Advanced Search
Hits
22389
Tanggal Dimuat: 2012/11/11
Ringkasan Pertanyaan
Jika seseorang berbuat buruk terhadap hak orang lain dan merusak hidup orang lain, apakah diperbolehkan menggibahnya?
Pertanyaan
Jika seseorang berbuat buruk terhadap hak Anda, lalu kehidupan Anda menjadi rusak karenanya. Dan jika sekarang Anda tidak menyampaikan hakikat dan realitas mengenainya, atau dengan istilah lain Anda tidak menyampaikan hakikat tersebut kepada orang yang Anda cintai, atau jika orang yang melakukan hal ini, akan melakukannya juga pada orang lain, dalam keadaan ini Anda pasti akan mengizinkan mereka untuk mengetahui bagaimana Anda telah tertekan dan tersiksa dengan perbuatannya. Akan tetapi pembahasan kami terletak di sini, jika kita membicarakannya di belakangnya, maka perbuatan ini akan termasuk ghibah dan dicela, dimana dalam keadaan ini, melalui ghibah yang Anda lakukan, pada hari kiamat kelak, perbuatan-perbuatan baik Anda akan sirna dan diberikan kepadanya (yang kita ghibah). Dengan demikian, orang ini dari dua sisi tetap memperoleh keuntungan, pertama, karena di dunia ini ia melakukan perbuatan buruknya kepada Anda, dan yang kedua, pada hari kiamat, perbuatan-perbuatan baik Anda akan diberikan kepadanya. Sementara orang yang mengghibahnya akan merugi dalam dua hal: pertama, kehidupannya yang sirna karena keburukan yang dilakukan oleh orang ini, dan kedua, amal dan perbuatan baiknya yang juga akan sirna karena diberikan kepada orang ini. Akan tetapi dari satu sisi, tetap tidak bisa untuk tidak mengatakan kepada orang lain! Karena jika Anda tidak mengatakan masalah Anda kepada orang lain, maka Anda akan menyesal dan mengalami tekanan atau depresi. Sekarang orang ini menjadi benar-benar kalah (karena dari satu sisi ia harus menanggung keburukan perilaku pembuat keburukan, dan dari sisi lain, ketika ia tidak menyampaikannya ke orang lain, ia bisa terjebak dalam depresi) sementara ketika ia menyampaikannya, akan termasuk melakukan ghibah yang sangat tercela. Menurut Anda, apa yang harus dilakukan?
Jawaban Global
  1. Mengenai definisi ghibah, syarat keterwujudan dan pengecualiannya, cobalah Anda kaji Pertanyaan 714 (situs 756).
  2. Jika orang yang Anda maksud, benar-benar mengganggu dan menekan orang lain dan ia bangga dengan perbuatannya ini, maka memperkenalkannya dan menyampaikan masalah orang ini kepada orang lain dalam ketidakhadirannya, bukanlah termasuk ghibah yang haram.
  3. Setiap keburukan yang dilakukan kepada orang lain, akan memiliki balasan tersendiri. Jika seseorang telah berbuat keburukan atas hak orang lain dan tidak melakukan tobat yang hakiki serta tidak meminta kerelaan dari orang yang telah ia ganggu, maka balasannya juga akan sesuai dengan keburukan yang ia lakukan. Oleh karena itulah pada sebagian dari riwayat disinggung:
Rasulullah Saw bersabda, “Barang siapa yang mengganggu tetangganya, maka Allah akan mengharamkan bau surga kepadanya, dan tempatnya adalah di neraka. Dan betapa tempat tinggal yang buruk. Dan barang siapa melanggar hak-hak tetangganya, maka ia bukanlah dari kami, dan Jibrail telah berkali-kali berpesan tentang berbuat baik kepada tetangga hingga saya berpikir bahwa tetangga akan segera mewariskan.”[1]
Imam Shadiq As bersabda, “Barang siapa membuat masalah untuk saudara Mukminnya dan mengatakan atau ingin merusak kebaikannya atau menghancurkan harga dirinya di hadapan masyarakat, maka Allah akan mengusirnya dari wilayah-Nya dan meletakkannya di wilayah setan.”[2]
Imam Shadiq As bersabda, ... “Barang siapa merusak harta atau harga diri seorang Muslim, maka wajib baginya untuk meminta kehalalan darinya.”[3] [iQuest]
 
Untuk telaah lebih dalam, silahkan lihat indeks Mengghibah Orang Yang Tidak Melaksanakan Salat, Pertanyaan 714 (situs 756).
 

[1]. Syaikh Hurr Amili, Wasâil Asy-Syîah, jil. 12, hal. 127, Muasasah Ali Al-Bait As, Qom, 1409 H.
[2]. Fatal Neisyaburi, Muhammad bin Hasan, Raudhah al-Wa’idzain, jil. 2, hal. 387 dan 388, Intisyârât Radhi, Q0m; Al-Amâli, Syaikh Shaduq, hal. 486, Intisyârât Kitâbkhâneh Islâmiyyah, 1362 S.
[3]. Tamimi Maghribi, Nu’man bin Muhammad, Da’âim al-Islâm, jil. 2, hal. 485, hadis 1731, Dar al-Ma’ârif, Mesir, 1385 S.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    258303 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    244931 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    228678 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    213318 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    174899 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    170224 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    165964 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    156681 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    139031 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    132971 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...