Advanced Search
Hits
12276
Tanggal Dimuat: 2012/02/08
Ringkasan Pertanyaan
Apa yang dimaksud dengan masjid dhirâr? Dan bagaimana kisah pembangunannya?
Pertanyaan
Apa yang dimaksud dengan masjid dhirâr? Dan bagaimana kisah pembangunannya?
Jawaban Global

Dhirâr kata dasarnya berasal dari mu-fâ-‘a-la-h yang bermakna sesuatu yang merugikan[1] dengan sengaja.[2]

Dalam al-Qur’an disinggung tentang peristiwa masjid dhirâr pada surah al-Taubah. Masjid dhirâr disebut dengan nama ini karena sekelompok orang munafik membangun masjid di Madinah untuk mewujudkan agenda-agenda keji mereka melawan Islam dan kaum Muslimin sehingga dengan menjadikan masjid sebagai sentral pergerakan mereka ingin menghantam Rasulullah Saw dan kaum Muslimin.[3]

Ringkasan peristiwa masjid dhirâr adalah bahwa sekelompok orang munafik datang menjumpai Rasulullah Saw dan memohon kepada Rasulullah Saw untuk diberikan izin membangun masjid di antara kabilah Bani Salim (dekat Masjid Kubah) sehingga orang-orang yang tidak mampu, sakit, jompo dapat melaksanakan salat di tempat itu. Demikian juga mereka bermohon kepada Rasulullah Saw untuk datang ke masjid tersebut dan menunaikan salat di tempat itu; hingga ayat-ayat 107 hingga 110 surah al-Taubah[4] turun kepada Rasulullah Saw dan mengabarkan tentang rencana jahat mereka; sebagai ikutannya Rasulullah Saw memerintahkan untuk membakar dan menghancurkan masjid tersebut.[5]

Seluruh ahli tafsir (mufassir) Islam dan mayoritas literatur hadis dan sejarah menyebutkan peristiwa ini meski mereka berbeda pendapat terkait dengan hal-hal partikularnya. [iQuest]

 

Pertanyaan ini Tidak Memiliki Jawaban Detil



[1]. Farhang Abjadi Arabi-Farsi, hal. 564, klausul “dha-r.”

[2]. Nasir Makarim Syirazi, Tafsir Nemune, jil. 8, hal. 137, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Teheran, Cetakan Pertama, 1374 S.  

[3]. Sayid Ali Akbar Qarasyi, Qâmus Qur’ân, jil. 3, hal. 228, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Teheran, Cetakan Keenam, 1371 S.  

[4]. Dan (kelompok lain dari orang-orang munafik itu) adalah orang-orang yang mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudaratan (bagi orang-orang mukmin), untuk (memperkokoh) kekafiran, untuk memecah belah antara orang-orang mukmin, dan sebagai tempat perlindungan bagi orang-orang yang telah memerangi Allah dan rasul-Nya sejak dahulu. Mereka bersumpah, “Kami tidak menghendaki selain kebaikan (dan berkhidmat).” Tapi Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta. Janganlah kamu berdiri dalam masjid itu selama-lamanya (untuk beribadah). Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar takwa (mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu berdiri di dalamnya (untuk beribadah). Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih. Maka apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya di atas dasar takwa kepada Allah dan keridaan-(Nya) itu yang lebih baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengannya ke dalam neraka Jahanam? Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang zalim. Bangunan-bangunan yang mereka dirikan itu senantiasa menjadi pangkal keraguan dalam hati mereka, kecuali bila hati mereka itu telah hancur. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (Qs. Al-Taubah [9]:107-110) 

[5]. Tafsir Nemune, jil. 8, hal. 134; Sayid Muhammad Baqir Hujjati, Asbâb al-Nuzûl, hal. 56 & 57, Daftar Nasyr Farhang Islami, Teheran, Cetakan Keenam, 1377 S. Ibnu Katsir al-Damasyqi, Abu al-Fida Ismail bin Umar, al-Bidâyah wa al-Nihâyah, jil. 5, hal. 21 dan 22, Dar al-Fikr, Beirut, 1407 H. Târikhnâme Thabari, Riset oleh Rausyan Muhammad, jil. 5, hal. 1503 dan 1504, Nasyr al-Burz, Teheran, Cetakan Ketiga, 1373 S.

Jawaban Detil

Pertanyaan ini Tidak Memiliki Jawaban Detil

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah memiliki kitab, ashl dan tashnif menunjukkan atas adanya pujian (madh) dan tautsiq perawi hadis?
    9397 سرنوشت حدیث
    Dalam ucapan para ulama Rijal, kitab dalam artian populernya juga mencakup ashl dan tashnif; artinya kitab tersebut adalah kitab yang disusun dan dibukukan berdasarkan nukilan hadis melalui para sahabat Imam Maksum As. Sebagian ulama meyakini bahwa adanya kitab, ashl atau tashnif menunjukkan adanya pujian dan ...
  • Apa pengaruhnya memandang al-Quran atau membaca al-Quran bagi orang-orang yang tidak mengenal dengan baik bahasa Arab?
    11959 Hukum dan Yurisprudensi
    Al-Quran bukanlah sebuah kitab biasa melainkan kitab yang memiliki ragam dimensi. Al-Quran adalah firman Allah Swt dan firman ini diwahyukan oleh Allah Swt kepada Rasulullah Saw. Al-Quran mengandung ajaran-ajaran dan pengetahuan-pengetahuan yang tinggi. Al-Quran adalah kitab kehidupan dan penyempurna manusia. Al-Quran adalah kitab petunjuk dan seterusnya. Al-Quran ...
  • Tolong jelaskan tipologi para imam yang dijelaskan Al-Qur’an?
    11998 Teologi Lama
    Dalam Al-Qur’an, imâmah (yang bermakna kepemimpinan manusia di masyarakat) terdapat dua jenis: Pertama, para “imam nûr” yang merupakan para pemimpin Ilahi dan saleh. Kedua, para “imam nâr” yang merupakan para pemimpin kekafiran dan kesesatan. Dalam Al-Qur’an, disebutkan pelbagai tipologi untuk para “imam nûr” di antaranya, “kemaksuman, ...
  • Adakah hadis yang menyebutkan tentang membuka tali ikatan pada mayit?
    9791 Kafan dan Penguburan
    Para fakih terkait dengan adab menguburkan mayit dianjurkan (mustahab) setelah meletakkan mayit di liang lahad supaya orang yang mengatarkannya ke kuburan membuka tali ikatan kain kafan dan membiarkan wajah mayit terbuka.[1] Adab ini bersumber dari hadis-hadis Ahlulbait As yang terdapat dalam masalah ini. Di ...
  • Bagaimana pelaksanaan qisas di Afganistan?
    13937 Hukum dan Yurisprudensi
    Afganistan merupakan negara yang mayoritas penduduknya Muslim. Qisas adalah salah satu hukuman yang mendapat perhatian dalam agama Islam. Qisas dijalankan di negeri itu berdasarkan kriteria dan paradigma fikih yang terdapat dalam mazhab Hanafi. Berdasarkan peraturan yang berlaku di negeri itu, seluruh hukum definitif pengadilan harus dijalankan; kecuali hukum-hukum yang berkaitan ...
  • Apa batasan masuknya kaum ruhaniawan pada dunia?
    5469 Akhlak Praktis
    Dunia memiliki dua dimensi:Pertama: Sebagai sebuah perkara riil dan faktual, seperti keberadaan bumi, planet-planet yang terdapat di langit, keberadaan manusia, kekuasaan, ilmu, kehendak dan kehidupannya serta realitas-realitas lainnya di alam materi. Dari sudut pandang ini, dunia bukan hanya tidak tercela dan terpinggirkan melainkan ...
  • Mengapa para penziarah, khususnya para penziarah dari Iran, menumpahkan tangisan mereka di samping kuburan Baqi’?
    6005 Kalam Jadid
    Jawaban atas pertanyaan seperti ini bersandar pada pengenalan kita terhadap  esensi tangisan dan tujuan orang menangis.Tangisan terbagi menjadi dua. Tangisan lahir dan tangisan batin. Tangisan batin hasil dari pelbagai pengaruh mental dan afeksi dimana dengan tangisan batin ini muncul pada manusia lantaran pelbagai aktifitas otak dan ...
  • Allah Mahapencipta segalanya, tapi apakah ada satu hal yang tidak ingin allah ciptakan. Apakah itu?
    10533 Sifat Wajib
    Berdasarkan pandangan agama dan filosofis, emanasi Tuhan bersifat permanen dan sekali-kali tidak akan pernah terputus. Ahli Irfan berkata, “Allah Swt adalah Entitas murni, intensitas dan kesempurnaan entitas-Nya yang memunculkan kecintaan untuk dapat ber-tajalli dan bermanifestasi. Zat Allah Swt adalah identik dengan cinta dan mahabbah itu sendiri. Sesuatu ...
  • Dalam hal apa saja berdusta dibolehkan?
    24080 Akhlak Praktis
    Berkata jujur dan memerangi dusta sangat mendapat perhatian ekstra dalam ajaran-ajaran Islam sedemikian sehingga dalam banyak hal berdusta disebut sebagai perbuatan yang lebih nista dari minuman keras. Namun dengan demikian, kapan saja ketika tidak berdusta menyebabkan timbulnya kerugian dan bahya yang lebih besar dari berdusta seperti membunuh ...
  • Dalam beberapa buku irfan dan filsafat terdapat pembahasan yang mengulas masalah qaus nuzul wa shu’ud. Tolong jelaskan apa maksud dari dua istilah teknis ini? Dan apa perbedaan di antara keduanya?
    7500 Irfan Teoritis
    Hakikat wujud itu memiliki dua sisi. Satu sisinya adalah berupa realitas hakiki (fi’liyyat mahdh) dan kesempurnaan mutlak. Sedangkan sisi lainnya adalah berujung kepada potensihakiki (quwwah mahdh) dan penerima belaka. Jarak antara kedua sisi dan ujung ini terdapat peringkat-peringkat wujud

Populer Hits