٌ مِنْ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَتَحَهُ اللَّهُ لِخَاصَّةِ أَوْلِيَائِهِ وَ هُوَ لِبَاسُ التَّقْوَى وَ دِرْعُ اللَّهِ الْحَصِينَةُ وَ جُنَّتُهُ الْوَثِيقَةُ فَمَنْ تَرَكَهُ رَغْبَةً عَنْهُ أَلْبَسَهُ اللَّهُ ثَوْبَ الذُّلِّ وَ شَمِلَهُ الْبَلَاءُ وَ دُيِّثَ بِالصَّغَارِ وَ الْقَمَاءَةِ وَ ضُرِبَ عَلَى قَلْبِهِ بِالْإِسْهَابِ وَ أُدِيلَ الْحَقُّ مِنْهُ بِتَضْيِيعِ الْجِهَادِ وَ سِيمَ الْخَسْفَ وَ مُنِعَ النَّصَف.
[2]. Muhammad Yakub Kulaini, al-Kâfi, jil. 5, hal. 8, hadis 8, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Tehran, 1365 S.
عِدَّةٌ مِنْ أَصْحَابِنَا عَنْ أَحْمَدَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ خَالِدٍ عَنْ أَبِي الْبَخْتَرِيِّ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ص إِنَّ جَبْرَئِيلَ أَخْبَرَنِي بِأَمْرٍ قَرَّتْ بِهِ عَيْنِي وَ فَرِحَ بِهِ قَلْبِي قَالَ يَا مُحَمَّدُ مَنْ غَزَا غَزَاةً فِي سَبِيلِ اللَّهِ مِنْ أُمَّتِكَ فَمَا أَصَابَهُ قَطْرَةٌ مِنَ السَّمَاءِ أَوْ صُدَاعٌ إِلَّا كَانَتْ لَهُ شَهَادَةً يَوْمَ الْقِيَامَة.
[3]. Ibid, jil. 5, hal. 54, hadis 5.
عَلِيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِيهِ عَنِ النَّوْفَلِيِّ عَنِ السَّكُونِيِّ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع قَالَ قِيلَ لِلنَّبِيِّ ص مَا بَالُ الشَّهِيدِ لَا يُفْتَنُ فِي قَبْرِهِ فَقَالَ [النَّبِيُ‏] ص كَفَى بِالْبَارِقَةِ فَوْقَ رَأْسِهِ فِتْنَة
[4]. Ibid, jil. 5, hal. 54, hadis 6.
عَلِيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِيهِ عَنِ النَّوْفَلِيِّ عَنِ السَّكُونِيِّ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع‏ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ص لِلْجَنَّةِ بَابٌ يُقَالُ لَهُ بَابُ الْمُجَاهِدِينَ يَمْضُونَ إِلَيْهِ فَإِذَا هُوَ مَفْتُوحٌ وَ هُمْ مُتَقَلِّدُونَ سُيُوفَهُمْ وَ الْجَمْعُ فِي‏ الْمَوْقِفِ وَ الْمَلَائِكَةُ تُرَحِّبُ بِهِمْ فَمَنْ تَرَكَ الْجِهَادَ أَلْبَسَهُ اللَّهُ ذُلًّا فِي نَفْسِهِ وَ فَقْراً فِي مَعِيشَتِهِ وَ مَحْقاً فِي دِينِه.  
[5]. Ibid, jil. 5, hal. 2, hadis 2.
عَلِيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِيهِ عَنِ النَّوْفَلِيِّ عَنِ السَّكُونِيِّ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع‏ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ص لِلْجَنَّةِ بَابٌ يُقَالُ لَهُ بَابُ الْمُجَاهِدِينَ يَمْضُونَ إِلَيْهِ فَإِذَا هُوَ مَفْتُوحٌ وَ هُمْ مُتَقَلِّدُونَ سُيُوفَهُمْ وَ الْجَمْعُ فِي‏ الْمَوْقِفِ وَ الْمَلَائِكَةُ تُرَحِّبُ بِهِمْ فَمَنْ تَرَكَ الْجِهَادَ أَلْبَسَهُ اللَّهُ ذُلًّا فِي نَفْسِهِ وَ فَقْراً فِي مَعِيشَتِهِ وَ مَحْقاً فِي دِينِه
[6]. Abu Ja’far Thusi, Al-Amâli, jil. 1, hal. 216, hadis 378, Intisyarat Dar al-Tsaqafah, Qum, 1414 H.
عَنْ أَمِيرِ الْمُؤْمِنِينَ ع قَالَ الْمَوْتُ طَالِبٌ وَ مَطْلُوبٌ لَا يُعْجِزُهُ الْمُقِيمُ وَ لَا يَفُوتُهُ الْهَارِبُ فَقَدِّمُوا وَ لَا تَتَّكِلُوا فَإِنَّهُ لَيْسَ عَنِ الْمَوْتِ مَحِيصٌ إِنَّكُمْ إِنْ لَمْ تُقْتَلُوا تَمُوتُوا وَ الَّذِي نَفْسُ عَلِيٍّ بِيَدِهِ لَأَلْفُ ضَرْبَةٍ بِالسَّيْفِ عَلَى الرَّأْسِ أَهْوَنُ‏ مِنْ مَوْتٍ عَلَى فِرَاش
 
[7]. Muhammad bin Mas’ud ‘Ayyasyi, Tafsir al-‘Ayyâsyi, jil. 1, hal. 206, hadis 152, Capkhaneh Ilmiyah, Tehran, 1380 H.
عَنْ جَابِرٍ عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ ع قَالَ أَتَى رَجُلٌ رَسُولَ اللَّهِ ص فَقَالَ إِنِّي رَاغِبٌ نَشِيطٌ فِي الْجِهَادِ قَالَ فَجَاهدْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَإِنَّكَ إِنْ تُقْتَلْ كُنْتَ حَيّاً عِنْدَ اللَّهِ تُرْزَقُ وَ إِنْ مِتَّ فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُكَ عَلَى اللَّهِ وَ إِنْ رَجَعْتَ خَرَجْتَ مِنَ الذُّنُوبِ إِلَى اللَّه.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah perbedaan antara akal, pikiran dan mantik?
    5678 Mengenal Bahasa
    Akal memiliki makna yang banyak salah satu maknanya adalah kekuatan memahami dan berfikir.[1] Berfikir juga memiliki makna yang beragam: tafakur, ta’ammul, takut, stress, berfikir dan segala sesuatu yang didasari atas kesadaran berfikir secara sadar[2] Logika atau mantik adalah kumpulan aturan-aturan yang ...
  • Apakah Ibnu Taimiyah itu seorang muhaddits (Ahluhadits)?
    10028 Dirayah al-Hadits
    Gelar muhaddits berbeda dengan Ahluhadits. Muhaddits adalah seseorang yang dalam ilmu hadis berfungsi sebagai media dalam periwayatan atau memiliki kitab mustanad (yang memiliki sandaran standar) dalam hadis. Adapun Ahluhadits adalah sekelompok orang yang memiliki keyakinan khusus dalam pelbagai masalah teologis. Akan tetapi ...
  • Tolong jelaskan tentang penafsiran ayat “Dialah yang Pertama dan Akhir, Lahir dan Batin” itu?
    34038 Tafsir
    Dalam al-Quran, Allah Swt diperkenalkan sebagai berikut: «هُوَ الْأَوَّلُ وَ الاَخِرُ وَ الظَّاهِرُ وَ الْبَاطِنُ وَ هُوَ بِکلُ‏ِّ شىَ‏ْءٍ عَلِیمٌ». “Dia-lah Yang Maha Awal dan Yang Maha Akhir, Yang Maha Lahir dan Yang Maha Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Qs al-Hadid [57]:3) Sehubungan dengan ...
  • Benarkah bahwa salat ghufailah mengandung sebuah keutamaan sehingga siapa pun yang melaksanakannya maka ia mendapat ampunan termasuk Yazin bin Muawiyah?
    7105 Dirayah al-Hadits
    Hadis semacam ini tidak ditemukan dalam kitab-kitab hadis primer manapun dan bahkan kami tidak menemukan konteks riwayat seperti ini dalam kitab-kitab hadis. Di samping itu terdapat beberapa hal yang dapat dikritiki atas hadis ini: Tidak adanya kesesuaian antara kejahatan dan bentuk serta cara taubat darinya.
  • Apa hukumnya sikat gigi di kamar mandi dan kolam renang?
    8017 Kebersihan Personal
    Dalam agama Islam, setiap orang dianjurkan untuk memperhatikan kebersihan dan kesehatan badan.[1] Salah satunya adalah menyikat gigi yang banyak dianjurkan dalam ajaran-ajaran agama. Sikat gigi pada masa Rasulullah Saw dan para Imam Maksum As, meski menggunakan sebatang kayu dari pohon khusus, namun secara pasti, ...
  • Apakah mikraj itu? Apakah nabi-nabi lain selain Rasul Saw juga melakukan mikraj?
    13891 Isra dan Mikraj
    Mikraj dalam bahasa Arab memiliki makna alat atau perantara yang dengan bantuannya bisa menaik ke atas, akan tetapi dalam riwayat-riwayat dan tafsir, kata ini berkaitan dengan perjalanan jasmani Rasulullah Saw dari Mekah ke Baitul Muqaddas, dan dari sana ke langit, setelah itu kembali lagi ke negerinya sendiri.
  • : Apakah dalam pandangan ajaran-ajaran Islam juga menyoroti masalah hak-hak makhluk-makhluk lainnya selain manusia?
    7227 Dirayah al-Hadits
    Dalam literatur-literatur agama, terdapat banyak riwayat yang dapat disimpulkan bahwa hak-hak tidak semata-mata menyangkut manusia, melainkan juga mencakup makhluk-makhluk Tuhan lainnya. Hak-hak tersebut harus dipenuhi sebagaimana hak-hak yang berhubungan dengan manusia. Sebagai contoh, pada “Man La Yahdhuruhu al-Faqih” dalam sebuah bagian dengan judul “Haq al-Dâbba ‘ala Shahibihi” (Hak-hak hewan ...
  • Apa yang menjadi tujuan penciptaan manusia?
    34906 Kalam Jadid
    Firkah Saksi-saksi Yehuwa adalah sebuah firkah yang terdapat dalam ajaran Kristen yang berpandangan menyimpang terkait dengan tujuan penciptaan manusia, penampakan nama-nama (asma) dan sifat-sifat Tuhan di alam semesta demikian juga tentang manusia dan agama. Tujuan penciptaan adalah untuk beribadah dan menyembah Tuhan. Untuk merealisasikan tujuan ini, realisasi tujuan tersebut ...
  • Apabila devisa tidak diboyong keluar negeri apakah sistem-sistem Gold Quiz tetap bermasalah di Iran?
    7855 Hukum dan Yurisprudensi
    Sistem-sistem perdagangan seperti Gold Quiz dan perusahan-perusahan lain yang serupa menyimpan seabrek problematika dari sudut pandang syariat, fikih dan ekonomi. Salah satu problem ini adalah keluarnya sejumlah besar devisa dari dalam negeri dan apabila keluarnya devisa dalam perusahaan-perusahaan ini dapat dicegah maka hanya satu dari problema tersebut yang dapat ...
  • Menurut al-Qur’an bagaimanakah manusia itu diuji?
    79288 Tafsir
    Allah Swt dalam al-Qur’an berfirman, “Aku mencipta manusia supaya Aku menguji di antara mereka siapa yang paling baik amalnya” yang dimaksud dengan ujian dan cobaan yang digeral Tuhan tentu berbeda dengan pelbagai ujian yang diselenggarakan manusia. Ujian-ujian yang diselenggarakan manusia adalah untuk mengenal lebih baik dan menghilangkan keburaman dan ...

Populer Hits