Advanced Search
Hits
73253
Tanggal Dimuat: 2013/08/26
Ringkasan Pertanyaan
Mengapa Rasulullah Saw melarang menyebut-nyebut garis keturunannya semenjak Hadhrat Adnan hingga Nabi Ibrahim dan semenjak Nabi Ibrahim hingga Nabi Adam?
Pertanyaan
Apakah riwayat yang dinukil dari Rasulullah Saw yang bersabda: “Janganlah kalian menyebut-nyebut datuk-datukku setelah Adnan” merupakan sebuah riwayat yang sahih? Apabila riwayat ini sahih lantas apa dalil pelarangan ini?
Jawaban Global

Larangan Rasulullah Saw untuk tidak menyebut-nyebut garis keturunannya (nasab) semenjak Hadhrat Adnan (kaum Ad) hingga Nabi Ibrahim dan semenjak Nabi Ibrahim hingga Nabi Adam disebutkan dalam beberapa hadis dan beberapa kitab. Alasan pelarangan Rasulullah Saw adalah karena tidak jelasnya garis keturunan dan datuk-datuk beliau semenjak Adnan serta bermaksud untuk mengantisipasi perbedaan pendapat di antara para sejarawan terkait dengan masalah ini.

 

Jawaban Detil

Menurut sebuah riwayat yang disebutkan dalam sebagian kitab, seperti Bihâr al-Anwâr,[1] Kasyf al-Ghumma fi Ma’rifat al-Aimmah As,[2] dan al-Manâqib li Ali Abi Thâlib As,[3] Rasulullah Saw bersabda, “Dalam memperkenalkan dan menjelaskan garis keturunan (ayah-ayahku) hendaknya kalian cukup sampai Adnan (saja). (Jangan kalian menyebut datuk-datukku setelah Adnan).

 

Demikian juga dalam beberapa riwayat lain yang dinukil dari Rasulullah Saw disebutkan bahwa, “Ketika garis keturunanku (nasab) sampai pada Ma’ad bin Adnan hingga Ibrahim As, maka mereka yang menjelaskan garis keturunan ini (para ahli nasab) telah berkata dusta.”[4]

 

Dalil atas pelarangan ini sesuai dengan apa yang disebutkan dalam beberapa riwayat adalah tidak jelasnya garis keturunan Rasulullah Saw (setelah Adnan hingga Hadhrat Ibrahim As dan Hadhrat Adam As) dan adanya perbedaan pendapat di antara para ahli nasab. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Berhentilah ketika kalian sampai pada Adnan (ketika menelusuri garis keturunanku) dan kemudian membaca ayat berikut ini, dan (telah Kami binasakan juga) kaum ‘Ad, kaum Tsamud, penduduk ar-Rass, dan banyak (lagi) generasi-generasi di antara kaum-kaum tersebut. (Qs. Al-Furqan [25]:38) Kemudian bersabda, “Tiada yang mengetahui hal ini kecuali Allah Swt.”[5]

 

Karena itu, alasan mengapa Rasulullah Saw melarang penyebutan nama datuk-datuknya setelah Adnan (kaum Ad) adalah karena tidak jelasnya garis keturunan dan ingin mengantisipasi perbedaan pendapat di antara para ahli nasab dan sejarawan dalam masalah ini. [IQuest]

 

 

[1]. Bihâr al-Anwâr, jil. 15, hal. 105.

رُوِیَ عَنْهُ ص، «إِذَا بَلَغَ نَسَبِی إِلَى عَدْنَانَ فَأَمْسِکُوا».  

 

[2]. Kasyf al-Ghummah fi Ma’rifat al-Aimmah, jil. 1, hal. 65.

[3]. Al-Manâqib li Ali Abi Thâlib As, jil. 1, hal. 15.

[4]. Al-‘Umdah, hal. 24.  

[5]. Qishâsh al-Anbiyah, Rawandi, hal. 316.

روی عنه (ص): إذا بلغ نسبی إلى عدنان فأمسکوا ثم قرأ: «وَ عاداً وَ ثَمُودَ وَ أَصْحابَ الرَّسِّ وَ قُرُوناً بَیْنَ ذلِکَ کَثِیراً»، لا یعلمهم إلا الله تعالى جل ذکره.

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    260135 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    245827 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    229702 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    214491 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    175835 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    171197 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    167600 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    157666 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    140494 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    133676 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...