Advanced Search
Hits
10255
Tanggal Dimuat: 2009/09/22
Ringkasan Pertanyaan
Meski Tuhan tahu bahwa banyak manusia yang akan memasuki neraka, lalu mengapa Tuhan tetap menciptakan mereka?
Pertanyaan
Meski Tuhan tahu bahwa banyak manusia yang akan memasuki neraka, lalu mengapa Tuhan tetap menciptakan mereka?
Jawaban Global

1.     Azab Ilahi merupakan hajaran segala perbuatan ikhtiari manusia karena tidak menggunakan media-media petunjuk. Dan juga tidak mendengarkan seruan rasul batin dan rasul lahirnya.

2.     Ilmu Tuhan terhadap nasib manusia dan bagaimananya dia berinteraksi, segala perbuatan entitas, tidak menjadi penyebab timbulnya faktor deterministik  atas mereka dan sejatinya pengetahuan Tuhan semata adalah penyingkap (kâsyif) segala perbuatan hamba.

3.     Penciptaan orang-orang jahat adalah sebuah kemestian, setan harus ada sehingga dengan keberadaannya memungkinkan manusia untuk berkembang dan mencapai kesempurnaan.

Kendati penciptan setan dari kalangan jin dan manusia sebuah perkara yang mesti, akan tetapi siapapun yang memainkan peran ini, hal itu dilakukan dengan pilihan dan kehendak dan tiada pemaksaan dari sisi Tuhan.
Jawaban Detil

Masalah "teka-teki penciptaan orang-orang jahat dan azab yang mereka dapatkan" sejatinya kembali kepada pembahasan yang populer "jabr (determinisme) dan ikhtiar  (freewill)". Ketika dikatakan bahwa Allah Swt mengetahui nasib dan nurani mereka, lalu mengapa Allah Swt menciptakan mereka? Penciptaan ini adalah sebuah penciptaan deterministik (pemaksaan) dan berada di luar wilayah kebebasan manusia. Dari sisi lain, apabila makhluk yang congkak dan bermaksiat itu memilih untuk patuh dan taat maka konsekuensinya terdapat kekurangan dan cela pada ilmu Tuhan, karena itu makhluk tersebut, terpaksa senantiasa berada pada posisi kambing hitam dan ia tidak mampu berbuat selainnya.

Dengan demikian, dalam format beberapa poin, kita akan membahas masalah hubungan "ilmu Tuhan" dan "kebebasan dan keterpaksaan para hamba":

1.     Ilmu Tuhan tidak akan menjadi kekuatan pemaksa atas para pelaku maksiat berkenaan dengan nasib, pola interaksi dan perbuatan seluruh entitas. Misalnya, apabila Anda dengan memanfaatkan pelbagai kondisi seperti bangunan atau tempat yang tinggi, atau menyaksikan teman Anda menaiki kendaraan dan Anda melihat bahwa caranya mengemudi akan berujung pada kecelakaan dan terkait dengan akibat yang mengerikan yang bakalan dihadapinya. Anda ketahui dengan baik perbuatan yang ia lakukan adalah keluar dari pakem dan rasionalitas. Dan setelah beberapa menit kemudian terjadilah kecelakaan, apakah Anda patut disalahkan dalam hal ini? Apaka Anda yang menjadi penyebab kecelakaan tersebut? Apakah Anda dalam hal ini yang menjadi penyebab kecelakaan tersebut? Apakah pemerintah, insinyur dan pembuat mobil yang mengetahui secara definitif bahwa kebanyakan kecelakaan yang terjadi disebabkan oleh penyalahgunaan dan ketidakbecusan pengendara dalam membawa kendaraan dan memanfaatkan jalan merupakan faktor deterministik kejadian di jalan?

Allah Swt sekali-kali tidak mencatat suratan takdir dan nasib seseorang sebagai perbuatan dosa dan maksiat. Hadis berikut ini banyak dinukil oleh mayoritas ulama dari Nabi Saw yang bersabda: "Seseorang yang mengklaim takdir dan berpandangan bahwa segala maksiat yang mereka lakukan bersumber dari nasib dan suratan takdir mereka yang dipaksakan dan ditetapkan Tuhan ke atas mereka. Dan sebagai hasilnya azab yang mereka dapatkan lantaran tiadanya pilihan bagi mereka, ketahuilah bahwa anggapan semacam ini merupakan anggapan keliru dan kebanyakan nabi tidak ridha pada mereka dan melaknat mereka."[1]

2.     Lebih baik kita katakan bahwa Allah Swt mengetahui siapa saja yang memanfaatkan media-media petunjuk dan siapa saja meninggalkannya. Dan azab ditimpakan kepada mereka atas perbuatan ikhtiari mereka karena tidak menggunakan media-media petunjuk tersebut. Seperti seorang guru yang menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan orang dapat meraih sukses dalam menuntut ilmu dan guru ini mengetahui dengan baik siapa saja yang mendengarkan penjelasan ini dan siapa saja yang mengabaikannya. Secara natural, nilai-nilai dan hadiah akan didapat oleh mereka yang sukses dan nilai-nilai jeblok dan pelbagai kesulitan lainnya bagi mereka yang tidak mengindahkan penjelasan guru tersebut. Dengan demikian, pengetahuan guru adalah penyingkap dan pembuka pelbagai perbuatan para siswa bukan pemaksaan terhadap mereka untuk bersikap malas.

Para teolog berkata: Allah Swt mengetahui ketaatan dan kemaksiatan para hamba. Pengetahuan ini adalah untuk menyingkap[2] dan mengikuti perbuatan para hamba.[3]

3.     Seluruh protes ini dapat dibenarkan tatkala Tuhan sama sekali tidak menurunkan sebab dan media petunjuk. Dan pada saat yang sama menunggu ketaatan dari para hamba, akan tetapi tatkala rasul batin (akal sehat dan fitrah) dan rasul lahir (para nabi, imam, al-Qur'an dan ulama rabbani) dipersiapkan demikian, lalu siapa yang patut disalahkan dalam hal ini? Apakah mereka yang memiliki seratus lampu dan tersesat? Atau mereka yang melanggar menabrak lampu yang harus dihukum?

4.     Kehidupan manusia di dunia ini adalah laksana sebuah kehidupan di sekolah. Segala kesuksesan, kebahagiaan dan penderitaannya berada di tangannya. Dialah yang harus bergerak dan memohon kepada Tuhan supaya diberikan taufik dan petunjuk yang lebih.

5.     Allah Swt menciptakan manusia dan menghendakinya untuk sampai kepada kesempurnaan. Untuk sampai kepada kesempurnaan maka peran setan harus diperhatikan sehingga dalam lintasan ini ia memiliki peluang dan kemungkinan untuk berkembang dan menyempurna. Keberadaan setan, tidaklah merugikan bagi manusia yang beriman dan bagi mereka yang ingin melintasi di atas rel kebenaran, melainkan wasilah bagi manusia untuk melaju ke depan dan melintasi jalan kesempurnaan. Karena gerak laju, kemajuan dan kesempurnaan senantiasa terjadi di antara pelbagai paradoks.[4]

6.     Kendati peran setan dari kalangan jin dan manusia merupakan satu peran urgen dan harus ada, akan tetapi masalahnya siapa yang memainkan peran tersebut hal itu dilakukan dengan pilihan dan kehendak. Keterpaksaan dan determinisme tidak berasal dari Tuhan.

Allah Swt tidak menciptakan setan sebagai setan. Karena ia selama bertahun-tahun lamanya (enam ribu tahun)[5] adalah ahli ibadah dan sekedudukan para malaikat.  Akan tetapi setelah itu ia memilih mengikut kehendaknya sendiri dan berdasarkan takabur dan penyimpangan ia terjauhkan dari rahmat Tuhan.

Sebagaimana perbuatan yang dilakukan Yazid; artinya Yazid dengan pilihannya sendiri ia menerima peran ini. Oleh itu, Yazid tidak dapat berkata Tuhanku! Mengapa engkau menciptakan aku. Tuhan menjawab bahwa penciptaan peranmu itu merupakan sebuah keharusan. Dan apabila ia berkata mengapa saya harus memainkan peran ini? Tuhan akan menjawab bahwa peran ini engkau pilih dan hendaki, dan engkau boleh tidak menjadi Yazid dan dengan demikian engkau akan mendapatkan dihukum atas perbuatanmu.

Dengan kata lain, di alam semesta ini, harus ada manusia-manusia jahat  sehingga manusia-manusia lainnya dengan berinteraksi dengan mereka dapat mencapai kesempurnaan. Misalnya Yazid itu harus menjadi orang jahat sehingga Imam Husain dan perbuatan yang dilakukan oleh Imam Husain mendapatkan nilai. Dalam kerangka ini, Imam Husain harus meraih derajat syahada dan mencapai makam yang paling tinggi. Akan tetapi Allah Swt tidak memaksa seseorang bahwa ia harus benar-benar menjadi Yazid. Manusialah dengan pilihannya sendiri menempatkan dirinya pada posisi tersebut. Oleh itu, Tuhan tidak diinterogasi dalam masalah ini misalnya ia berkata, mengapa saya harus memainkan peran Yazid, karena sekali-kali tidak ada determinisme dalam hal ini dan ia dapat dengan pilihannya sendiri tidak sedemikian.

7.     Inti penciptaan manusia adalah sebuah anugerah yang diberikan Tuhan kepadanya. Misalnya seserang membentangkan suprah dan mengundang beberapa orang untuk datang dan menyantap makanan bersamanya. Apabila dalam acara perjamuan tersebut, ada seseorang dengan pilihannya sendiri, memilih untuk tidak makan dan akibatnya terjadi sebuah kejadian yang tidak dinginkan, maka yang patut disalahkan bukanlah tuan rumahnya dan ia tidak dapat diinterogasi mengapa ia mengundang orang tersebut. Lantaran apabila ia tidak mengundangnya dan mencukupi dirinya dengan pengetahuannya (bahwa tamu tersebut tidak makan), boleh jadi tuan rumah diinterogasi oleh tamu itu sendiri mengapa ia tidak diundang dan sekiranya engkau mengundangku maka tentulah aku akan menyantap makanan yang engkau hidangkan.[]



[1]. Rasulullah Saw: "Terkutuklah al-qadariyah melalui lisan tujuh puluh nabi. Rasulullah ditanya: "Siapakah gerangan al-Qadariyah itu Wahai Rasulullah! Rasulullah bersabda: "Sebuah kaum yang beranggapan bahwa Allah telah menetapkan kepada mereka pelbagai maksiat kemudian menyiksa mereka." Bihar al-Anwar, jil. 5, hal. 47.

[2]. Tâbe' di sini bermakna ilmu yang sejalan dengan maklum (yang diketahui).

"Ketauhilah bahwa sesungguhnya tabe' itu disebut pada sesuatu yang belakangan munculnya dari matbu' dan yang berguna untuknya. Dan keduanya bukan yang kami maksud lantaran tâbe' itu adalah ilmu yang mengikuti maklum lantaran ilmu lebih dahulu (datangnya) daripada maklum secara perhitungan waktu dan keberadaannya amat berguna sebagaimana ilmu aktual. Sesungguhnya yang dimaksud dengan tabe' di sini adalah kesejalanan antara ilmu dan maklum lantaran ketika digambarkan oleh akal hukum kehakikian pada maklum pada bentuk kesejalanannya (tathâbuq). Dan sesungguhnya ilmulah yang mengikut maklum dan merupakan hikayat tentangnya. Dan ilmu adalah cabang atas segala maklum dan dengan demikian hukum bolehnya maklum muncul kemudian yang merupakan yang hakiki (al-ashl) dari ikutannya (ilmu). Lantaran akal membolehkan terdahulukannya hikayat atas mahki (yang dihikayatkan). Kasyf al-Murâd, hal. 231.

[3]. Khaja Nashir al-Din Thusi, Kasyf al-Murâd, hal. 230

[4]. Muhammad Bistuni, Syaitân Syinâsi az Didgâh-e Qur'ân Karîm, hal. 17.

[5]. Nahj al-Balâghah, Khutbah Qâshi'a

 

 

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah dalam riwayat-riwayat kita dicegah untuk mandi setiap hari, dan apakah hal itu bias menyebabkan penyakit TBC?
    11957 Dirayah al-Hadits 2013/06/22
    Ada riwayat sahih yang dinukil dari Imam Ridha As yang melarang kita untuk mandi setiap hari. Dalam riwayat itu dijelaskan bahwa mandi setiap hari dapat menyebabkan penyakit sill (TBC). Namun dengan berbagai pertimbangan, sebenarnya riwayat itu dapat diartikan begini: bahwa sering mandi setiap hari dapat membuat kurus ...
  • Bagaimana tiadanya ilmu para malaikat terhadap nama-nama Tuhan dan kedudukan tinggi mereka dapat disandingkan?
    12606 Tafsir 2011/01/13
    Alam non-materi di antaranya para malaikat memiliki beberapa tipologi yang ketika diketahui maka akan dapat banyak membantu menjawab banyak pertanyaan yang terkait keberadaan para malaikat. Adapun tipologi tersebut adalah :1.     Entitas mereka adalah entitas aktual ...
  • Bagaimana model ideal manusia dalam sistem dinamis Rahmani?
    12185 Filsafat Islam 2011/10/22
    Pertanyaan ini merupakan penjelasan lain dari masalah negara ideal (madinah fadhilah) atau ideologi pembebasan. Negara ideal Plato merupakan model ideal manusia paling lama dan paling terkenal yang diungkapkan dalam Republika. Dalam kosmos Islam, filosof seperti Farabi dalam Ârâ Ahl al-Madinah al-Fâdhilah
  • Apakah Allah Swt dapat menciptakan sebuah entitas atau makhluk yang Dia sendiri tidak mampu lenyapkan?
    9441 پروردگار. نامها و ویژگی ها 2013/03/09
    Meski kekuasaan dan kodrat Tuhan bersifat umum, namun terkait dengan hal-hal yang memiliki kemungkinan dan kapasitas untuk mewujud; karena itu, seseuatu yang secara esensial sifatnya tercegah (mumtani’) atau meniscayakan absurditas tidak akan terkait dengan kodrat, sementara mustahil Allah Swt menciptakan sesuatu yang Dia sendiri tidak mampu lenyapkan; ...
  • Apakah dalam surga juga terdapat hukum-hukum fikih?
    8639 بیشتر بدانیم 2014/01/27
    Kiranya poin ini perlu diperhatikan bahwa kita tak dapat memperoleh penjelasan lain kecuali melalui wahyu serta ungkapan-ungkapan para maksum yang sampai pada kita terkait dengan mengenai persoalan-persoalan alam akhirat dan keadaan surga neraka. Jawaban atas pertanyaan di atas juga tidak disebutkan secara tegas dalam teks-teks agama. Akan ...
  • Apa hukumnya jika kita menikah dengan anak saudara perempuan seayah?
    16200 Hal-hal Yang Diharamkan Dalam Pernikahan 2013/11/23
    Apabila maksud Anda dengan anak saudara perempuan (anak saudari perempuan yang seayah) adalah seseorang yang sejatinya adalah pamannya sendiri maka pernikahan dengan kemenakan itu batal dan harus segera berpisah. Apabila mereka tidak mengetahui hukum persoalan ini,maka anak-anak yang lahir dari keduanya dihukumi sebagai walad al-syubha dan bukanlah ...
  • Apakah haram mengkonsumsi permen karet-permen karet yang mencantumkan nama Sugar Alcohol dalam kemasannya?
    14381 Hukum dan Yurisprudensi 2012/01/19
    Kantor Ayatullah Agung Khamenei (Mudda Zhilluhu al-‘Ali):Apabila alkohol yang digunakan adalah alkohol yang memabukkan dan aslinya cair, mengikut prinsip ihtiyath, maka alkohol tersebut adalah najis dan apabila (Anda) ragu maka alkohol tersebut dihukum suci. Kantor Ayatullah Agung Siistani (Mudda Zhilluhu al-‘Ali):Tidak ada masalah ...
  • Bagaimana hubungan yang terjalin antara nafs, ruh, jiwa, akal, pikiran dan fitrah?
    39915 Filsafat Islam 2011/06/29
    Terkadang yang dimaksud atas beberapa redaksi dan kalimat ini adalah satu dan seluruhnya menyinggung satu hakikat yaitu entitas dan realitas manusia; terkadang juga dimaksudkan untuk ragam makna dan masing-masing dari redaksi dan kalimat ini menyoroti masalah tingkatan dan derajat-derajat jiwa manusia. ...
  • Apa sisi umum pelbagai pemerintahan dan revolusi agama seperti Mesir dan Tunisia?
    7814 System 2011/05/18
    Sisi umum pelbagai pemerintahan religius adalah penegakan dan realisasi nilai-nilai agama yang merupakan masalah fitrah kemanusiaan. Karena rakyat negara-negara seperti Tunisia dan Mesir menyadari bahwa dengan Islam mereka dapat merealisir segala tuntutan ekonomi dan politik mereka, kemudian mereka bangkit melakukan demonstrasi dan revolusi. Pesan revolusi Islam ...
  • Siapakah nama neneknya Nabi Muhammad??
    75811 Sejarah Para Pembesar 2013/11/23
    Nama nenek Nabi Muhammad Saw dari jalur ayah adalah Fatimah binti Amru bin Aidz bin Imran bin Makhzun.[1] Adapun nama nenek Nabi Saw dari jalur ibu yaitu ibunda Aminah binti Abdul Aziz bin Utsman bin Abdudar bin Qasha.[2] [iQuest]

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    266537 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    248929 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    232097 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    218952 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    178447 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    173163 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    170248 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    161371 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    144046 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    136065 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...