Advanced Search
Hits
11081
Tanggal Dimuat: 2010/01/09
Ringkasan Pertanyaan
Kapankah awal waktu shalat Ashar?
Pertanyaan
Apakah awal waktu shalat Ashar itu langsung setelah shalat Zuhur, ataukah beberapa jam setelahnya?
Jawaban Global

Awal waktu shalat Ashar adalah awal waktu fadhilah (utama) itu sendiri yang jatuh setelah waktu khusus shalat Zuhur.

Jawaban Detil

Shalat Yaumiyyah (harian) mempunyai tiga waktu:  

1.     Waktu khusus dimana shalat selainnya tidak boleh dilakukan pada waktu itu.  

2.     Waktu musytarak (bersama, gabungan) yaitu waktu gabungan antara dua shalat; shalat Zuhur dan Ashar atau Maghrib dan Isya'. Kedua shalat tersebut boleh dilakukan bersamaan tetapi harus menjaga urutannya.

3.     Waktu fadhilah (utama) yaitu jika shalat dilakukan pada waktu itu, pahalanya lebih banyak.

 

Dengan memahami mukaddimah di atas, kami akan menjelaskan tentang shalat Ashar dan waktu pelaksanaannya.

Secara global bahwa waktu untuk melakukan shalat Zuhur dan Ashar itu dimulai sejak azan Zuhur sampai Maghrib dimana mulai dari awalnya -seukuran lamanya mengerjakan shalat Zuhur- merupakan waktu khusus shalat Zuhur. Apabila shalat Ashar dikerjakan pada waktu khusus shalat Zuhur ini, maka hukumnya batil (tidak sah)[1]. Dan akhir waktunya yaitu seukuran melakukan shalat Ashar sebelum masuk Maghrib, merupakan waktu khusus shalat Ashar[2]. Dan masa yang terletak di antara dua waktu khusus shalat tersebut adalah merupakan waktu musytarak (bersama, gabungan) antara shalat Zuhur dan Ashar dimana kedua shalat tersebut dapat dilakukan pada waktu itu. Tetapi shalat Zuhur harus dilakukan sebelum shalat Ashar[3].

Adapun waktu utama (fadhilah) shalat Ashar , terletak setelah waktu khusus shalat Zuhur[4] hingga panjang bayangan sebuah tonggak itu[5] mencapai dua kali lipatnya. Dengan demikian bahwa yang dimaksud dengan awal waktua shalat Ashar dalah waktu fadhilah (utama) itu sendiri.[]

 


[1] . Tetapi apabila si mushalli (pelaku shalat) ketika sedang shalat menyadari bahwa ia keliru, maka ia harus merubah niatnya kepada shalat Zuhur, kemudian ia sempurnakan shalatnya dan setelah itu ia lakukan shalat Asar.  Tetapi secara ihtiyath ia harus melakukan shalat Asar lagi. Dan ihtiyath ini sangat bagus; Taudhih al-Masâil (al-Mahsyi Imam Khomeini Ra) J.1, hal. 405.

[2] . Oleh karena itu apabila seseorang belum melakukan shalat Zuhur hingga tiba waktu khusus shalat Asar, maka shalat Zuhurnya harus di-qadha (diulang). Karena pada waktu khusus shalat Asar itu ia harus mengerjakan shalat Asar saja. Dan setelah itu ia melakukan qadha shalat Zuhur. (Taudhihu al-Masail, Imam Khomeini, masalah 731).

[3] . Tahrir al-Wasilah, J.1, kitab al-Shalat, muqaddimatu al-Shalat, al-muqaddimatu al-ula, masail 6, 7 dan 8, hal. 112, Taudhih al-Masâil, Imam Khomeini, masalah 731.

[4] . Imam Khomeini di dalam kitabnya "Tahrir al-Wasilah", walaupun pada awalnya beliau mengatakan bahwa: "Menurut pandangan yang lebih jelas (azhhar) adalah bahwa awal waktu fadhilah shalat Ashar adalah ketika bayangan sebuah tonggak itu mencapai 4/7 nya", tetapi akhirnya beliau berkata bahwa: "Tidak jauh pula bahwa awal waktunya adalah setelah seukuran melakukan shalat Zuhur. (Tahrir al-Wasilah, J 1, hal. 112, masalah 6).

[5] . Makna syakhish adalah seperti sebuah benda semacam kayu yang ditancapkan secara tegak di atas tanah. Dan tonggak itulah yang digunakan untuk menentukan dan mengetahui awal zawal (tergelincirnya) matahari yang merupakan awal waktu shalat Zuhur. Apabila kita menancapkan sebuah kayu berbentuk panjang ke tanah, maka ketika bayangannya sudah tidak ada lagi dan bayangannya itu muncul di arah yang lain, ketika itulah dinamakan zawal (tergelincirnya matahari) yang merupakan awal waktu shalat Zuhur. Demikian juga untuk menentukan waktu fadhilah shalat Zuhur dikatakan bahwa: Waktu fadhilah shalat Zuhur itu dimulai dari awal Zuhur hingga bayangan itu sama dengan panjangnya tonggak yang berdiri tegak. (Tahrir al-Wasilah, J. 1 , Kitabu al-Shalat, muqaddimatu al-Shalat, al-muqaddimatu al-ula, masalah 6, Urwat al-Wusyqa ma'a ta'aliq Imam Khomeini, hal. 272-273, Amuzesye Fiqh, Muhammad Huein Falah Zadeh, hal. 125 – 126).

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    260319 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    245903 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    229776 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    214581 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    175927 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    171300 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    167695 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    157760 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    140568 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    133771 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...