Advanced Search
Hits
11536
Tanggal Dimuat: 2011/02/15
Ringkasan Pertanyaan
Mengingat bahwa kebanyakan hadis di kalangan Ahlusunnah dikumpulkan pasca masa pemerintahan Bani Umayyah lantas bagaimana Anda orang-orang Syiah memandang bahwa “Muawiyah telah mendirikan pabrik pembuatan hadis-hadis?”
Pertanyaan
Kalian orang-orang Syiah berpandangan bahwa “Muawiyah – yang diangkat menjabat khalifah Syam oleh Umar – telah mendirikan pabrik pembuatan hadis dan alih-alih bersandar pada seluruh sanad dan bukti-bukti yang terdapat pada al-Qur’an dan sejarah Ahlusunnah bersandar pada hadis-hadis seperti ini. Padahal ucapan Anda ini menunjukkan bahwa di samping Anda sama sekali tidak memiliki informasi tentang sejarah Islam, Anda juga tidak memiliki secuil informasi pun tentang Ushul Fikih, Ilmu Dirayah, Riwayat dan Hadis. Karena itu ada baiknya Anda ketahui bahwa kebanyakan hadis-hadis dikumpulkan dan diklasifikasikan pada masa pasca Bani Umayyah. Pemerintahan Bani Umayyah juga pada tahun 132 H telah mengalami keruntuhan sementara Bukhari (wafat 256 H) dan Imam Malik (wafat 150 H) dan yang lainnya pasca keruntuhan Bani Umayyah. Karena itu kitab-kitab hadis ditulis pada masa pemerintahan Bani Abbasiyah yang naik tampuk kekuasaan dengan slogan (pembelaan) terhadap Ahlulbait.
Jawaban Global

Seusai dengan beberapa laporan sejarah yang tidak mengandung secuil pun keraguan bahwa Umar melarang adanya penulisan hadis. Karena itu, tiada sanad tertulis di kalangan kaum Muslimin dan dari sisi lain, terdapat juga beberapa motivasi yang diperlukan untuk memalsukan pelbagai keutamaan-keutaman palsu dan mereka banyak menyediakan fasilitas harta benda untuk hal ini, pasar pembuatan hadis merajalela dan hadis-hadis juga setelah itu telah dikodifikasi berdasarkan riwayat-riwayat yang disebarkan oleh Bani Umayyah. Para penguasa Bani Abbasiyah juga meski meraih tampuk kekuasaan dengan dalih pembelaan terhadap Ahlulbait namun pada kelanjutannya arah yang ditujunya sama dengan arah yang dilalui oleh Bani Umayyah lantaran kalau tidak demikian seharusnya mereka menyerahkan pemerintahan dan kekuasaan kepada Ahlulbait dan para pengikutnya, bahkan sebagian ulama meyakini bahwa kejahatan Bani Abbasiyah jauh lebih besar ketimbang kejahatan Bani Umayyah.

Jawaban Detil

Menyimak beberapa poin berikut ini akan dapat membantu kita menyelesaikan persoalan yang ada:

1. Penulisan hadis dilarang atas perintah Umar bin Khattab [1] dan karena itu kaum Muslimin tidak memiliki sebuah sanad yang tertulis. Di samping itu, terdapat banyak motivasi di kalangan penguasa Bani Umayyah dalam menciptakan pelbagai keutamaan buatan dan mereka banyak menyediakan fasilitas untuk teralisirinya tujuan ini. Pasar hadis tumbuh berkembang dan hadis-hadis yang setelah itu mengalami kodifikasi adalah hadis-hadis yang berdasarkan riwayat-riwayat yang disebarkan oleh Bani Umayyah.

Ibnu Abi al-Hadid menukil dari Abu al-Hasan Ali bin Muhammad bin Abu Saif Madaini dalam kitab “Al-Ihdâts” [2] bahwa Muawiyah setelah ‘Am al-Jama’ah (tahun persatuan) mengumumkan dalam sebuah surat kepada para gubernurnya bahwa ia tidak memiliki perjanjian terkait dengan siapa saya yang menyampaikan keutamaan-keutamaan Abu Turab (Baginda Ali bin Abi Thalib As) dan Ahlulbaitnya. Hingga ia berkata, “(Muawiyah) menulis kepada para gubernurnya untuk menyeru kepada masyarakat untuk menukil riwayat ihwal keutamaan Utsman, sahabat dan tiga khalifah pertama dan terkait dengan hadis yang memuji Ali As maka diajukan hadis yang bertentangan dengannya yang memuji para sahabat lainnya. Surat Muawiyah telah dibacakan kepada masyarakat, harta dibagikan untuk keperluan ini dan banyak hadis buatan yang menyebutkan keutamaan mereka diriwayatkan dan secara luas diajarkan kepada anak-anak dan putra-putra mereka dan mereka sebagaimana belajar al-Qur’an, juga belajar tentang hadis-hadis buatan tersebut. Para juris, hakim dan pemangku jabatan melanjutkan metode ini. Seburuk-buruk manusia yaitu para pembaca yang riya dan orang-orang mustadh’afin yang menyatakan zuhud dan khusyu serta membuat hadis-hadis sehingga mendapatkan kedudukan di hadapan para pemangku jabatan dan memperoleh harta melalui jalan ini sehingga riwayat-riwayat ini sampai di tangan orang-orang beragama yang memandang haram dusta dan tuduhan, lalu menerima dan meriwayatkan hadis-hadis (buatan) tersebut. Kemudian berkata, “Ibnu ‘Arafah yang dikenal dengan Nafthuyah [3] yang merupakan pembesar dan muhaddis paling pandai dalam sejarahnya, juga menukil hal-hal seperti ini. [4]

Dengan memperhatikan masalah-masalah seperti ini, mayoritas keutamaan Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib As tertutup, kendati sebagian dari keutaman tersebut tidak terjangkau oleh para musuh dan mereka tidak dapat menghalangi kaum Muslimin untuk menjangkaunya, hal ini merupakan inayah Tuhan kepada wali-Nya dan agama hanif Islam. Apa yang ditunjukkan dari penyembunyian selaksa keutamaan Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib As adalah masalah yang dinukil Bukhari dari Abu Ishak, “Seseorang bertanya kepada Bara’a - pada waktu itu juga saya mendengarnya - : Apakah Ali hadir pada waktu perang Badar? Katanya, “Terang dan nyata.” [5] Apa engkau mengira kedudukan Amirul Mukminin pada perang Badar, tersembunyi sebagaimana pada awal-awal kemunculan Islam sehingga harus ditanyakan? Perang Badar di pundak Ali dan berkat pedangnyalah tercapai kemenangan.” Hal ini menunjukkan usaha orang-orang untuk menyembunyikan selaksa keutamaan Imam Ali yang berada pada tataran semaksimal mungkin untuk menutupinya dan apabila mereka meriwayatkannya dalam hal ini maka riwayat tersebut tidak sempurna dan menyeluruh. [6]

Sebagai contoh peritistiwa ini dapat dijadikan sebagai contoh, Muawiyah menyerahkan sebanyak empat ratus ribu Dirham dari Baitul Mal kepada Samra bin Jundab supaya ia berceramah di hadapan masyarakat Syam (Suriah) dan berkata kepada mereka bahwa ayat, “ Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan ia mempersaksikan kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, padahal ia adalah penantang yang paling keras. Dan apabila ia berpaling pergi (darimu), ia berjalan di muka bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kerusakan. ” (Qs. Al-Baqarah [2]:204-205) Diturunkan berkenaan dengan Ali bin Abi Thalib As dan demikian juga Samrah harus berkata bahwa ayat, “Dan di antara manusia ada orang yang rela menjual (mengurbankan) dirinya karena mencari keridaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.” (Qs. Al-Baqarah [2]:207) diturunkan berhubungan dengna Ibnu Muljam.” [7]

Dalam hal ini ada baiknya Anda, pengguna budiman, merujuk pada dua kitab [8] Mahmud Abu Rayyah yang merupakan ulama terkemuka Ahlusunnah di Universitas al-Azhar, dan menelaah dua kitab tersebut dengan baik. Beliau dalam kitab “Adhwâ’ ‘ala al-Sunnah al-Muhammadiyah menulis, “Para peneliti bersepakat bahwa permulaan penetapan hadis dilakukan pada akhir-akhir masa pemerintahan Utsman dan karena khilafah jatuh di tangan Ali As maka penetapan hadis mencapai puncaknya pada masa pemerintahan bani Umayyah.” [9]

Untuk telaah lebih jauh atas orang-orang yang membuat hadis, silahkan lihat, Indeks: Keperibadian Abu Hurairah dalam Pandangan Sahabat, Pertanyaan 8972 (Site: 8953)

2. Para penguasa Bani Abbasiyah juga meski meraih tampuk kekuasaan dengan dalih “pembelaan” terhadap Ahlulbait namun pada kelanjutannya arah yang ditujunya sama dengan arah yang dilalui oleh Bani Umayyah lantaran kalau tidak demikian seharusnya mereka menyerahkan pemerintahan dan kekuasaan kepada Ahlulbait dan para pengikutnya, bahkan sebagian ulama meyakini bahwa kejahatan Bani Abbasiyah jauh lebih besar ketimbang kejahatan Bani Umayyah. [10]

Akhir kata ada baiknya kita ketahui bahwa Allamah Amini Ra, dalam kitabnya Al-Ghadir, jil. 10, mengemukakan pembahasan yang menarik dan menyeluruh. Beliau menghitung kurang lebih tujuh ratus orang periwayat Ahlusunnah yang merupakan pendusta dan pembuat hadis (palsu). Dan hanya empat puluh tiga orang dari mereka telah menukil sebanyak lima ratus ribu hadis buatan. [11]

Di samping itu, mereka menukil kurang lebih seratus hadis palsu melalui jalur Ahlusunnah yang di dalamnya, tidak hanya khilafah dan pelbagai keutamaan para khalifah, so called, al-rasyidun, tetapi juga kedudukan mulia Muawiyah, Yazid, Manshur Dawaniqi dan para khalifah Bani Umayyah dan Bani Abbasiyah lainnnya mendapatkan penghormatan dan pengagungan!!! [12] [IQuest]

 

 

Indeks-indeks Terkait:

1.     Riwayat Hidup Bukhari dan Kritik atas Al-Jâmi’ al-Shahih (Shahih Bukhari), Pertanyaan 622 (Site: 680).

2.     Ahlusunnah dan Hadis-hadis ihwal Pelbagai Keutamaan Muawiyah dan Yazid, Pertanyaan 2928 (Site: 3186)


[1] . Rincian peristiwa ini Anda dapat telaah pada Kitab al-Ghadir, jil. 6, hal. 417-428, Karya Allamah Amini atau terjemahan al-Ghadir fi al-Kitâb wa al-Sunnah wa al-Âdâb, jil. 12, hal. 192-208. Silahkan lihat software Nur al-Wilâyah, Markaz Tahqiqat Komputeri ‘Ulum Islami.   

[2] . Siyar A’lâm al-Nubalâ’i, 10/400. Târikh Baghdâd, 12/54, Mirât al-Jinân, 2/83, Mu’jam al-Âdâb, 14/124. Al-Kâmil fi al-Târikh, 6/516 dan sebagainya.  

[3] . Siyar A’lâm al-Nubalâ’i, 15/75. Juga pada Târikh Baghdâd, 6/159, Wafayât al-A’yân, 1/47, al-Muntazhim 6/277, al-Wâfi bil Wafayât, 6/130, Mu’jam al-Âdâb, 1/254 dan sebagainya.   

[4] . Syarh Nahj al-Balâghah Ibnu Abi al-Hadid, jil. 11, hal. 44, Software Manhaj al-Nur, Markaz Tahqiqat Komputeri ‘Ulum Islami. Terjemahan Persia al-Ghadir fi al-Kitâb wa al-Sunnah wa al-Âdâb, jil. 21, hal. 43-46. ‘Abaqât al-Anwâr fi Imâmat al-Aimmah al-Athar, jil. 12, hal. 24. Software Nur al-Wilâyah Markaz Tahqiqat.   

[5] . Shahih Bukhâri, jil. 3, Kitâb al-Maghâzi, Bâb Qatl Abi Jahl.   

[6] . Terjemahan Dalâil al-Shidq, jil. 1, hal. 5 & 6.     

[7] . Syarh Nahj al-Balâghah Ibnu Abi al-Hadid, jil. 4, hal. 72.

[8] . Silahkan lihat surat-surat pada Syaikh al-Mudhirah Abu Hurairah dan Adhwâ’ ‘ala al-Sunnah al-Muhammadiyah.   

[9] . Adhwâ’ ‘ala al-Sunnah al-Muhammadiyah, hal. 118-119 dan 126-135, al-Thaba’at al-Khamisah, Muassasah Mathbu’ati Ismailiyyan, Iran, tanpa tahun. Imam Muhammad Abduh dalam “Risâlah Tauhid,” hal. 7 dan 8, cetakan pertama, juga menekankan masalah ini.

[10] . Allamah Mir Hamid Husain Ra dalam hal ini berkata:  

و لم یزل الأمر على ذلک سائر خلافة بنی أمیّة حتى جاءت الخلافة العباسیة، فکانت أدهى و أمرّ و أضرى و أضرّ، و ما لقیه أهل البیت علیهم السّلام و شیعتهم من دولتهم أعظم ممّا مضوا به فی الخلافة الامویة کما قیل: و اللّه ما فعلت أمیّة فیهم معشار ما فعلت بنو العباس‏ ثمّ شبّ الزمان و هرم، و الشأن مضطرب و الشنآن مضطرم، و الدهر لا یزداد إلّا عبوسا، و الأیام لا تبدی لأهل الحق إلّا بؤسا، و لا معقل للشیعة من هذه الخطّة الشنیعة فی أکثر الأعصار و معظم الأمصار إلّا الانزواء فی زوایا التقیّة، و الانطواء على الصبر بهذه البلیة ”.

Silahkan lihat al-Darajât al-Râfi’ah fi Thabaqât al-Syiah, hal. 5-8. ‘Abaqât al-Anwâr fi Imâmat al-Aimmah al-Athar, jil. 12, hal. 24. Nafahât al-Azhâr fi Khulâsha ‘Abaqât al-Anwâr, jil. 15, hal. 42-45.

[11] . Namun hal ini bukan sesuatu yang mengejutkan karena Ibnu Hajar dalam Mukaddimah Fath al-Bâri, hal. 4 mengatakan, Aba Ali Ghasani meriwayatkan dari Bukhari bahwa ia berkata, “Aku mengeluarkan riwayat ini dari kumpulan 600 Ribu hadis dan saya tahu bahwa jumlah riwayat tanpa pengulangan Shahih Bukhâri seluruhnya tidak melebihi 2761 riwayat.

[12] . Terjemahan Persia al-Ghadir fi al-Kitâb wa al-Sunnah wa al-Âdâb, jil. 10, hal. 8.  

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Bagaimana hubungan antara ruh dan badan?
    24109 Filsafat Islam 2011/07/16
    Sekaitan dengan hubungan antara ruh dan badan harus dikatakan bahwa badan merupakan salah satu tingkatan dari beberapa tingkatan nafs dan ruh. Atas dasar itu, pada hakikatnya, badan berada pada jiwa dan ruh bukan ruh yang terdapat pada badan; karena berdasarkan Filsafat Hikmah, dengan ...
  • Apakah sah hukumnya menggunakan dua turbah untuk sujud?
    7668 Hukum dan Yurisprudensi 2011/11/21
    Tempat sujud bagi orang yang mengerjakan salat tidak boleh lebih di atas atau lebih di bawah dari empat jari tertutup dari tempat kedua lututnya...”[1] Karena itu apabila ketinggian dua turbah tidak lebih dari empat jari tertutup maka orang yang mengerjakan salat dapat sujud di atas dua ...
  • Apakah Anda punya tips bagaimana caranya untuk menghindar supaya tidak banyak tertawa khususnya pada bulan Muharram dan Shafar?
    9050 Majelis Duka dan Ziarah 2012/05/10
    Menangis dan tertawa adalah sejenis luapan perasaan dan afeksi batin manusia. Hal ini merupakan tanda-tanda natural dan proses keseimbangan mental manusia. Karena itu, setiap orang harus sampai pada tingkatan matang dan mempelajari adab-adab tertawa dan mengekspresikan kebahagian sehingga tertawa dan luapan kegembiraan menjadi sebuah sifat mulia bagi ...
  • Apa saja kemiripan-kemiripan yang dimiliki oleh Imam Zaman dengan para nabi menurut kitab Mikyâl al-Makârim?
    15576 Tipologi dan Keunggulan Sifat 2012/09/19
    Dalam riwayat-riwayat Islam disebutkan tentang terdapatnya banyak kemiripan-kemiripan fisik dan spiritual yang dimiliki oleh Imam Mahdi Ajf dengan sebagian dari para nabi. Sebagian dari kemiripan-kemiripan ini telah dikumpulkan dalam kitab Mikyâl al-Makârim sebagaimana berikut: Sejumlah dari kemiripan-kemiripan tersebut terdapat pada kitab Mikyâl al-Makârim dan sebagiannya ...
  • Mengapa kita membantu Irak padahal kita sendiri sangat membutuhkan. Masyarakat kita sendiri kesusahan menghadapi harga-harga mahal dan barang-barang langka di pasar?
    7825 Filsafat Politik 2011/05/18
    Pertama: Asas pelbagai bantuan Republik Islam Iran ke negara-negara Muslim adalah bantuan-bantuan moril bukan bantuan-bantuan material dan finansial. Kedua: Apabila terdapat juga bantuan-bantuan materil dan finansial ke negara-negara Muslim lainnya maka hal itu memiliki banyak pengaruh dan manfaat material dan spritual sebagaimana berikut: ...
  • Tolong sebutkan bagi saya sebuah doa untuk menemukan pasangan yang cocok dan bertakwa.
    15542 دعا 2012/09/10
    Allah Swt menjadikan setiap pekerjaan memiliki sebab-sebab tertentu sedemikian sehingga setiap pekerjaan hanya akan memperoleh hasil apabila dikerjakan melalui kanal-kanal sebabnya. Untuk memperoleh jodoh dan pasangan idaman juga demikian caranya. Cara untuk mendapatkan istri idaman memerlukan penelitian dan pengenalan yang tepat dan akurat. Tentu saja ...
  • Apa saja yang menjadi syarat-syarat nikah Mut’ah?
    30335 Hukum dan Yurisprudensi 2010/06/20
    Dalam pandangan Islam, pernikahan, baik pernikahan itu permanen atau temporer (mut’ah) dilangsungkan berdasarkan keridhaan kedua belah pihak. Demikian juga pernikahan temporer seperti pernikahan permanen, hukumnya mubah dan dianjurkan. Namun hal ini tidak bermakna harus dan wajib dilakukan. Atas dasar itu, apabila seorang putri menolak lamaran seorang pria untuk pernikahan ...
  • Shalat Tahiyyat Masjid Jamkaran
    7479 Hukum dan Yurisprudensi 2011/08/10
    Ibadah dan doa-doa adalah bersifat tauqifi (sudah dari sananya). Artinya bahwa masing-masing dari ibadah dan doa-doa ini memiliki efek yang bersandar padanya. Seluruh amalan dan doa yang dikerjakan sesuai dengan apa yang diinginkan sebagaimana dokter yang memformulasikan obat bagi pasiennya dan berkata kepadanya bahwa Anda harus meminum obat ...
  • Apa dasar-dasar teologi Mahdawiyat?
    8252 Teologi Lama 2009/09/22
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah orang-orang beriman akan mendapatkan kenikmatan alam kubur dan orang-orang kafir akan dihajar dengan azab kubur?
    21065 Teologi Lama 2009/12/08
    Syaikh Mufid dalam kitab Awâil al-Maqâlat-nya, membagi manusia menjadi empat bagian berdasarkan keyakinan dan amal-perbuatan mereka:1.     Orang-orang beriman yang bertakwa2.

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    267536 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    249185 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    232312 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    219291 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    178671 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    173369 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    170496 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    161750 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    144192 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    136237 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...