Advanced Search
Hits
12822
Tanggal Dimuat: 2010/01/26
Ringkasan Pertanyaan
Apakah orang-orang Syiah meyakini bahwa Allah Swt menurunkan wahyu kepada Ali melalui Jibril namun sampai kepada Rasulullah Saw secara keliru?
Pertanyaan
Apakah orang-orang Syiah meyakini bahwa Allah Swt menurunkan wahyu kepada Ali melalui Jibril namun sampai kepada Rasulullah Saw secara keliru? Hal ini dapat Anda peroleh pada kitab, "Al-Maniyyatu wa al-Amal fi Syarhi al-Milal wa al-Nihal, hal.
Jawaban Global

Ada beberapa poin penting yang mesti kita perhatikan dalam menjawab pertanyaan ini, antara lain:

Pertama, hal yang terpenting bagi seorang periset dalam bidang firaq dan mazahabi (perbandingan mazhab) pertama-tama ia harus menggunakan sumber dan literatur yang paling utama.

Kedua, harus memperoleh berbagai informasi mengenai satu firkah atau mazhab dari literatur-literatur mereka sendiri.

Ketiga, seorang periset yang baik sedapat mungkin memanfaatkan riset-riset lapangan.

Dengan memperhatikan pendahuluan ringkas ini sekarang tiba saatnya untuk menjawab pertanyaan Anda.

Literatur atau sumber yang disebutkan untuk klaim ini adalah kitab al-Maniyyah wa al-Amal fi Syarhi al-Milal wa al-Nihal dimana kitab aslinya Al-Milal wa al-Nihal merupakan karya Abdulkarim Syahristani dan diulas oleh seorang yang bernama Mahdi Lidinillah Ahmad bin Yahya bin Murtadha. 

Abdulkarim Syahristani penyusun kitab al-Milal wa al-Nihal merupakan seorang teolog mazhab Asy ariyah yang lahir pada tahun 479 H dan wafat pada tahun 548 H. Pengulas kitabnya lahir dan wafatnya tentu saja setelah Syahristani merupakan salah satu pemimpin mazhab Zaidiyyah. Dengan demikian (katakanlah masalah ini tertuang dalam kitab tersebut) untuk menemukan keyakinan Syiah Imamiyah, masalah ini tidak dapat dijadikan sandaran dan ukuran. Untuk mencari tahun keyakinan Syiah Imamiyah maka seyogyanya seorang periset menelusuri dan mencarinya pada kitab-kitab mereka bukan pada kitab-kitab Asyariyah, Zaidiyah dan sebagainya.

Di samping itu, apabila literatur-literatur Syiah Imamiyah dapat diakses maka sebaiknya dan sudah seharusnya Anda melakukan satu riset lapangan (meski dalam tataran minimal) sehingga Anda dapat memperoleh apa yang Anda cari tentang keyakinan mazhab Syiah Imamiyah. Karena dalam hal ini sekali-kali Anda tidak akan menjumpai seseorang yang memiliki keyakinan menyimpang pada dunia Syiah seperti ini terkait dengan Baginda Ali As.

Menurut catatan para sejarawan terdapat firkah-firkah ekstrem dan ghali bernama Ghurabiyyah, Dzibaiyyah, Dzimmiyah, Mukhtiah yang berpandangan bahwa kenabian merupakan hak Baginda Ali As. Mereka berkeyakinan bahwa Jibril, lantaran kemiripan Rasulullah Saw dan Baginda Ali As,  melakukan kesalahan tatkala membawa wahyu dan menyampaikan wahyu kepada Rasulullah Saw dan untuk mendapatkan kerelaan Ali bin Abi Thalib, Rasulullah Saw menikahkan putrinya dengan Ali As. Tentu saja seorang Syiah sejati tidak memiliki keyakinan menyimpang semacam ini dan para pengikut mazhab ini menampik dan menolak mazhab-mazhab menyimpang ini.

Jawaban Detil

Seorang periset yang meneliti di bidang Firaq wa Madzahib (Perbandingan Mazhab) dan disiplin ilmu lainnya hendaknya memperhatikan beberapa poin berikut ini:

Pertama, Hal yang paling penting bagi seorang periset dalam bidang firaq dan mazahabi (perbandingan mazhab) pertama-tama ia harus menggunakan sumber dan literatur yang paling utama.

Kedua, seorang periset yang baik harus memperoleh pelbagai informasi ihwal satu firkah atau mazhab dari literatur-literatur mereka sendiri. Sebagai contoh Anda tengah meneliti mazhab teologi Asy ariyah maka seharusnya Anda memanfaatkan pelbagai literatur yang paling utama mazhab Asy ariyah bukan dari firkah-firkah lainnya seperti Muktazilah dan Maturidiyyah.

Ketiga, seorang periset yang baik sedapat mungkin memanfaatkan riset-riset lapangan, boleh jadi banyak hal yang terkait dengan sebuah firkah meski disebutkan dalam kitab-kitab mereka namun mereka sendiri tidak meyakininya. Dengan demikian, untuk menyandarkan keyakinan atau amal dari sebuah mazhab atau firkah maka kita harus bertanya dan mengkajinya dari para pengikut mazhab atau firkah tersebut.

Dalam karya-karya sebagian penulis, banyak hal keliru dan salah kaprah disandarkan kepada para pengikut Syiah. Misalnya William Terry, Uskup Agung kota Ter (wafat 1186 M) yang merupakan salah seorang penulis besar pada masa perang-perang salib pada abad kesembilan belas (19), meski ia menyampaikan banyak hal yang tepat terkait dengan Islam Sunni dan Fatimi, akan tetapi ia tidak memiliki pengetahuan mendalam ihwal Syiah Imamiyah.  Dengan demikian, para pengikut Syiah Imamiyah dideskripsikan sebagai orang-orang yang meyakini kenabian Ali bin Abi Thalib! Dan Jibril telah berkhianat dalam menyampaikan pesan Ilahi kepadanya. Lantaran ia menyampaikan pesan samawi itu kepada Muhammad sebagai ganti Ali. 

Literatur dan sumber yang dijelaskan sebagai dasar klaim dan pertanyaan di atas adalah kitab  al-Maniyyah wa al-Amal fi Syarhi al-Milal wa al-Nihal dimana kitab aslinya al-Milal wa al-Nihal merupakan karya Abdulkarim Syahristani dan diulas oleh seorang yang bernama Mahdi Lidinillah Ahmad bin Yahya bin Murtadha. 
Dengan sedikit teliti dan perhatian seksama akan kita jumpai bahwa karena tidak mengindahkan aturan main yang ada dalam sebuah riset sebagaimana yang disebutkan pada pendahuluan di atas, keyakinan ekstrem ini disandarkan kepada Syiah.

Abdulkarim Syahristani penyusun kitab al-Milal wa al-Nihal merupakan seorang teolog mazhab Asy'ariyah yang lahir pada tahun 479 H dan wafat pada tahun 548 H. Dan pengulas kitabnya lahir dan wafatnya tentu saja setelah Syahristani yang merupakan salah satu pemimpin mazhab Zaidiyyah. Dengan demikian (katakanlah masalah ini tertuang dalam kitab tersebut) untuk menemukan keyakinan Syiah Imamiyah masalah ini tidak dapat dijadikan sandaran dan ukuran. Untuk mencari tahu keyakinan Syiah Imamiyah maka seyogyanya seorang periset menelusuri dan mencarinya pada kitab-kitab mereka bukan pada kitab-kitab Asyariyah, Zaidiyah dan sebagainya.

Di samping itu, apabila literatur-literatur Syiah Imamiyah dapat diakses maka sebaiknya dan sudah seharusnya Anda melakukan satu riset lapangan (meski dalam tataran minimal) sehingga Anda dapat memperoleh apa yang Anda cari tentang keyakinan mazhab Syiah Imamiyah. Karena dalam hal ini sekali-kali Anda tidak akan menjumpai seseorang yang memiliki keyakinan menyimpang dan supertitif seperti ini terkait dengan Baginda Ali As.

Menurut keyakinan Syiah Imamiyah, Ali As adalah imam pertama dari dua belas imam dan khalifah pertama dan pengganti Rasulullah yang kedudukan dan derajatnya lebih unggul dan utama di antara seluruh sahabat setelah Rasulullah Saw.

Benar sesuai dengan tulisan sebagian sejarawan, firkah-firkah ekstrem dan ghali bernama Ghurabiyyah, Dzibaiyah, Dzimmiyah dan Mukhtiah yang memandang bahwa kenabian merupakan hak Baginda Ali As dan meyakini bahwa Jibril, lantaran kemiripan Rasulullah Saw dan Baginda Ali As, keliru dalam menyampaikan wahyu dan wahyu tersebut disampaikan kepada Rasulullah Saw dan Rasulullah Saw untuk memperoleh keridhaan Ali As, beliau menikahkan putrinya dengan Baginda Ali As.[1]

Demikian juga, sebagian penulis seperti Ibnu Taimiyah (276 M) dan Ibnu Hazm Andalusi menyampaikan adanya sebuah firkah Syiah yang ekstrem bernama "Ghurabiyah" yang meyakini pengkhianatan Jibril dalam menyampakan wahyu kepada Ali. Akan tetapi terkait dengan apakah firkah semacam ini benar-benar ada patut diragukan.[2] Bagaimanapun akidah sedemikian tidak ada sangkut pautnya dengan Syiah Imamiyah.

Patut untuk diperhatikan bahwa kaum Muslimin ekstrem dan ghuluw mendapat celaan dalam riwayat-riwayat Syiah. Oleh itu, terkait dengan masalah ini, silahkan Anda merujuk pada indeks "Ghuluw ihwal Ahlulbait" Pertanyaan No. 2976 yang ada pada site ini.

Di sini kami akan menyebutkan secara selintasan dua hadis yang akan membantu kita memahami keyakinan Syiah. Seseorang bertanya kepada Ali bin Abi Thalib As: "Wahai Amirulmukminin! Apakah Anda ini seorang nabi? Jawabnya: "Celakalah engkau! Aku adalah hamba dari hamba-hamba Muhammad Saw![3] Dalam hadis yang lain disebutkan bahwa Amirulmukminin Ali As bersabda: " Pastilah Anda tahu akan kekerabatan saya yang dekat dan hubungan saya yang khusus dengan Rasulullah (saw). Ketika saya masih kanak-kanak, beliau mengasuh saya. Beliau biasa menekankan saya ke dada beliau dan membaringkan saya di sisi beliau di tempat tidur beliau, mendekatkan tubuh beliau kepada saya dan membuat saya mencium bau beliau. Beliau biasa mengunyah sesuatu kemudian menyuapi saya dengannya. Beliau tidak mendapatkan kebohongan dalam pembicaraan saya, tak ada pula kelemahan dalam suatu tindakan saya. Sejak waktu penyapihannya, Allah telah menempatkan seorang malaikat yang kuat bersama beliau untuk membawa beliau sepanjang jalan akhlak yang luhur dan perilaku yang baik, siang dan malam, sementara saya biasa mengikuti beliau seperti seekor anak unta mengikuti jejak kaki induknya. Setiap hari beliau menunjukkan kepada saya beberapa dari akhlaknya yang mulia dan memerintahkan saya untuk mengikutinya seperti panji. Setiap tahun beliau pergi menyendiri ke bukit Hira', di mana saya melihat beliau tetapi tak seorang pun lainnya melihat beliau. Di hari-hari itu Islam tidak teidapat di rumah mana pun selain rumah Rasulullah Saw dan Khadijah, sementara saya adalah orang ketiga dari keduanya. Saya biasa melihat dan memperhatikan sinar cahaya dari wahyu dan risalah Ilahi, dan benghirup napas kenabian. Ketika wahyu turun kepada Nabi Allah Saw, saya mendengar bunyi keluhan iblis. Saya berkata, "Wahai Rasulullah, keluhan apakah itu?" dan beliau menjawab, "Ini iblis yang telah kehilangan segala harapan untuk disembah. Ya, 'Ali, Anda melihat apa yang saya lihat dan Anda mendengar apa yang saya dengar, kecuali bahwa Anda bukan nabi; tetapi Anda adalah seorang wazir dan sesungguhnya Anda pada (jalan) kebajikan dan amir (pemimpin) bagi kaum Mukminin."[4] [IQuest]



[1]. Diadaptasi dari site Hauzah Net

[2]. Diadaptasi dari site Porsejoo.  

[3]. Muhammad bin Ya’qub Kulaini, al-Kâfi, jil. 1, hal. 90, Dar al-Kitab al-Islamiyah, cetakan keempat, Teheran, 1365 S.  

[4]. Nahj al-Balâghah, Khutbah 192 (Khutbah Qâshi’ah)

Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Bagaimana hubungan antara ruh dan badan?
    24109 Filsafat Islam 2011/07/16
    Sekaitan dengan hubungan antara ruh dan badan harus dikatakan bahwa badan merupakan salah satu tingkatan dari beberapa tingkatan nafs dan ruh. Atas dasar itu, pada hakikatnya, badan berada pada jiwa dan ruh bukan ruh yang terdapat pada badan; karena berdasarkan Filsafat Hikmah, dengan ...
  • Apakah sah hukumnya menggunakan dua turbah untuk sujud?
    7668 Hukum dan Yurisprudensi 2011/11/21
    Tempat sujud bagi orang yang mengerjakan salat tidak boleh lebih di atas atau lebih di bawah dari empat jari tertutup dari tempat kedua lututnya...”[1] Karena itu apabila ketinggian dua turbah tidak lebih dari empat jari tertutup maka orang yang mengerjakan salat dapat sujud di atas dua ...
  • Apakah Anda punya tips bagaimana caranya untuk menghindar supaya tidak banyak tertawa khususnya pada bulan Muharram dan Shafar?
    9050 Majelis Duka dan Ziarah 2012/05/10
    Menangis dan tertawa adalah sejenis luapan perasaan dan afeksi batin manusia. Hal ini merupakan tanda-tanda natural dan proses keseimbangan mental manusia. Karena itu, setiap orang harus sampai pada tingkatan matang dan mempelajari adab-adab tertawa dan mengekspresikan kebahagian sehingga tertawa dan luapan kegembiraan menjadi sebuah sifat mulia bagi ...
  • Apa saja kemiripan-kemiripan yang dimiliki oleh Imam Zaman dengan para nabi menurut kitab Mikyâl al-Makârim?
    15576 Tipologi dan Keunggulan Sifat 2012/09/19
    Dalam riwayat-riwayat Islam disebutkan tentang terdapatnya banyak kemiripan-kemiripan fisik dan spiritual yang dimiliki oleh Imam Mahdi Ajf dengan sebagian dari para nabi. Sebagian dari kemiripan-kemiripan ini telah dikumpulkan dalam kitab Mikyâl al-Makârim sebagaimana berikut: Sejumlah dari kemiripan-kemiripan tersebut terdapat pada kitab Mikyâl al-Makârim dan sebagiannya ...
  • Mengapa kita membantu Irak padahal kita sendiri sangat membutuhkan. Masyarakat kita sendiri kesusahan menghadapi harga-harga mahal dan barang-barang langka di pasar?
    7825 Filsafat Politik 2011/05/18
    Pertama: Asas pelbagai bantuan Republik Islam Iran ke negara-negara Muslim adalah bantuan-bantuan moril bukan bantuan-bantuan material dan finansial. Kedua: Apabila terdapat juga bantuan-bantuan materil dan finansial ke negara-negara Muslim lainnya maka hal itu memiliki banyak pengaruh dan manfaat material dan spritual sebagaimana berikut: ...
  • Tolong sebutkan bagi saya sebuah doa untuk menemukan pasangan yang cocok dan bertakwa.
    15542 دعا 2012/09/10
    Allah Swt menjadikan setiap pekerjaan memiliki sebab-sebab tertentu sedemikian sehingga setiap pekerjaan hanya akan memperoleh hasil apabila dikerjakan melalui kanal-kanal sebabnya. Untuk memperoleh jodoh dan pasangan idaman juga demikian caranya. Cara untuk mendapatkan istri idaman memerlukan penelitian dan pengenalan yang tepat dan akurat. Tentu saja ...
  • Apa saja yang menjadi syarat-syarat nikah Mut’ah?
    30335 Hukum dan Yurisprudensi 2010/06/20
    Dalam pandangan Islam, pernikahan, baik pernikahan itu permanen atau temporer (mut’ah) dilangsungkan berdasarkan keridhaan kedua belah pihak. Demikian juga pernikahan temporer seperti pernikahan permanen, hukumnya mubah dan dianjurkan. Namun hal ini tidak bermakna harus dan wajib dilakukan. Atas dasar itu, apabila seorang putri menolak lamaran seorang pria untuk pernikahan ...
  • Shalat Tahiyyat Masjid Jamkaran
    7479 Hukum dan Yurisprudensi 2011/08/10
    Ibadah dan doa-doa adalah bersifat tauqifi (sudah dari sananya). Artinya bahwa masing-masing dari ibadah dan doa-doa ini memiliki efek yang bersandar padanya. Seluruh amalan dan doa yang dikerjakan sesuai dengan apa yang diinginkan sebagaimana dokter yang memformulasikan obat bagi pasiennya dan berkata kepadanya bahwa Anda harus meminum obat ...
  • Apa dasar-dasar teologi Mahdawiyat?
    8252 Teologi Lama 2009/09/22
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah orang-orang beriman akan mendapatkan kenikmatan alam kubur dan orang-orang kafir akan dihajar dengan azab kubur?
    21065 Teologi Lama 2009/12/08
    Syaikh Mufid dalam kitab Awâil al-Maqâlat-nya, membagi manusia menjadi empat bagian berdasarkan keyakinan dan amal-perbuatan mereka:1.     Orang-orang beriman yang bertakwa2.

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    267536 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    249185 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    232312 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    219291 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    178671 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    173369 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    170496 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    161750 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    144192 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    136237 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...