Advanced Search
Hits
24185
Tanggal Dimuat: 2012/07/29
Ringkasan Pertanyaan
Apakah ada ayat dalam al-Quran yang kandungannya menyatakan untuk tidak memaksa anak-anak putri dan membiarkan mereka untuk memilih pasangannya masing-masing? Apabila tidak ada ayatnya lantas mengapa sebagian orang melakukan pernikahan paksa?
Pertanyaan
Apakah ada ayat dalam al-Quran yang kandungannya menyatakan untuk tidak memaksa anak-anak putri dan membiarkan mereka untuk memilih pasangannya masing-masing? Apabila tidak ada ayatnya lantas mengapa sebagian orang melakukan pernikahan paksa?
Jawaban Global
Kiranya kita perlu memperhatikan poin ini bahwa seluruh aturan dan hukum Islam tidak dijelaskan secara rinci dalam al-Quran melainkan diperoleh pada sebagian sumber lainnya seperti hadis-hadis para maksum As untuk melakukan inferensi dan konklusi hukum-hukum Islam.
Adapun yang menjadi pertanyaan Anda, apabila tidak terdapat sebuah ayat dalam al-Quran, namun dijumpai pada fikih Islam yang bersandar pada sumber-sumber lainnya (sunnah, akal dan ijma) yang menyatakan dilarang keras melakukan kawin paksa pada anak putri sedemikian sehingga apabila putri tanpa kerelaan dan hanya dengan paksaan ayahnya kemudian ia menikah dengan seseorang maka akadnya itu batal dan apabila ia memiliki anak dari pernikahan ini, maka anaknya adalah haram jadah dan keturunan yang diragukan serta merupakan dosa besar bagi ayahnya.[1] Dari sisi lain, seorang putri tidk dapat menikah tanpa memperoleh kerelaan ayah[2] dan ia harus memperoleh izin dan restu sang ayah dalam urusan pernikahan.
Alasan adanya aturan yang menyulitkan dalam Islam ini adalah untuk memperoleh istri yang pntas yang di samping orang yang disukai dan dicintai oleh sang putri demikian juga pemilihannya tidak berdasar pada emosi dan perasaan saja tidak diimbangi dengan rasionalitas dan pikiran untuk menata masa depan yang lebih baik.
Aturan universal ini terkadang juga mendapat pengecualian dan pengecualian itu diberlakukan tatkala seorang putri atau ayah tidak menunaikan tanggung jawabnya dan hal ini yang menjadi penyebab rontoknya pernikahan. Tentu hal ini dapat diselesaikan dengan dialog dan musyawarah dengan orang lain sehingga tercapai kata sepakat dan kesepahaman.
Akan tetapi harap diingat bahwa segala bentuk sikap keras kepala akan membuat urusan semakin runyam dan sulit. Kedua belah pihak harus menjadikan rasionalitas sebagai pijakan utama, bertawakkal kepada Allah Swt dan bermusyawarah sehingga dapat sampai pada sebuah kesimpulan yang ideal. Tentu saja apabila tidak tercapai apa yang diinginkan maka seyogyanya merujuk kepada marja taklid atau hakim syar’i yang ada. [iQuest]
 

[1]. Terkait dengan hal ini silahkan lihat jawaban (Site: 11885) 10338.  
[2]. Hanya yang terkait dengan perempuan rasyidah tidak memerlukan izin ayah. Adapun sehubungan dengan definisi rasyidah silahkan lihat, (Site: 7511) 7338.  
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    260132 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    245826 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    229700 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    214491 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    175832 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    171193 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    167599 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    157647 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    140492 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    133675 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...