Advanced Search
Hits
16376
Tanggal Dimuat: 2014/01/18
Ringkasan Pertanyaan
Jelaskan cara mengindari dan mengantisipasi terjadinya bencana alam?
Pertanyaan
Jelaskan cara mengindari dan mengantisipasi terjadinya bencana alam yang di anjurkan
Jawaban Global
Gempa bumi dan semisalnya merupakan bencana alam yang menyisakan banyak pengaruh dimana keseluruhannya sebenarnya mengandung kebaikan bagi umat manusia. Kebaikan yang terpendam di balik bencana alam yang menimpa manusia seperti supaya masyarakat tidak lalai dan menjadi mengerti akan kelemahan dan ketidakberdayaannya sehingga tidak lagi berbuat dosa dan kerusakan.
Berdasarkan beberapa riwayat, sebagai ganti apa yang telah hilang akibat bencana alam ini, di akhirat kelak ia akan menerima banyak ganjaran yang tidak dapat dibandingkan dengan segala apa yang ada di dunia.
Meski tidak dapat dikatakan terdapat beberapa cara yang dapat mencegah secara sempurna terjadinya gempa bumi; karena inti kejadiannya boleh jadi diperlukan untuk kelanjutan dan kelangsungan hidup di muka bumi. Namun manusia memiliki beberapa tugas dalam menghadapi beberapa peristiwa berupa bencana alam:
  1. Menggunakan media yang diperlukan dari ilmu dan teknologi serta melaksanakan aturan-aturan teknik sipil dan arstitektur dalam pembangunan rumah, jembatan dan jalan sehingga dapat meminimalisir resiko dan kerugian yang ditimbulkan.
  2. Memperhatikan dan menjalankan hal-hal maknawiah; seperti menghindari hal-hal yang menurut teks-teks agama sebagai salah satu penyebab maknawi terjadinya gempa bumi.
Jawaban Detil
Terkait dengan gempa bumi dan bencana alam lainnya, kiranya kita perlu menyebutkan beberapa masalah penting sebagai berikut:
  1. Gempa bumi dan semisalnya merupakan bencana alam yang menyisakan banyak pengaruh dimana keseluruhannya sebenarnya mengandung kebaikan bagi umat manusia. Imam Shadiq As bersabda, “Gempa bumi dan semisalnya terjadi supaya masyarakat tidak (lagi) lalai dan menjadi mengerti akan kelemahan dan ketidakberdayaannya serta supaya ia menjadi takut dan (dengan merasakan kelemahannya dan kekuatan Sang Pencipta) tidak lagi berbuat dosa dan kerusakan. Seluruh bencana dan penderitaan yang menimpa badan dan harta manusia adalah untuk urusan ini. Sejatinya bencana itu adalah demi kepentingan, kemaslahatan dan ketegaran manusia menghadapi semua ini. Sebagai ganti dari kehilangan yang ditimbulkan, di akhirat sedemikian cadangan disediakan untuknya sehingga tidak dapat dibandingkan dengan nikmat apa pun di dunia. Karena itu terkadang kebaikan dan kemaslahatan umum dan khusus yang terpendam di dalamnya sehingga turunnya bencana-bencana di dunia harus disegerakan.”[1]
  2. Boleh jadi hal-hal ini mengandung sebab-sebab beragam material dan non-material.
  3. Inti sebab-sebab maknawiah pada pelbagai peristiwa di dunia merupakan hal yang pasti; satu dalil nyatanya adalah ayat-ayat al-Quran yang pada satu tempat menyebutkan “
«ظَهَرَ الْفَسادُ فِی الْبَرِّ وَ الْبَحْرِ بِما کَسَبَتْ أَیْدِی النَّاسِ لِیُذیقَهُمْ بَعْضَ الَّذی عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ یَرْجِعُونَ»
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (Qs al-Rum [30]:41)
Pada ayat lainnya, kita membaca:
«وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرى‏ آمَنُوا وَ اتَّقَوْا لَفَتَحْنا عَلَیْهِمْ بَرَکاتٍ مِنَ السَّماءِ وَ الْأَرْضِ وَ لکِنْ کَذَّبُوا فَأَخَذْناهُمْ بِما کانُوا یَکْسِبُونَ»          
“Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi. Tetapi, mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Qs. al-A’raf [7]:96)
  1. Menentukan secara akurat obyek-obyek sebab-sebab maknawi tidak mungkin dapat dilakukan oleh orang-orang biasa; melainkan hanya para wali Allah Swt yang dapat menjelaskan gerangan apa yang menjadi sebab maknawi pelbagai peristiwa material yang terjadi.
  2. Sebab-sebab maknawi dalam urusan-urusan material terjadi secara vertikal bukan horizontal. Artinya boleh jadi satu perkara maknawiah dalam tingkatan yang lebih tinggi dan metafisis yang menjadi sebab terjadinya gempa bumi; namun terjadinya gempa bumi di alam luaran dan alam tabiat terjadi berdasarkan sebab-sebab material.[2]
  3. Dengan memperhatikan beberapa hal yang telah dijelaskan di atasnya menjadi jelas bahwa pertama, tidak dapat disebutkan bahwa terdapat beberapa cara yang dapat mencegah dan mengantisipasi secara sempurna terjadinya gempa bumi. Karena inti kejadian gempa bumi boleh jadi diperlukan bagi kelangsungan hidup planet bumi. Kedua: Manusia memiliki beberapa tugas dalam menghadapi beberapa peristiwa berupa bencana alam:
  1. Menggunakan media yang diperlukan dari ilmu dan teknologi serta menjalankan aturan-aturan teknik sipil dan arstitektur dalam pembangunan rumah, jembatan dan jalan sehingga dapat meminimalisir resiko dan kerugian yang ditimbulkan.
  2. Memperhatikan dan menjalankan hal-hal maknawiah; seperti menghindari hal-hal yang menurut teks-teks agama sebagai salah satu penyebab maknawi terjadinya gempa bumi seperti berdasarkan beberapa riwayat, menyebarnya zina merupakan salah satu faktor terjadinya gempa bumi. Imam Shadiq As bersabda, “Setelah menyebarnya empat hal (susulannya) akan muncul empat hal lainnya: Kapan saja zina menyebar maka gempa bumi juga akan terjadi. Kapan saja hukum tidak berdasarkan kebenaran dikeluarkan maka hujan tidak akan turun. Kapan saja perjanjian dengan orang-orang kafir yang hidup dalam tanggungan Islam dilanggar (dan mereka diperlakukan tidak sesuai dengan ketentuan) maka pemerintahan akan jatuh di tangan orang-orang musyrik dan memerintah atas kaum Muslim.  Kapan saja zakat tidak dikeluarkan maka kemiskinan akan merajalela.”[3] Nampaknya maksud dari perbuatan-perbuatan ini (zina dan seterusnya) dilakukan berdasarkan kesadaran dan ikhtiar serta merajelala di tengah masyarkat, dapat menjadi sebab terjadinya gempa bumi.
Hal lain yang berkaitan dengan urusan maknawi yang harus diperhatikan adalah amalan-amalan yang dapat meminimalisir intensitas atau volume gempa bumi. Ali bin Mahziyar berkata, “Saya menulis surat kepaa Imam Muhammad Taqi As dan mengeluhkan banyaknya terjadi gempa bumi di Ahwaz. Saya katakan apakah menurut Anda maslahat apabila kami pindah ke tempat lain? Imam Taqi al-Jawad, dalam menjawab surat itu, berkata, “Janganlah pindah dari tempat itu. Berpuasalah pada hari Rabu, Kami dan Jumat. Kemudian mandilah dan kenakan pakaian-pakaian bersih lalu keluarlah dari rumah kalian pada hari Jumat  dan berdoalah kepada Allah Swt maka pasti Allah Swt akan menyelesaikan masalah itu.” Periwayat berkata, “Kami melakukan apa yang disarankan oleh Imam Jawad dan kemudian gempa bumi tidak terjadi lagi. Demikian juga Imam Taqi al-Jawad As bersabda, “Barang siapa dari kalian yang melakukan dosa maka segeralah bertaubat dan memohonlah kebaikan.”[4]
Pada hadis lainnya, Muhammad bin Sulaiman Dailami meriwayatkan, “Saya bertanya kepada Imam Shadiq As, “Apakah gempa bumi itu?” Imam Shadiq As menjawab, “Ayat dan sebuah tanda.” “Apa gerangan yang menjadi sebab terjadinya gempa bumi?” Tanyaku lagi. “Allah Swt mewakilkan seorang malaikat pada buhul-buhul bumi dan bilamana Allah Swt ingin menguncangkan bumi maka Dia mewahyukan kepada malaikat itu untuk menggerakan buhul ini dan buhul itu. Kemudian malaikat itu berdasarkan perintah Allah Swt menggerakan buhul di bumi kemudian bumi dan penduduknya pun terguncang.” Jawab Imam Shadiq As. “Apa yang harus dilakukan jika terjadi seperti ini?” Tanyaku lagi. Imam Shadiq As bersabda, “Kerjakanlah salat Kusuf (ayat) dan tatkala engkau telah selesai mengerjakan salat, sujudlah dan dalam sujudmu bacalah doa ini:
«یَا مَنْ یُمْسِکُ السَّماواتِ وَ الْأَرْضَ أَنْ تَزُولا وَ لَئِنْ زالَتا إِنْ أَمْسَکَهُما مِنْ أَحَدٍ مِنْ بَعْدِهِ
 إِنَّهُ کانَ حَلِیماً غَفُوراً أَمْسِکْ عَنَّا السُّوءَ إِنَّکَ عَلى‏ کُلِّ شَیْ‏ءٍ قَدِیر».
“Wahai yang menahan langit dan bumi supaya tidak menyimpang (dari rotasinya); dan sungguh jika keduanya menyimpang, tidak ada seorang pun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. Jauhkanlah dari kami keburukan dan kejahatan sesunggurhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”[5] [iQuest]
 

[1]. Mufaddhal bin Umar, Tauhid al-Mufaddhal, Riset dan edit oleh Kazhim Muzhaffar, hal. 144, Nasyr Dawari, Qum, Cetakan Ketiga, Tanpa Tahun.
[2]. Silahkan lihat, Bencana-bencana Alam (Banjir, Gempa Bumi dan....) dan Azab Ilahi, Pertanyaan 288.   
[3]. Muhammad Yakub Kulaini, al-Kâfi, Riset dan edit olehh Ali Akbar Ghaffari dan Muhammad Akhundi, jil. 2, hal. 448, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Tehran, Cetakan Keempat, 1407 H.  
[4]. Syaikh Shaduq, ‘Ilal al-Syarâ’i, jil. 2, hal. 555-556, Kitabpurusyi Dawari, Qum, Cetakan Pertama, 1385 S.
[5]. Ibid.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah dalam riwayat-riwayat kita dicegah untuk mandi setiap hari, dan apakah hal itu bias menyebabkan penyakit TBC?
    11957 Dirayah al-Hadits 2013/06/22
    Ada riwayat sahih yang dinukil dari Imam Ridha As yang melarang kita untuk mandi setiap hari. Dalam riwayat itu dijelaskan bahwa mandi setiap hari dapat menyebabkan penyakit sill (TBC). Namun dengan berbagai pertimbangan, sebenarnya riwayat itu dapat diartikan begini: bahwa sering mandi setiap hari dapat membuat kurus ...
  • Bagaimana tiadanya ilmu para malaikat terhadap nama-nama Tuhan dan kedudukan tinggi mereka dapat disandingkan?
    12606 Tafsir 2011/01/13
    Alam non-materi di antaranya para malaikat memiliki beberapa tipologi yang ketika diketahui maka akan dapat banyak membantu menjawab banyak pertanyaan yang terkait keberadaan para malaikat. Adapun tipologi tersebut adalah :1.     Entitas mereka adalah entitas aktual ...
  • Bagaimana model ideal manusia dalam sistem dinamis Rahmani?
    12185 Filsafat Islam 2011/10/22
    Pertanyaan ini merupakan penjelasan lain dari masalah negara ideal (madinah fadhilah) atau ideologi pembebasan. Negara ideal Plato merupakan model ideal manusia paling lama dan paling terkenal yang diungkapkan dalam Republika. Dalam kosmos Islam, filosof seperti Farabi dalam Ârâ Ahl al-Madinah al-Fâdhilah
  • Apakah Allah Swt dapat menciptakan sebuah entitas atau makhluk yang Dia sendiri tidak mampu lenyapkan?
    9441 پروردگار. نامها و ویژگی ها 2013/03/09
    Meski kekuasaan dan kodrat Tuhan bersifat umum, namun terkait dengan hal-hal yang memiliki kemungkinan dan kapasitas untuk mewujud; karena itu, seseuatu yang secara esensial sifatnya tercegah (mumtani’) atau meniscayakan absurditas tidak akan terkait dengan kodrat, sementara mustahil Allah Swt menciptakan sesuatu yang Dia sendiri tidak mampu lenyapkan; ...
  • Apakah dalam surga juga terdapat hukum-hukum fikih?
    8639 بیشتر بدانیم 2014/01/27
    Kiranya poin ini perlu diperhatikan bahwa kita tak dapat memperoleh penjelasan lain kecuali melalui wahyu serta ungkapan-ungkapan para maksum yang sampai pada kita terkait dengan mengenai persoalan-persoalan alam akhirat dan keadaan surga neraka. Jawaban atas pertanyaan di atas juga tidak disebutkan secara tegas dalam teks-teks agama. Akan ...
  • Apa hukumnya jika kita menikah dengan anak saudara perempuan seayah?
    16200 Hal-hal Yang Diharamkan Dalam Pernikahan 2013/11/23
    Apabila maksud Anda dengan anak saudara perempuan (anak saudari perempuan yang seayah) adalah seseorang yang sejatinya adalah pamannya sendiri maka pernikahan dengan kemenakan itu batal dan harus segera berpisah. Apabila mereka tidak mengetahui hukum persoalan ini,maka anak-anak yang lahir dari keduanya dihukumi sebagai walad al-syubha dan bukanlah ...
  • Apakah haram mengkonsumsi permen karet-permen karet yang mencantumkan nama Sugar Alcohol dalam kemasannya?
    14381 Hukum dan Yurisprudensi 2012/01/19
    Kantor Ayatullah Agung Khamenei (Mudda Zhilluhu al-‘Ali):Apabila alkohol yang digunakan adalah alkohol yang memabukkan dan aslinya cair, mengikut prinsip ihtiyath, maka alkohol tersebut adalah najis dan apabila (Anda) ragu maka alkohol tersebut dihukum suci. Kantor Ayatullah Agung Siistani (Mudda Zhilluhu al-‘Ali):Tidak ada masalah ...
  • Bagaimana hubungan yang terjalin antara nafs, ruh, jiwa, akal, pikiran dan fitrah?
    39915 Filsafat Islam 2011/06/29
    Terkadang yang dimaksud atas beberapa redaksi dan kalimat ini adalah satu dan seluruhnya menyinggung satu hakikat yaitu entitas dan realitas manusia; terkadang juga dimaksudkan untuk ragam makna dan masing-masing dari redaksi dan kalimat ini menyoroti masalah tingkatan dan derajat-derajat jiwa manusia. ...
  • Apa sisi umum pelbagai pemerintahan dan revolusi agama seperti Mesir dan Tunisia?
    7814 System 2011/05/18
    Sisi umum pelbagai pemerintahan religius adalah penegakan dan realisasi nilai-nilai agama yang merupakan masalah fitrah kemanusiaan. Karena rakyat negara-negara seperti Tunisia dan Mesir menyadari bahwa dengan Islam mereka dapat merealisir segala tuntutan ekonomi dan politik mereka, kemudian mereka bangkit melakukan demonstrasi dan revolusi. Pesan revolusi Islam ...
  • Siapakah nama neneknya Nabi Muhammad??
    75811 Sejarah Para Pembesar 2013/11/23
    Nama nenek Nabi Muhammad Saw dari jalur ayah adalah Fatimah binti Amru bin Aidz bin Imran bin Makhzun.[1] Adapun nama nenek Nabi Saw dari jalur ibu yaitu ibunda Aminah binti Abdul Aziz bin Utsman bin Abdudar bin Qasha.[2] [iQuest]

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    266537 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    248929 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    232097 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    218952 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    178447 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    173163 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    170248 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    161371 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    144046 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    136065 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...