Advanced Search
Hits
9094
Tanggal Dimuat: 2010/12/20
Ringkasan Pertanyaan
Apakah syair “Syi’ati ma in syaribtum maai ‘azbin fadzkurûni”…. Laitakum fi yaumin ‘Âsyurâ jami’an tanzhurûni, kaifa istasqi lithifli fa abû an yarhamûni” benar-benar berasal dari Imam Husain, Sayid al-Syuhadah (Penghulu para Syahid)?
Pertanyaan
Sebuah syair yang diriwayatkan terucap dari lisan Imam Husain As, “Syi’ati ma in syaribtum mâai ‘azbin fadzkurunî”…. Laitakum fi yaumin Âsyurâ jami’an tanzhurûni, kaifa istasqi lithifli fa abû an yarhamûni.” Apakah syair ini benar-benar bersumber dari Imam Husain As? Apabila tidak demikian, apakah penyairnya adalah orang dikenal? Dan dari sisi riwayat seberapa kadar kebenaran dan reliable-nya riwayat ini? Misalnya apabila kita ingin mengutip dan menukilnya bagaimana kita dapat menyatakan dan menyandarkannya?
Jawaban Global
Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda memilih jawaban detil.
Jawaban Detil

Penulis buku Farhangg-e ’Âsyurâ menulis tentang Imam Husain As tatkala ingin meneguk air, “Kesyahidan karena dahaga Imam Husain sedemikian panas dan memilukan dalam hati sehingga bergetar tatkala melihat setiap sungai atau mata air dan dengan meneguk air dan minuman segar, supaya mengingat bibir-bibir dahaga Imam Husain As; karena air adalah pengingat atas kejadian Asyura yang penuh dahaga dan keinginan-keinginan dahaga mereka yang hadir dan syahid pada hari Asyura di Karbala.

Imam Shadiq As bersabda, “Aku sekali-kali tidak meminum air dingin kecuali aku mengingat Husain bin Ali.” Dan juga bersabda, “Ma min ‘Abdin syariba al-ma fadazkara al-Husain wa la’ana qatilahu illa kutiba lahu miata alaf hasanatan wa hutta ‘anhu miata alaf sayyiatan.” (Tidaklah seorang hamba ketika meminum air kemudian mengingat Imam Husain As lalu melaknat pembunuhnya kecuali dituliskan baginya seribu kebaikan dan dihapuskan darinya seribu keburukan).[1]

Dengan demikian, seorang Syiah tatkala meneguk dan meminum air seyogyanya menyampaikan salam kepada Husain bin Ali dan berkata, “Salam kepada bibirmu yang dahaga Duhai Husain. Salamullah ‘ala al-Husain wa Ashabih. (Salam Tuhan ke atas Imam Husain As dan para sahabatnya).   Demikian juga pada kedai-kedai minum atau sumber-sumber air dingin, pada musim panas dan pada hari-hari Muharram. Ulama menulis, “Teguklah air dan berdoalah semoga Allah Swt melaknat Yazid” atau “Minumlah dan ingatlah bibir-bibir dahaga Husain.” Dari lisan Imam Husain As sendiri diriwayatkan bahwa beliau bersabda, “Syia’ti ma in syaribtum ‘azbin main fadzkuruni aw sam’itum bigharibin aw syahidin fandubuni” (Syiahku! Ingatlah aku tatkala engkau meneguk air segar. Atau menangislah tatkala engkau mendengar keterasingan dan kesyahidanku) sebagaimana yang disebutkan dalam Khasâish Husaini Syusytari.[2]

Kaf’ami dalam Misbah[3] meriwayatkan dari Hadhrat Sukainah Sa bahwa tatkala ayahandaku telah terbunuh aku memeluk badannya yang suci dan kemudian aku pingsan dan tidak sadarkan diri. Pada waktu itu aku mendengar ayahku berkata, “

شیعتى ما ان شربتم ری عذب فاذکرونى

او سمعتم بغریب او شهید فاندبونى

و انا السبط الذى من غیر جرم قتلونى

و بجرد الخیل بعد القتل عمدا سحقونى

لیتکم فى یوم عاشورا جمیعا تنظرونى

کیف استسقى لطفلى فابوا ان یرحمونى

و سقوه سهم بغى عوض الماء المعین

یا لرزء و مصاب هد ارکان الحجون

ویلهم قد جرحوا قلب رسول الثقلین

فالعنوهم ما استطعتم شیعتى فى کل حین[4]

 

Syiahku! Ingatlah aku tatkala engkau meneguk air segar

Atau menangislah tatkala engkau mendengar keterasingan dan kesyahidanku

Dan aku adalah cucu (Rasulullah) mereka bunuh tanpa ada kesalahan

Dan setelah membunuhku mereka dengan sengaja menginjak-injaku dengan kaki kuda

Duhai sekiranya engkau sekalian hadir pada hari Asyura dan melihatku

Bagaimana aku meminta air untuk putra kecilku dan mereka menolak untuk mengasihaniku.

Dan melontarkan anak panah kezaliman kepada putraku sebagai ganti air segar

Tragedi ini sedemikian memilukan sehingga meruntuhkan kaki-kaki gunung-gunung Mekkah.

Celakalah bagi mereka yang telah melukai hati Rasul jin dan manusia

Maka laknatlah mereka semampumu wahai Syiahku pada setiap kesempatan[5]

Muqarram juga dalam Maqtal al-Husain menyebutkan syair ini.[6] Namun sebagian orang berkata bahwa syair ini merupakan bahasa tubuh (hâl, menjelaskan kondisi yang dialami Imam Husain) bukan bahasa lisan (qaul).[7]

Perlu diperhatikan bahwa terkait dengan sandaran (sanad) syair ini tidak disebutkan pada literatur-literatur yang telah dijelaskan sehingga harus dibahas dan dikaji validitas dan non-validitasnya syair ini. Namun bagaimanapun, nampaknya, syair ini adalah bahasa tubuh (hâl, yang menjelaskan kondisi yang dialami Imam Husain As) karena itu membaca atau membacakannya tidak bermasalah secara syar’i dan kesimpulannya juga tidak memerlukan pembahasan sanad dan referensinya. [IQuest]



[1]. Âmali, Syaikh Shaduq, hal. 122.

[2]. Al-Khashâish al-Husain, Syusytari, hal. 99, sesuai nukilan dari Farhangge- Asyura, Jawad Muhadditsi, jil. 1, hal. 40. Mausu’ât ‘Âsyurâ, Syaikh Jawad al-Muhadditsi, jil. 1, hal. 250.

[3]. Al-Misbâh lil Kaf’ami, hal. 741. Syahid Karbalâ, Sayid Taqi Thabathabai Qummi, jil. 1, hal. 197.

[4]. Yârân-e Kucak Imâm Husain As, Sayid Ahmad Musawi Wadiqani, hal. 132. Sesuai nukilan dari Asrâr al-Syahâdah, Fadhil Darbandi, hal. 462.  Dam’at al-Sâbikah, Mulla Baqir Bahbahani, hal. 350. Ma’âli al-Sibthain, Muhammad Mahdi Mazandarani, jil. 2, hal. 31.

[5]. Cehre Dirakhsyân Husain bin Ali, hal. 8.

[6]. Maqtal al-Husain, Abdurrazzaq Muqarram, , hal. 307.

[7]. Al-Khasâish al-Husainiyyah, Syustari, hal. 99.

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Bagaimana hubungan antara ruh dan badan?
    24109 Filsafat Islam 2011/07/16
    Sekaitan dengan hubungan antara ruh dan badan harus dikatakan bahwa badan merupakan salah satu tingkatan dari beberapa tingkatan nafs dan ruh. Atas dasar itu, pada hakikatnya, badan berada pada jiwa dan ruh bukan ruh yang terdapat pada badan; karena berdasarkan Filsafat Hikmah, dengan ...
  • Apakah sah hukumnya menggunakan dua turbah untuk sujud?
    7668 Hukum dan Yurisprudensi 2011/11/21
    Tempat sujud bagi orang yang mengerjakan salat tidak boleh lebih di atas atau lebih di bawah dari empat jari tertutup dari tempat kedua lututnya...”[1] Karena itu apabila ketinggian dua turbah tidak lebih dari empat jari tertutup maka orang yang mengerjakan salat dapat sujud di atas dua ...
  • Apakah Anda punya tips bagaimana caranya untuk menghindar supaya tidak banyak tertawa khususnya pada bulan Muharram dan Shafar?
    9050 Majelis Duka dan Ziarah 2012/05/10
    Menangis dan tertawa adalah sejenis luapan perasaan dan afeksi batin manusia. Hal ini merupakan tanda-tanda natural dan proses keseimbangan mental manusia. Karena itu, setiap orang harus sampai pada tingkatan matang dan mempelajari adab-adab tertawa dan mengekspresikan kebahagian sehingga tertawa dan luapan kegembiraan menjadi sebuah sifat mulia bagi ...
  • Apa saja kemiripan-kemiripan yang dimiliki oleh Imam Zaman dengan para nabi menurut kitab Mikyâl al-Makârim?
    15576 Tipologi dan Keunggulan Sifat 2012/09/19
    Dalam riwayat-riwayat Islam disebutkan tentang terdapatnya banyak kemiripan-kemiripan fisik dan spiritual yang dimiliki oleh Imam Mahdi Ajf dengan sebagian dari para nabi. Sebagian dari kemiripan-kemiripan ini telah dikumpulkan dalam kitab Mikyâl al-Makârim sebagaimana berikut: Sejumlah dari kemiripan-kemiripan tersebut terdapat pada kitab Mikyâl al-Makârim dan sebagiannya ...
  • Mengapa kita membantu Irak padahal kita sendiri sangat membutuhkan. Masyarakat kita sendiri kesusahan menghadapi harga-harga mahal dan barang-barang langka di pasar?
    7825 Filsafat Politik 2011/05/18
    Pertama: Asas pelbagai bantuan Republik Islam Iran ke negara-negara Muslim adalah bantuan-bantuan moril bukan bantuan-bantuan material dan finansial. Kedua: Apabila terdapat juga bantuan-bantuan materil dan finansial ke negara-negara Muslim lainnya maka hal itu memiliki banyak pengaruh dan manfaat material dan spritual sebagaimana berikut: ...
  • Tolong sebutkan bagi saya sebuah doa untuk menemukan pasangan yang cocok dan bertakwa.
    15542 دعا 2012/09/10
    Allah Swt menjadikan setiap pekerjaan memiliki sebab-sebab tertentu sedemikian sehingga setiap pekerjaan hanya akan memperoleh hasil apabila dikerjakan melalui kanal-kanal sebabnya. Untuk memperoleh jodoh dan pasangan idaman juga demikian caranya. Cara untuk mendapatkan istri idaman memerlukan penelitian dan pengenalan yang tepat dan akurat. Tentu saja ...
  • Apa saja yang menjadi syarat-syarat nikah Mut’ah?
    30335 Hukum dan Yurisprudensi 2010/06/20
    Dalam pandangan Islam, pernikahan, baik pernikahan itu permanen atau temporer (mut’ah) dilangsungkan berdasarkan keridhaan kedua belah pihak. Demikian juga pernikahan temporer seperti pernikahan permanen, hukumnya mubah dan dianjurkan. Namun hal ini tidak bermakna harus dan wajib dilakukan. Atas dasar itu, apabila seorang putri menolak lamaran seorang pria untuk pernikahan ...
  • Shalat Tahiyyat Masjid Jamkaran
    7479 Hukum dan Yurisprudensi 2011/08/10
    Ibadah dan doa-doa adalah bersifat tauqifi (sudah dari sananya). Artinya bahwa masing-masing dari ibadah dan doa-doa ini memiliki efek yang bersandar padanya. Seluruh amalan dan doa yang dikerjakan sesuai dengan apa yang diinginkan sebagaimana dokter yang memformulasikan obat bagi pasiennya dan berkata kepadanya bahwa Anda harus meminum obat ...
  • Apa dasar-dasar teologi Mahdawiyat?
    8252 Teologi Lama 2009/09/22
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah orang-orang beriman akan mendapatkan kenikmatan alam kubur dan orang-orang kafir akan dihajar dengan azab kubur?
    21065 Teologi Lama 2009/12/08
    Syaikh Mufid dalam kitab Awâil al-Maqâlat-nya, membagi manusia menjadi empat bagian berdasarkan keyakinan dan amal-perbuatan mereka:1.     Orang-orang beriman yang bertakwa2.

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    267536 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    249185 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    232312 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    219291 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    178671 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    173369 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    170496 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    161750 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    144192 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    136237 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...