Advanced Search
Hits
9256
Tanggal Dimuat: 2012/02/13
Ringkasan Pertanyaan
Tatkala Allah Swt menciptakan segala sesuatu material dari ketiadaan mutlak, apakah hal itu berarti bahwa kekuatan-Nya telah terefleksi dalam bentuk, format dan kekuatan materi?
Pertanyaan
Tatkala Allah Swt menciptakan segala sesuatu material dari ketiadaan mutlak, apakah hal itu berarti bahwa kekuatan-Nya telah terefleksi dalam bentuk, format dan kekuatan materi?
Jawaban Global

Benar, memang demikianlah makna penciptaan dari ketiadaan; karena ketiadaan bukanlah sesuatu hingga Tuhan menciptakannya. Dalam sebagian riwayat juga disebutkan bahwa kudrat mutlak Tuhan, disertai dengan kesatuan dan sifat-sifat Ilahi lainnya dan keluar dari batasan ilmu manusia, ketika menciptakan seluruh makhluk dari ketiadaan sejatinya makhluk-makhluk ini merupakan cermin dan refleksi kekuasaan (kudrat) mutlak Ilahi.

Terminologi refleksi (in’ikas)[1] dalam riwayat disebutkan dengan kalimat teralisirnya sifat (wuqu’ shifat):

“Allah Swt semenjak azal adalah Tuhan kita dan ilmu adalah zat-Nya sementara tiada sesuatu pun yang diketahui dan mendengar adalah zat-Nya sementara tiada sesuatu apa pun yang terdengar, dan melihat adalah zat-Nya sementara tiada sesuatu apa pun yang terlihat, kudrat adalah zat-Nya sementara tiada sesuatu apa pun yang memiliki kudrat dan tatkala Dia menciptakan segala sesuatu maka segala sesuatu itu pun menjadi diketahui; ilmu dari-Nya mewujud pada maklum, pendengaran pada yang terdengar, penglihatan pada yang terlihat, kudrat pada yang dikuasai.”[2]

Artinya Allah Swt adalah mutlak dan tiada perbedaan pada zat-Nya dengan sifat. Allah Swt tidak dapat dikenal bagi kita melalui perantara zat. Namun setelah penciptaan makhluk-makhluk dari ketiadaan, kemudian makhluk-makhluk-Nya ini, menjadi tanda-tanda-Nya, reflektor dan manifestasi-Nya sehingga Tuhan dikenali dengan ciptaan-ciptaan-Nya. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam hadis Qudsi firman Allah Swt yang menyatakan, “Kuntu kanzan makhfiyan fa ahbabtu an u’raf fakhalaqtu al-khalqa likai u’raf.” Aku adalah khazanah tersembunyi kemudian Aku ingin supaya dikenal lalu Aku ciptakan makhluk supaya Aku dikenal.”[3] [iQuest]

Pertanyaan ini Tidak Memiliki Jawaban Detil



[1]. In’ikâs adalah manifestasi dalam terminologi-terminologi Irfan.  

[2]. Kulaini, al-Kâfi, jil. 1, hal. 107, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Teheran, 1365 S.

[2] «عَنْ أَبِی بَصِیرٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ ع یَقُولُ لَمْ یَزَلِ اللَّهُ عَزَّ وَ جَلَّ رَبَّنَا وَ الْعِلْمُ ذَاتُهُ وَ لَا مَعْلُومَ وَ السَّمْعُ ذَاتُهُ وَ لَا مَسْمُوعَ وَ الْبَصَرُ ذَاتُهُ وَ لَا مُبْصَرَ وَ الْقُدْرَةُ ذَاتُهُ وَ لَا مَقْدُورَ فَلَمَّا أَحْدَثَ الْأَشْیَاءَ وَ کَانَ الْمَعْلُومُ وَقَعَ الْعِلْمُ مِنْهُ عَلَى الْمَعْلُومِ وَ السَّمْعُ عَلَى الْمَسْمُوعِ وَ الْبَصَرُ عَلَى الْمُبْصَرِ وَ الْقُدْرَةُ عَلَى الْمَقْدُورِ»

[3]. Qadhi Nurullah Susytari, Ihqâq al-Haq, jil. 1, hal. 431, Maktabat Ayatullah al-Mar’asyi, Qum, 1409 H.  

Jawaban Detil
Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban detil.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Bagaimana pandangan Barat tentang wanita dan kebebasan wanita?
    9332 Hukum dan Yurisprudensi
    Hari ini, masalah kebebasan wanita merupakan salah satu persoalan sosial yang dianggap penting di Barat. Di sepanjang sejarah, wanita senantiasa berada di bawah dominasi kaum laki-laki, ia senantiasa hidup di sebuah komunitas masyarakat yang hak-hak sosial dan individualnya selalu diinjak-injak dan dijadikan bulan-bulanan serta dilanggar. Bahkan pada ...
  • Bagaimana kita kembali kepada ketiadaan?
    7133 Dirayah al-Hadits
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apa perbedaan antara mabâni Islam dan mawâzin Islam?
    7302 Teologi Lama
    Mabâni adalah sekumpulan unsur dan panduan-panduan agama dalam bentuk prinsip-prinsip dan perkara-perkara pasti pada satu masalah. Mabâni memiliki sisi mendasar bagi unsur-unsur lainnya dan pada tingkatan tertentu menjelaskan dan menentukan unsur-unsur tersebut. Unsur-unsur seperti proposisi-proposisi “harus.” Unsur-unsur ini memiliki sisi konsideran dan sejatinya merupakan hasil dari pandangan ...
  • Apa signifikansi dan falsafah berduka atas Imam Husain As?
    7833 Teologi Lama
    Untuk memahami signifikansi dan falsafah berduka atas Imam Husain As kiranya kita perlu memperhatikan beberapa poin penting berikut ini:1.     Al-Qur’an menyokong dihidupkan dan dikenangnya pelbagai keutamaan dan sifat-sifat menjulang manusia utama dan para wali Allah sebagaimana disebutkan pada kebanyakan ayat-ayat al-Qur’an.
  • Apakah taubat itu dapat dilanggar?
    10900 Akhlak Praktis
    Onani dan memuaskan diri termasuk sebuah perbuatan dosa. Taubat dari perbuatan dosa yaitu menyesali dan bertekad serta berkehendak secara serius untuk meninggalkan perbuatan tersebut. Karena itu, apabila seseorang bertaubat dari sebuah dosa; artinya ia memutuskan untuk tidak lagi melakukan perbuatan tercela. Keputusan ini dibuat ...
  • Apa hukumnya bagi orang yang sedang junub dan haid ketika membaca al-Qur’an?
    8872 Akhlak Praktis
    Tidak diharamkan bagi seorang junub dan haid membaca al-Qur’an. Hanya saja dimakruhkan bagi seorang junub untuk membaca al-Qur’an lebih dari tujuh ayat dari surah-surah yang tidak ada kewajiban sujud di dalamnya.[1] Demikian juga makruh hukumnya bagi seorang wanita haid membaca al-Qur’an.[2]
  • Mengapa Abdul Mutthalib memberikan nama anaknya dengan nama Abdul Uzza?
    21552 Sejarah Para Pembesar
    Abu Lahab bin Abdul Mutthalib (Abdul ‘Uzza bin Abdul Mutthalib bin Hasyim) adalah orang yang memiliki julukan sebagai Aba ‘Atbah yang merupakan paman Rasulullah Saw dan termasuk sebagai musuh bebuyutannyaIbunya adalah Lubna berasal dari Bani Khuza’a dan istrinya Arwi atau ‘Aura yang lebih dikenal dengan nama Ummu Jamil binti ...
  • Apakah Syiah meyakini bahwa Abu Bakar telah menghabiskan usianya dalam melayani dan menyembah berhala-berhala?
    8988 Teologi Lama
    Agar jawaban kami berikut ini menjadi lebih jelas, maka pertanyaan Anda kami bagi kepada beberapa bagian, kemudian kami berikan jawabannya.1.     Jika diasumsikan bahwa hadis tersebut terdapat pada sebagian kitab Syiah, apakah hadis itu –dari sisi sanadnya- ...
  • Apakah dibolehkan mencuri dari non-Muslim?
    10626 Hukum dan Yurisprudensi
    Kami memperoleh beberapa jawaban dari kantor marja taklid sebagai berikut: Tidak dibenarkan memiliki dan merampas harta-harta non-Muslim di negara-negara non-Muslim apabila mereka tidak dalam kondisi berperang dengan kaum Muslimin. Dan apabila mereka dalam kondisi berperang melawan kaum Muslimin maka ...
  • Mengapa Syaikh Kulaini Ra tidak memperlihatkan kitab al-Kâfi itu kepada Imam Zaman Ajf?
    8922 Para Pembesar
    Terdapat dua pandangan di antara para ulama sehubungan dengan pertanyaan apakah Syaikh Kulaini memperlihatkan kitab al-Kâfi kepada Imam Zaman Ajf atau tidak: Sebagian ulama berpendapat bahwa kitab al-Kâfi telah diperlihatkan kepada Imam Zaman Ajf dan Imam bersabda, “al-Kâfi kâfi lisyiatina” (Kitab al-Kâfi telah mencukupi bagi ...

Populer Hits