Advanced Search
Hits
5437
Tanggal Dimuat: 2011/08/10
Ringkasan Pertanyaan
Shalat Tahiyyat Masjid Jamkaran
Pertanyaan
Apakah shalat tahiyyat (penghormatan) yang dikerjakan di Masjid Jamkaran adalah perintah yang bersifat global bagi setiap masjid atau terkhusus untuk Masjid Jamkaran saja?
Jawaban Global

Ibadah dan doa-doa adalah bersifat tauqifi (sudah dari sananya). Artinya bahwa masing-masing dari ibadah dan doa-doa ini memiliki efek yang bersandar padanya. Seluruh amalan dan doa yang dikerjakan sesuai dengan apa yang diinginkan sebagaimana dokter yang memformulasikan obat bagi pasiennya dan berkata kepadanya bahwa Anda harus meminum obat tiga kali sehari. Anda tidak boleh mengkonsumsinya empat atau lima kali sehari. Atau sekali atau dua kali sehari. Apabila Anda melakukan ini maka apa yang diharapkan yaitu kesembuhan tidak dapat tercapai.

Yunus bin Abdurahman meriwayatkan dari Abdullah bin Sinan bahwa Imam Shadiq As bersabda, “Segera akan datang keraguan bagi kalian. Kalian tidak memiliki pengetahuan untuk keluar darinya dan juga tidak ada seorang imam (yang hadir) yang memecahkan keraguan itu bagi kalian. Kalian akan terombang-ambing dalam gelombang keraguan. Orang-orang yang ingin selamat dari keraguan ini harus membaca doa ghariq (doa selamat untuk tidak karam). Aku berkata, “Yang manakah doa ghariq itu?” Imam Shadiq As bersabda, “Katakanlah, “Ya Allah Ya Rahman.. Ya Rahim.. Ya Muqalliba al-Qulub tsabbit qalbi ‘ala dinik.” (Ya Allah.. Ya Rahman..Ya Rahim.. Wahai Pembolak-balik hati tetapkanlah hatiku pada agama-Mu). Aku berkata, “Ya Muqalliba al-qulub wa al-abshar tsabbit qalbi ‘ala dinik.” (Wahai pembolak-balik hati dan mata hati kukuhkanlah hatiku atas agamamu). Imam Shadiq As bersabda, “Allah Swt adalah perubah hati-hati dan mata hati namun bacalah sebagaimana yang aku instruksikan. Katakanlah, “Ya Muqalliba al-Qulub tsabbit qalbi ‘ala dinik.”[1]

Karena itu, shalat-shalat dan doa-doa yang disebutkan harus dikerjakan sesuai dengan apa yang diinstruksikan pada ruang dan waktu, situasi dan kondisi yang disebutkan. Syaikh Abbas Qummi Ra menyebutkan empat rakaat shalat untuk amalan-amalan masjid Jamkaran. Dua rakaatnya, shalat tahiyyat dan dua rakaat lainnya, shalat Imam Zaman Afs. Shalat Imam Zaman ini disebutkan dikerjakan setelah tengah malam Jumat untuk memohon hajat.[2]

Walhasil, salat tahiyyah yang dikerjakan ketika seseorang berada di masjid Jamkaran bukan merupakan instruksi global bagi setiap masjid melainkan terkhusus dilaksanakan di masjid Jamkaran. [IQuest]

 

 

 



[1].   Zendegi Chârda Ma’shum As, hal. 557. Kamâl al-Din, terjemahan Kumrei, jil. 2, hal. 21.

 

[2].  Abbas Qummi, Mafâtih al-Jinân, Fehrest Bâqiyât al-Shâlihat, hal. 474.

 

Jawaban Detil
Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban detil.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits