Advanced Search
Hits
8416
Tanggal Dimuat: 2012/11/20
Ringkasan Pertanyaan
Mohon penejelasan tentang sejarah penulisan tanda baca waqof/waqaf pada al-Quran mengingat ada banyak macam bentuk dan tanda waqaf yang berbeda dalam derajat kebolehan/tidaknya dalam berhenti membaca. Apa hukum waqaf tatkala membaca al-Quran?
Pertanyaan
Mohon penejelasan tentang sejarah penulisan tanda baca waqof/waqaf pada al-Quran mengingat ada banyak macam bentuk dan tanda waqaf yang berbeda dalam derajat kebolehan/tidaknya dalam berhenti membaca. Apa hukum waqaf tatkala membaca al-Quran? Terima kasih.
Jawaban Global

Tatkala orang-orang Arab mengambil huruf dari orang-orang Suryani dan Anbathi tidak memiliki titik. Pada waktu itu huruf-huruf Suryani juga belum memiliki titik.

Orang-orang Arab hingga masa pertengahan abad pertama tahun Qamariah, menulis huruf-huruf tanpa titik. Namun tidak lama berselang huruf-huruf Arabia memasuki babak baru. Yaitu tatkala huruf-hurufnya memiliki titik dan baris yang diberi tanda baca indah.

Pada paruh kedua abad pertama, orang-orang mengenal huruf-huruf yang memiliki titik melalui Yahya bin Ya’mar dan Nashr bin Ashim – dua murid Abu al-Aswad Duali. Sebab dilakukan peletakan titik ini karena negeri Islam semakin luas dan banyak orang-orang non-Arab (Ajam) yang memeluk Islam yang membuat mereka perlu dan harus mengenal al-Quran.

Perbuatan ini dikerjakan dalam rangka ingin mencegah munculnya kesalahan dalam membaca al-Quran oleh orang-orang non-Arab (Ajam); lantaran orang-orang Arab mengikut tabiat mereka, membaca al-Quran dengan baik dan benar sehingga tidak memerlukan tanda baca.[1] Abu Ahmad Askari menyandarkan peletakan tanda baca ini dilakukan oleh Nashr bin Ashim.[2] Setelah itu, kebutuhan lainnya untuk al-Quran; yaitu keharusan memberikan i’rab (tanda baca dan baris) atas huruf-huruf yang ada, sesuai dengan dokumen sejarah yang makruf, Abu al-Aswad Duali memikul tanggung jawab ini dengan isyarat dari Imam Ali As dan memperkenalkan ilmu Nahwu yaitu ilmu tentang i’rab al-Quran.[3]

Adapun peletakan tanda baca, baris dan harakat dilakukan dalam bentuk baris di atas huruf (misalnya tanda baca fatha) dan di hadapan huruf (misalnya untuk tanda baca dhammah) dan di bawah huruf (misalnya tanda huruf kasrah). Setelah beberapa lama, supaya tidak terjadi kesalahan pada titik-titik dan baris-baris huruf ini, biasanya ditulis dengan warna selain warna huruf. Umumnya titik-titik ini ditulis dengan warna hijau. Peletakan tanda baca, baris dan harakat ini dilakukan pada paruh kedua abad pertama.

Namun titik-titik ini juga mengalami perubahan, kemudian oleh Khalil bin Ahmad Farahidi (wafat 175 H) dibubuhi tanda baca dan harakat seperti yang kita lihat pada masa sekarang ini. Ia juga yang menciptakan tanda baca-tanda baca hamzah dan tasydid, rum dan isymam. Disebutkan pada akhir-akhir abad ketiga, tanda baca sukun ditambahkan pada tanda baca ini.[4]

Tanda baca-tanda baca waqf, pertama-tama dimunculkan oleh seseorang yang bernama Muhammad bin Thaifur Sajawandi (wafat 560 H), mufassir, ahli lingusitik dan guru besar qiraat. Tanda baca-tanda baca ini dikenal sebagai rumuz Sajawandi. Tanda baca-tanda baca ini adalah “mim, tha, jim, shad, za, lam.”[5]

Tanda baca-tanda baca lainnya juga belakangan diperkenalkan oleh para guru qiraat – di antaranya Taj al-Qurra Syaikh Mushaddir Bukhari – yang ditulis di atas kalimat-kalimat sebagian al-Quran kuno. Tanda baca-tanda baca itu adalah, qif, sin, qafh, qaf, qala, shil, shalla, shaq, shab, jih, kaf. (قف- س- قفه- ق- قلا- صل- صلى- صق- صب- جه- ک)[6]

Sebagian juris, memperhatikan waqf terhadap harakat dan bersambung pada sukun tidak perlu dilakukan dalam salat, namun sebagian lainnya, mengikut prinsip ihtiyath wajib, harus dilakukan dalam salat.[7] [iQuest]

 


[1]. Muhammad Hadi Ma’rifat, al-Tamhid fi ‘Ulûm al-Qur’ân, jil. 1, hal. 360, Muassasah al-Nasyr al-Islamiyah, Qum, Cetakan Kedua, 1415 H.  

[2]. Sesuai nukilan dari al-Tamhid fi ‘Ulûm al-Qur’ân, hal. 361.  

[3]. Muhamammad Syaikh Mufid, al-Jamal wa al-Nushrah li Sayid al-‘Itrah fi Harb al-Bashrah, Riset dan Koreksi oleh Ali Mir Syarifi, hal. 446, Kongre Syaikh Mufid, Qum, Cetakan Pertama, 1413 H; Muhammad bin Ahmad bin Utsman Dzahabi, Ma’rifat al-Qurâ’ al-Kibâr ‘ala Thabaqât al-A’shâr, jil. 1, hal. 154, Markaz al-Buhuts al-Islamiyah, Istanbul, Cetakan Pertama, 1416 H; Muhammad bin Abdullah Zarkisyi, al-Burhân fi ‘Ulûm al-Qur’ân, jil. 1, hal. 36, Dar al-Ma’rifah, Beirut, Cetakan Pertama, 1410 H; Muhammad Abdulazhim Zarqani, Manâhil al-‘Irfân fi ‘Ulûm al-Qur’ân, jil. 1, hal. 23, Dar Ihyat al-Turats al-‘Arabi, Tanpa Tahun, Tanpa Tempat; Muhammad Husain ‘Ali al-Shagir, Târikh al-Qur’ân, hal. 127, Dar al-Mu’arrikh al-‘Arabi, Beirut, Cetakan Pertama, 1420 H.

[4]. Al-Tamhid fi ‘Ulûm al-Qur’ân, jil. 1, hal. 362 dan 363.  

[5]. Sayid Jawad Fatimi, Pazyuhesy dar Waqf wa Ibtidâ, hal. 86, Beh Nasyr, Masyhad, Cetakan Pertama, 1382 S.

[6]. Hasan Biglari, Sirr al-Bayân fi ‘Ilm al-Qur’ân, hal. 251, Kitabkhaneh Sinai, Tanpa Tempat, Cetakan Kelima, Tanpa Tahun.  

[7]. Silahkan lihat, Imam Khomeini, Taudhih al-Masâil (al-Muhassyâ), Penyusun Sayid Muhammad Husain Bani Hasyim Khomeini, jil. 1, hal. 554 dan 555, Masalah 1004, Daftar Intisyarat-e Islami, Qum, Cetakan Kedelapan, 1424 H.

 

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah malaikat maut akan mengambil nyawa setiap makhluk hidup?
    1602 فرشتگان 2014/10/26
    Dari bentuk mutlak riwayat dapat disimpulkan bahwa malaikat maut (Izrail) adalah media Allah Swt dalam mencabut jiwa dan mengambil nyawa seluruh makhluk hidup. Namun yang penting kita ketahui adalah bahwa sejatinya yang mengambil jiwa seluruh makhluk hidup adalah Allah Swt. Sunnatullah yang mengharuskan perbuatan mencabut nyawa harus ...
  • Apa rahasia dan falsafah salat dalam mazhab Syiah?
    3843 Filsafat Hukum 2012/03/14
    Seluruh hukum Ilahi pasti memiliki falsafah dan dalil. Namun demikian tidak serta merta kita juga harus mengetahui dan menemukan dalil dari seluruh hukum dan titah Ilahi. Kaum Muslimin harus tunduk-patuh dan pasrah (taslim) di hadapan pesan wahyu. Mental kepasrahan dan penerimaan ini adalah salah satu bentuk ...
  • Apa pandangan Islam terkait dengan operasi kecantikan dan memperindah anggota tubuh?
    143 Fikih 2015/04/18
    Fatwa Marja Agung Taklid berbeda pendapat terkait dengan operasi kecantikan sebagaimana berikut: Kantor Ayatullah Agung Khamenei (Mudda Zhilluhu al-‘Ali): Pada dasarnya tidak ada masalah, lain halnya kalau mengharuskan bersentuhan dengan non mahram atau perbuatan dosa lainnya. Kantor Ayatullah Agung Makarim Syirazi (Mudda Zhilluhu al-‘Ali): Apabila tidak berhubungan ...
  • Apa urgensinya sehingga imam harus maksum dan bagaimanakah menentukan bahwa para imam itu maksum?
    3315 Teologi Klasik 2010/03/13
    Bertolak belakang dengan Ahlusunnah, Syiah percaya bahwa dalam seluruh tingkatannya Imam sama dan sejajar dengan Rasulullah Saw, kecuali dalam masalah wahyu. Oleh karena itu imam juga harus seperti rasul yang maksum dan suci dari kesalahan, penyimpangan dan dosa, sebagaimana halnya Rasulullah Saw dan para ...
  • Apakah di surga ada kemungkinan untuk tidur?
    9687 Teologi Klasik 2012/07/17
    Tidur, merupakan jawaban alami badan terhadap keletihan-keletihan yang ditanggungnya, dan kita mengetahui bahwa manusia-manusia baik yang telah masuk surga, menurut penjelasan al-Quran, di sana tidak akan pernah merasakan keletihan, dan karena itulah dalam riwayat-riwayat dijelaskan bahwa para penghuni surga tidak akan berhadapan dengan bahaya-bahaya yang berkaitan dengan ...
  • Apa saja yang menjadi kewajiban-kewajiban legal istri di hadapan suami?
    34434 Hukum dan Yurisprudensi 2011/07/19
    Kekukuhan, penguatan dan keberlanjutan kehidupan suami-istri terletak pada kecintaan, kesukaan, saling-memahami, saling menghormati, saling mengakui dan menunaikan hak kedua belah pihak. Supaya tatanan lingkungan dan miniatur masyarakat keluarga menjadi kukuh dan berkelanjutan Islam memberikan seperangkat aturan dan hak-hak masing-masing untuk suami dan istri. Sebagai bandingan ...
  • Apakah mengucapkan alhamdulillah Rabb al-‘alamin setelah selesai membaca surah al-Fatihah hukumnnya mustahab hanya untuk para makmum? Apakah mengucapkan penggalan ayat itu juga mustahab bagi imam jamaah?
    3233 Hukum dan Yurisprudensi 2012/01/04
    Kantor Ayatullah Agung Khamenei (Mudda Zhilluhu al-Ali):(Hukumnya) Mustahab bagi para makmum. Kantor Ayatullah Agung Siistani (Mudda Zhilluhu al-Ali):Apa yang anjurannya (mustahab) bersifat tetap dalam salat adalah bahwa orang-orang yang mengerjakan salat di belakangan imam jamaah setelah membaca surah al-Fatiha mengucapkan alhamdulillah Rabb al-‘alamin ...
  • Mana sajakah yang termasuk binatang-binatang yang haram dikonsumsi?
    30298 Hukum dan Yurisprudensi 2011/05/18
    Secara umum binatang-binatang yang haram dikonsumsi terbagi menjadi beberapa bagian: 1.     Seluruh binatang laut (adalah haram) selain ikan-ikan yang bersisik. 2.     Di antara binatang darat; anjing, babi, dan binatang-binatang buas yang ...
  • Dengan gaibnya Imam Keduabelas Syiah, seluruh konsepsi imamah menjadi diragukan?
    2768 Teologi Klasik 2009/07/11
    Terkait pertanyaan yang mengemuka secara global tanpa menyebutkan contoh-contoh tentang  kontradiksinya masalah ghaibah dan konsepsi imamah, oleh itu di sini kita harus mengulas tugas-tugas imam kemudian sesuai atau tidak sesuainya dengan masalah ghaiba akan menjadi obyek analisa kita.Imamah – yang merupakan kelanjutan estafet kenabian dan yang ...
  • Apa saja yang menjadi syarat-syarat pengenaan zakat?
    1859 Zakat dan Sedekah 2013/08/15
    Sesuai dengan fatwa para marja agung taklid, “Zakat diwajibkan pada 9 hal: Pertama: Gandum. Kedua: Bibit gandum. Ketiga: Kurma. Keempat: Kismis. Kelima: Emas. Keenam: Perak. Ketujuh, Unta. Kedelapan: Sapi. Kesembilan: Kambing. Apabila seseorang memiliki salah satu dari kesembilan obyek zakat ini, sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditentukan ...

Populer Hits

  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    182013 Teologi Klasik 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    148630 Teologi Klasik 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    132068 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    106187 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    104462 تاريخ بزرگان 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    102099 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    96994 تاريخ بزرگان 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    87821 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apakah ada ayat al-Quran yang menjelaskan tentang kaum Israel dan Palestina?
    68084 Tafsir 2013/10/26
    Sebagaimana yang Anda ketahui bahwa “negara” Israel tidak memiliki sejarah yang panjang. “Negara” Israel berdiri pada beberapa dasawarsa terakhir dengan mencaplok tanah Palestina. Kawasan ini bernama Palestina dan Suriah yang telah dikenal sebelumnya dalam sejarah. Adapun tentang wilayah Palestina sebagian ahli tafsir berkata, “Yang dimaksud dengan tanah ...
  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    67385 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...

Jejaring